Belajar Riset Menulis Fiksi dari Drama Korea ‘Cheat on Me If You Can’

Cheat on Me If You Can’

Annyeong Chingudeul…

Apa kabarnya ni? Lagi sibuk nonton drama Korea apa sekarang? Akhir tahun banyak drama-drama Korea baru yang bisa dinikmati ya. Salah satunya adalah drama Korea ‘Cheat on Me If You Can’. Drama ini bercerita tentang suami yang suka selingkuh! Eitss jangan alergi dulu, meski bercerita tentang perselingkuhan drama ini mempunyai alur cerita yang berbeda dari drama perselingkuhan lainnya.

Baca ini kalau mau mencari rekomendasi drama seru di ujung tahun 2020

Drama ini selain memiliki cerita yang menarik, juga bisa menjadi media pembelajaran melakukan riset kepenulisan lho.. Ha? Iyakah? Iya dong! Drama Korea itu nggak hanya ditonton sebagai hiburan, tapi juga membuat kita lebih kreatif dalam menulis. Nah salah satunya kita bisa belajar melakukan riset menulis fiksi dari drama Korea. Riset itu penting banget dalam proses kreatif menulis. Bukan hanya tulisan non fiksi saja yang butuh riset, tapi juga tulisan fiksi. Riset dalam menulis fiksi diperlukan untuk  membuat cerita menjadi hidup dan bisa dinikmati tentunya.

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa Menonton Drama Korea Bisa Membuat Kamu Kreatif Menulis

Pentingnya Riset dalam Menulis Fiksi

Cheat on Me If You Can
Drama Korea Cheat on Me If You Can |KBS

Dalam membuat sebuah tulisan fiksi banyak sekali hal yang bisa diriset, kecuali kita sudah mengalami sendiri ‘hal’ yang mau ditulis tersebut. Ya, meski udah pernah menjalani, tapi tetap saja untuk jadi fiksi kita butuh perubahan di sana-sini. Nah, improvisasi butuh ide dan kreativitas, agar beda dari yang lain kita butuh riset untuk tahu sejauh mana perbedaan yang bisa kita ciptakan.

Riset adalah salah satu bagian paling menyenangkan dalam menulis, selain menyusun karakter dan mengakhiri cerita. Selain latar, riset bisa meliputi karakter (profesi, hobi, skill, kondisi fisik atau psikologis, dan sebagainya), latar (tempat-tempat, waktu kejadian), topik tertentu yang dibahas dalam cerita, atau hal-hal trivia lainnya, kayak event tertentu yang mau dijadikan bagian dari cerita, dan banyak lagi, sesuai dengan kebutuhan tulisan.

Baca Juga : Serunya Belajar Free Writing Bersama Rijo Tobing

Sinopsis Drama ‘Cheat on Me If You Can’

Cheat on Me If You Can
Pemeran Cheat on Me If You Can |KBS

Filmografi :

Judul :

 Cheat On Me If You Can/ If I Cheat, I Die

(Barampimyeon Jookneunda /바람피면 죽는다)

Penulis : 

Lee Sung-Min

Sutradara : 

Kim Hyung-Suk

Actors :    

Go Joon as Han Woo-Sung

Cho Yeo-Jeong as Kang Yeo-Joo

Kim Young-Dae as Cha Soo-Ho

Yeon Woo as Ko Mi-Rae

Genre : 

Romantic Comedy, Thriller, Misteri

Network : 

KBS2

Episode : 

16 eps (65 minutes)

Cheat on Me If You Can
Pasangan Harmonis | KBS

Drama ‘Cheat On Me If You Can’  ini bercerita tentang sepasang suami istri kaya raya, Woo Sung dan Kang Yeo Joo. Pasangan pengacara dan penulis ini terkenal sebagai pasangan yang sangat harmonis. Ya bisa dibilang couple goals  banget lah. Sama-sama punya visual yang menarik plus karir yang sangat cemerlang.

Cheat on Me If You Can
Pengacara Woo Sung |KBS

Sang suami, Woo Sung adalah seorang pengacara terkenal di Korea, spesialisasinya adalah mengurus kasus perceraian! Woo Sung bahkan memberikan layanan probono bagi perempuan yang ingin menggugat cerai suaminya tapi tidak punya biaya. Woo Sung ini idaman para perempuan lho. Penampilannya menarik dan sangat setia pada istrinya. Karena kesetiaannya inilah dia dijuluki sebagai suami nasional.

Cheat on Me If You Can
Penulis Yeo Joo |KBS

Sementara istrinya, Yeo Joo adalah seorang novelis best seller. Dia adalah penulis thiller yang sangat terkenal. Setiap novelnya selalu menceritakan akhir yang tragis bagi  laki-laki yang berselingkuh. Ini membuatnya dikenal sebagai istri yang kejam, bahkan ada yang menyebutnya sebagai “Iblis Kang”. Duh kejam nian ya.., hehe..

Dalam menulis novelnya, Yeo Joo tidak main-main lho. Dia melakukan riset sepenuh hati. Di rumahnya bahkan banyak properti beragam alat-alat untuk membunuh. Mulai dari pisau, pistol hingga racun. Setiap hari pikirannya selalu dipenuhi dengan bagaimana membunuh tanpa jejak. Wah seram juga ya.

Cheat on Me If You Can
Yeo Joo Belajar Menggunakan Pisau untuk Membunuh |KBS

Baca Juga : Drama Korea Cheat on Me If You Can, Bukan Drama Perselingkuhan Biasa

Yeo Joo ini sangat teliti lho, dia bisa sangat detail membaca setiap gerak gerik orang lain. Dia juga memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Bisa tahu jenis sampoo yang dipakai oleh orang lain. Wah kalau punya istri seperti ini, bisakah saumi selingkuh?

Nah kalau mau baca tentang drama The Wold of The Married yang fokusnya di cerita selingkuhnya silahkan baca di sini

Tentang Riset Menulis Fiksi dari Drama ‘Cheat on Me If You Can’

Lalu bagaimana drama ini menampilkan cara melakukan riset dalam penulisan fiksi? Sejauh ini sebagian besar dari adegan dalam drama ini menceritakan bagaimana proses kreatif yang dilakukan oleh Yeo Joo dalam menulis novel.

Cheat on Me If You Can
Yeo Joo sedang menulis | KBS

Pada episode pertama diceritakan bagaimana awal pertemuan Woo Sung dan Yeo Joo. Pertemuan keduanya terjadi di Goshiwon. Saat itu Woo Sung membantu temannya menjaga penginapan di Goshiwon. Yeo Joo datang ke penginapan tersebut. Dia menyewa kamar untuk menulis novelnya. Yeo Joo meminta kamar yang tidak biasa, dia ingin menginap di kamar yang angker. Kalau bisa kamar yang pernah dibuat bunuh diri. Duh, ada-ada saja ya Yeo Joo ini.

Dengan bantuan Woo Sung, akhirnya Yeo Joo mendapatkan kamar yang diinginkan. Di kamar itu dia menulis novel bertema pembunuhan. Akhirnya novelnya selesai dan menjadi novel best seller. Novel tersebut diberi judul “Pembunuhan di Goshiwon”. Dari sini kita bisa tahu bahwa riset setting cerita yang kuat bisa menghasilkan cerita yang lebih hidup. Makanya novelnya jadi best seller ya.

Episode-episode selanjutnya diceritakan bagaimana Yeo Joo harus berganti-ganti karakter untuk menentukan tokoh dalam novel terbarunya. Dia berdandan sesuai karakter yang dibayangkannya, mulai menjadi ratu di zaman Joseon, balerina hingga artis. Ini yang namanya totalitas riset dalam menemukan karakter ya. Belajar menjadi karakter yang ingin ditulis untuk menghidupkan karakter dalam cerita.

Baca Juga : 11 Ide Tulisan dari Drakor Selain Review

Novel yang dibuat Yeo Joo ini genre nya thriller, ceritanya tentang pembunuhan. Ini membuat Yeo Joo harus mempelajari beragam teknik-teknik pembunuhan. Mulai dari dengan senjata tajam, senjata api bahkan racun. Tujuannya adalah mencari senjata pembunuh yang paling bisa menghilangkan jejak. Menciptakan kejahatan yang sempurna. Rumahnya bahkan dipenuhi beragam senjata dan racun, termasuk menanam bunga beracun di rumah.

Wah ternyata segitunya ya riset dalam menulis fiksi, harus benar-benar dilakukan secara mendalam agar cerita yang disampaikan mengalir lancar dan kuat. Jangan sampai nulis cerita pembunuhan dengan senjata peluru karet yang nggak mematikan. Gagal banget itu mah…

Secara keseluruhan drama ini mengajarkan bagaimana seorang penulis fiksi melakukan proses kreatifnya dalam menghasilkan sebuah karya. Melakukan riset untuk empat elemen utama dalam penulisan fiksi yaitu karakter, setting, alur dan tujuan.

Pendalaman penulis dalam melakukan riset akan berpengaruh dalam tulisan yang dihasilkan. Semakin dalam dan kuat risetnya, akan semakin hidup cerita yang diciptakan. Setuju?

Jadi buat yang ingin menulis fiksi apalagi mau nulis novel thriller, bisalah nonton drama ini. Gimana? Ada yang sudah nonton drama ‘Cheat on Me If You Can’ ? Kalau sudah, jangan lupa ceritakan kesanmu di kolom komentar ya….

dk

"Ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai blogger dan penulis buku. Suka menulis seputar parenting dan life style. Bucinnya Jo Jong Suk 🤭"

Baca Juga

2 Komentar

  1. […] Baca Juga : Belajar Riset Menulis Fiksi dari Drama Cheat On Me If You Can […]

  2. […] drama bertema serupa yang saya tonton. Salah satunya yang terbaru dan cukup berkesan adalah “Cheat on Me, if You Can” […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: