5 Alasan Drakor “RomCom” Selalu Evergreen

oh master romcom

Annyeonghaseyo, chingudeul!

Tak terasa kita sudah melewati 3 bulan pertama di tahun 2021 dan saat ini sudah memasuki bulan April! Berdasarkan hasil pengamatan kasat mata, dunia drakor tahun ini didominasi dengan drama-drama yang ceritanya lumayan berat!

Sebut saja “LUCA : The Beginning“, “The Penthouse 2 : War in Life” (judulnya aja udah ngajak angkat senjata nih!), “Mouse”, “Vincenzo” hingga “Sisyphus : The Myth“. Sebagai penggemar drama romantis, zuzur saya belum tertarik untuk menonton drama-drama tersebut.

Baca first impression nonton drakor “Mouse” di artikel ini

Oh! Ada satu drama bergenre thriller yang sebenarnya saya nanti-nanti, “Joseon Exorcist”, tapi penantian saya berakhir dengan kekecewaan karena dramanya terpaksa dihentikan setelah hanya menayangkan dua episode saja. Hiks! Ingin ku berkata pada Jang Dong Yoon, “Sakit hati Adek, Bang!”

Balik lagi ke masalah selera genre drama Korea. Selain drama fantasi, genre yang menarik perhatian saya adalah romantic-comedy atau biasa disebut dengan romcom.

Oh! Master, salah satu drakor romcom 2021

Kayaknya sih nggak cuma saya ya penggemar romcom, banyak nih romance junkie yang suka dengan drakor bergenre ini. Buktinya, setiap tahun selalu ada drama romcom bermunculan dan drama-drama lawas bergenre ini juga tetap memiliki tempat di hati penggemarnya.

5 Alasan Drakor Romcom Selalu Evergreen

Kalau boleh merangkum nih chingudeul, inilah 5 alasan mengapa drama Korea bergenre romantic-comedy selalu dibanjiri penonton dan nggak pernah membosankan untuk dinanti-nanti :

Cerita yang Ringan dan Menghibur

Hidup udah penuh beban, Sis! Kadang untuk membuang penat dan melepas lelah, penonton butuh tontonan yang ringan dan menghibur untuk menyegarkan pikiran. Nonton drama romcom ini adalah salah satu cara yang mengasyikan.

Dengan menonton adegan-adegan kocak nan sweet dari drama romantic-comedy, tak jarang membuat penonton ikut senyam-senyum sampai ketawa-ketawa sendiri. Secara tidak langsung, tubuh kita akan menjadi lebih rileks sebab terjadi pelepasan hormon endorfin.

another miss oh romcom
Salah satu adegan kocak tapi ngenes di Another Miss Oh (2016), asianwiki

Hormon endorfin ini sendiri adalah hormon yang memiliki fungsi utama untuk mengikis rasa sakit dan tidak nyaman, juga menimbulkan efek menyenangkan pada tubuh. Hormon ini juga penting bagi kesehatan mental sebab memiliki peran dalam meredakan stress.

Menonton serial atau drama yang bergenre romantic-comedy terbukti dapat meningkatkan produksi hormon endorfin, loh! Pantas lah setelah menonton drakor romcom, rasanya ikutan happy juga. Cihuy!

Klise tapi Selalu Bikin Dugeun-Dugeun

Mulai dari “Full House” yang fenomenal di tahun 2004, “Personal Taste” di tahun 2010, hingga yang terbaru “Oh, Master!” di tahun 2021, semua mengangkat cerita pasangan pemeran utama yang tinggal serumah.

Oh, tentu saja masih banyak judul drakor lain yang serupa tapi tak sama seperti ini. Drama bergenre romcom memang identik dengan ceritanya yang klise dan gitu-gitu aja. Tapi- tapi… kok masiiih aja ditonton dan tetep aja membawa sensasi dugeun-dugeun tersendiri?! Kkk~

personal taste romcom
Sebelum noona nyasar ke Korea Utara (Personal Taste, 2010), dramabeans

Di situlah kekuatan dari drama romcom-nya Korea Selatan, bisa mengemas cerita-cerita klise menjadi sesuatu yang tetap menyenangkan untuk ditonton meskipun ratusan drama lain juga menyuguhkan adegan tersebut.

Awalnya kayak kucing dan anjing, lama-lama bilang saranghaeyo. Pergi ke utara, selatan, timur dan barat, ketemunya doi lagi. Ujan-ujanan sepayung berdua. Ngiket tali sepatu yang lepas. Wah, you name it lah adegan klise di drakor favorit masing-masing! Hihi..

Dekat Dengan Kehidupan Sehari-Hari

“True Beauty” naksir-naksiran sama teman sekolahnya sendiri, “What’s Wrong With Secretary Kim?” demen sama rekan satu kantornya sendiri, “Fight For My Way” yang akhirnya jadian sama sahabatnya sendiri. Judul-judul drama tersebut adalah drama romcom yang mengangkat kisah di mana kejadiannya cukup relate dengan kehidupan sehari-hari.

Cerita yang diangkat pun biasanya selain kisah cinta pemeran utama, juga sisi kekeluargaan dan persahabatan. Pekerjaan dari karakter-karakter dalam dramanya pun umumnya tidak asing lagi ditemukan di sekitar kita.

dodosolsollalasol romcom
Persahabatan dalam Do Do Sol Sol La La Sol (2020), asianwiki

Meskipuuun ya, Sis… Banyak juga nih drakor romcom yang kalau halu nggak kira-kira. Misalnya, “Crash Landing On You” yang terbang nyangsang sampe ke Korea Utara lalu bertemu tentara yang gantengnya bikin speechless. Atau “Her Private Life” yang tak disangka idol favoritnya malah jadi adik ipar sendiri.

Jauh Dari Kekerasan dan Nggak Bikin Emosi Jiwa

Nah, ini dia alasan yang dipilih para penonton yang tidak suka dengan drama atau serial bergenre thriller, mistery atau horror. Kebanyakan drama-drama menantang tersebut membuat aritmia jantung dan memberikan efek kejut tersendiri bagi penontonnya. Mana cocok untuk mereka yang tidak menyukai efek-efek seperti ini?

Menonton drakor romcom seakan membuat penonton dibawa jauh dari suasana mencekam dan menegangkan. Jarang sekali disuguhi adegan kekerasan yang sampai gontok-gontokan berdarah-darah.

Drama romantic-comedy juga tidak membuat penonton merasa emosi jiwa karena menyaksikan perselingkuhan si A dan si L, lalu si C dan si Z.

Jadi, kalau ingin mencari tontonan yang mensejahterakan mental, silakan cicip drama romcom! Hehe.

Mengenang Masa Muda

cloy romcom
Masi inget kapan pertama ketemu si dia? (Crash Landing On You, 2019), TvN

Adegan-adegan romance dalam drakor kan biasa ya slowly but sure, gitu. Tapi, justru ini yang membawa kita nostalgia dan ikut merasakan kembali perjalanan cinta masa lalu. Ihik ihik!

Jadi inget lagi gimana dulu pertama kenal, pertama deket, jalan bareng sampai akhirnya PDKT dan jadian. Syukur hamdallah kalau sampai menikah. Adeuuh~ berasa muda terus deh kalau nonton drama romcom tu!

Carilah Tontonan yang Sesuai Kata Hati

Itu dia 5 alasan mengapa drakor bergenre romantic-comedy selalu mendapatkan hati di tempat para penonton. Evergreen dan nggak pernah basi.

Meski setelah membaca artikel ini chingudeul jadi tertarik untuk menonton drama bergenre romantic-comedy, pastikan teman-teman mencari tontonan yang sesuai dengan kata hati.

Saya pribadi juga menonton drama bergenre lain kok, tidak hanya romcom melulu. Intinya, tontonlah sesuatu yang membuat kalian merasa bahagia dan akan mendapatkan manfaat setelah menontonnya.

Sebelum saya akhiri artikel ini, drakor romcom apa nih yang jadi favorit kalian?

i_maesha

Full-time mom and wife, half-time writer. Menonton dan mereview drakor sebagai salah satu wujud me time dari rumah ;)

Mungkin Anda juga menyukai

4 Respon

  1. Rani Noona berkata:

    Romcom favorit aku itu judulnya Fight for My Way.. Eh tapi banyak juga sih sebenarnya karena aku tipikal penyuka romcom juga, nggak suka sama tontonan yang menguras emosi jiwa. hehehe

  2. Jiah berkata:

    Romcom tuh emang genre terbaik buat ditonton. Mau seklise apa pun, tetap saja ditunggu. Bisa banget sih bikin adegan yang gak ngebosenin. Terus kalau nonton memang baiknya nurutin kata hati, jangan hanya kata orang

  1. April 20, 2021

    […] Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Drakor “RomCom” Selalu Evergreen […]

Tinggalkan Balasan ke Jiah Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: