Start-Up, Episode Pertama yang Menentukan

start up kdrama

Ada yang nunggu-nunggu mbak Suzy kembali berakting setelah season 2 Vagabond masih belum jelas juntrungannya?

Ternyata mbak Sus lagi B.U berat. Dia sibuk bekerja serabutan sana-sini demi mendapatkan 90 ribu dolar untuk mewujudkan mimpi mendirikan sebuah perusahaan start-up. Impiannya pun nggak tanggung-tanggung: menjadi seperti Steve Jobs!  

Poster Kdrama Start Up
Kdrama Start-Up (Sumber tvN)

Drama Korea Start-Up yang tayang perdana tadi malam (17/10) jam 22.30 di Netflix mengangkat tema yang kekinian banget, trend menjamurnya usaha rintisan (start up) dan optimisme anak-anak muda dalam mewujudkan impiannya.

Episode pertama dibuka dengan parade sinematik setiap sudut kota Seoul yang sibuk, modern, dan hi-tech, seolah-olah ingin menunjukkan bahwa inilah kota yang kamu inginkan untuk menggapai mimpi setinggi-tingginya. 

Lalu adegan dimulai dari rumah seorang pengusaha muda bernama Han Ji Pyeong (Kim Seon Ho) yang sedang berbicara dengan robot AI-nya. Ciri khas Korea banget langsung muncul ketika si robot bernama Yong Sil malah memberikan ramalan hidup alih-alih ditanya tentang ramalan cuaca hari ini. “Kau akan bertemu seseorang di masa lalu yang tak pernah kau sangkakan.”

Ah, saya seneng banget bisa lihat Kim Seon Ho lagi setelah kepincut begitu banyak di Catch The Ghost. Kalau mengingat profil peran-peran dia sebelumnya, saya cukup terkesan di drama ini dia akan memerankan sosok yang serius. Masa iya udah high-profile gini masih ngelawak juga sih? 

Ji Pyeong lalu berangkat dengan mobil mewahnya ke Sandbox, anggap aja Silicon Valley-nya Korea, di mana mereka melakukan kuliah relay perusahaan rintisan dengan audiens anak-anak muda yang bersemangat. Di sana, Ji Pyeong disandingkan dengan Won In Jae (Kang Hanna), CEO perempuan muda yang kebetulan terjebak pada sesi tanya jawab yang sedikit awkward dengan salah satu peserta kuliah, Seo Dal Mi (Bae Suzy).  

Dari penggambaran tokoh Seo Dal Mi yang datang ke Sandbox dengan angkutan umum, lalu menyemir kulit sepatunya yang terkelupas dengan spidol hitam di toilet, kita akan langsung ngeh, Seo Dal Mi ini golongan kami, eh, alias kaum perjuangan. 

Bergeser dari suasana hingar bingar serba modern dan canggih tadi, cerita kemudian bergulir mundur ke 15 tahun lalu, di mana mereka menjalani hidup hingga sampai pada titik yang sekarang. 

Han Ji Pyeong

Hidup menjadi sulit untuk seorang yatim piatu seperti Han Ji Pyeong. Luntang lantung berkeliling kota mencari tempat tinggal dengan modal 2 juta won dari panti asuhan. Sebenarnya Ji Pyeong juga punya uang seratus juta won, sayangnya itu hanyalah uang khayalan, hasil memenangkan game simulasi investasi virtual yang ia mainkan. 

Nasib mempertemukannya dengan Nenek Won Deok yang baik hati menawarkan tempat di tokonya untuk Ji Pyeong tinggal. Ia membalas kebaikannya dengan membantu nenek menuliskan surat untuk cucunya yang bersedih karena perpisahan orang tuanya. Ji Pyeong juga membantu nenek membuka rekening di bank supaya ia bisa menyimpan uang hasil usaha tokonya dengan baik. 

Ji Pyeong selalu teringat perkataan seorang makelar saat ia berkeliling rumah, “cobalah berinvestasi betulan, kau pasti bisa melakukannya dengan keterampilanmu itu!”.

Perihnya hidup memaksa Ji Pyeong berpikir keras bagaimana mengelola uang warisannya agar bertambah semakin banyak. Di usia tanggung yang bukan anak-anak tapi juga belum dewasa, dia belajar dengan giat dan memulai bekerja keras sejak dini.

Han Ji Pyeong muda diperankan Nam Da Reum yang sudah abegeehhh, auuww gemes banget deh.. another future bucin, i guess!

Seo Dal Mi

Sementara itu, Seo Dal Mi dan kakaknya, Seo In Jae harus pasrah menerima pilihan nasib yang berbeda sejak remaja. Seo Dal Mi kemudian menjalani hidupnya yang sederhana dengan bekerja keras mengambil beberapa pekerjaan paruh waktu. Ia tidak melanjutkan sekolah, tapi punya kemauan kuat untuk menggapai cita-citanya mendirikan bisnis sendiri. Surat-surat yang datang dari seseorang yang mengaku temannya menyemangati hari-harinya yang penuh perjuangan. 

Sempat banyak-banyak menarik nafas di cerita ini, Kim Joo Hun si CEO kocak di IONTBO berhasil membawakan sosok ayah dua bersaudari yang berjuang untuk keluarganya sampai akhir. Boleh nangis sebentar yaa, tapi tenang… masih ada episode-episode selanjutnya yang mungkin layak ditangisi juga. Save your tears, chingu, hehe  😀  

Kisah yang diceritakan pada bagian ini menurut saya akurat untuk menggambarkan masa 15 tahun lalu di mana usaha-usaha rintisan (start up) belum banyak tumbuh, dan seseorang perlu keberanian lebih (dan modal lebih tentunya) untuk bisa merintis usaha sendiri. Terlebih lagi, itu menyangkut penghasilan tetapnya untuk keluarga.

Nam Do San

Sampai 15 menit akhir episode 1, saya mulai gelisah. Kok belum ada tanda-tanda kemunculan Nam Joo Hyuk, si lead actor. Kalau di daftar pemain, dia yang akan memerankan tokoh Nam Do San, tapi namanya hanya disebut-sebut di surat-surat yang diterima Seo Dal Mi. Satu-satunya penampakan Nam Do San kecil adalah ketika dia berfoto memenangkan olimpiade matematika, itu pun hanya di iklan surat kabar. 

Sabar yes pemirsa, lima menit terakhir adalah waktu krusial kita berjumpa dengan uri Habaek! Dengan penampilan yang berbeda tentunya :)) 

Tenang tenang, beberapa jam yang akan datang di episode 2, dia akan ganteng pada waktunya. Memerankan seorang jenius yang merintis usaha Samsan Tech di bidang teknologi bersama kedua temannya. Percayalah, mulai episode dua dan ke depannya, Nam Do San akan jadi penyegar dahaga keseluruhan drama ini.   

perdana Start-Up
Nam Joohyuk dan Suzy Bae (Sumber: Soop Management)

Apakah drama ini cukup menjanjikan untuk ditonton lebih lanjut? Saya sih YES, from the first impression. Sebelum ini, ada Record of Youth dengan genre yang sama, keduanya membuat mata saya berbinar membayangkan jiwa-jiwa muda yang bersemangat meraih mimpi. Tak ada hasil yang tidak dicapai dengan perjuangan. 

Menarik membayangkan anak-anak muda yang penuh energi ini dalam mendirikan perusahaan start-up dengan idealisme yang tinggi. Penasaran, bagaimana mereka bakal menghadapi tantangan usaha maupun pencarian investor dalam mengeksekusi ide-ide cemerlangnya.

Selain itu, perpindahan adegan yang dinamis dan penggambaran setting Sandbox area yang modern juga bikin sinematografinya makin menarik. OST? Jangan ditanya, taburan bintang kpop akan mewarnai sepanjang episode. Dimulai dengan Future-Red Velvet di episode perdana.

Tips dari saya, Start-Up ini setiap episodenya berdurasi 1.5 jam, jadi mendingan nonton saat dia ongoing saja, chingudeul. Rating episode perdana mencapai 5% lho!

Selamat menonton dan mengingat masa muda!

Re Ra

Blogger. Drakorians since 2018. Menulis review dan knowledge Korean drama-based. Meet me at www.dailyrella.com. Tidak fanatik aktor, genre, rating, lawas, atau baru.

Mungkin Anda juga menyukai

13 Respon

  1. rhin berkata:

    baru nonton 10 menit doang, kayaknya visualnya bagus ya. Boleh juga nih jadi tontonan sabtu minggu

  2. lendyagasshi berkata:

    NJH selalu keren aktingnya….
    Markibar…mari Kita nobar Start Up.

  3. Rani Noona berkata:

    Aku tapi nggak suka NJH pas di School 2013. Habaek juga rasa-rasanya agak gimana gitu. Tapi kali ini kucoba lah nontonnya, demi abang Seon-ho

  1. Oktober 19, 2020

    […] mencoba 10 menit pertama drama Search dan drama Start-up. Tentu saja saya memilih meneruskan drama Start-up yang terlihat lebih […]

  2. Oktober 21, 2020

    […] Kim Seon Ho masuk dalam daftar bias? Sepertinya chingu nggak sendiri, banyak dari para penonton Start-Up yang juga mulai melirik drama-drama lain yang diperankan si pemilik dimple manis […]

  3. Oktober 26, 2020

    […] mewabah lho. Para drakorian lagi rame membahas second lead di beberapa drama Korea terbaru, yaitu Start Up dan Tale of the Nine […]

  4. Oktober 27, 2020

    […] Joo Hun tampil pada episode pertama drama Start-Up. Sebagai pahlawan sesungguhnya dari drama ini, ia berhasil memerankan tokoh Seo Chung Myung (ayah […]

  5. Oktober 30, 2020

    […] dalam Start Up yang baru tayang empat episode saja, kita sudah disuguhi wawasan tentang membangun usaha rintisan […]

  6. November 2, 2020

    […] membaca review awal dramanya bisa dibaca di sini, dan untuk topik bisnis dan investasi yang juga dibahas di drama ini bisa dibaca di […]

  7. November 7, 2020

    […] artikelnya, termasuk artikel tentang dunia Bisnis dan Investasi yang terinspirasi dari drama StartUp. Karena drama Tale of the Nine Tailed, dia juga jadi mencari tahu tentang legenda […]

  8. November 14, 2020

    […] Start-Up, Episode Pertama yang Menentukan Tentang episode pertama Start-up […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: