Kenal Dunia Bisnis dan Investasi Lewat Drama Start Up

Tokoh dalam drama Start-up

โ€œBerbisnis itu sulit, kau akan dipanggil CEO jika berhasil, kau akan dipanggil penipu jika gagalโ€ – Choi Won-Deok

Ada yang masih ingat perkataan neneknya Dal Mi di atas saat melihat antusiasme cucunya yang ingin mendirikan perusahaan rintisan? Yap, ucapan halmeoni memang ada benarnya. Membangun bisnis itu tidak mudah, tapi juga selalu ada harapan bagi mereka yang mau berusaha. 

Nam Jo Hyuk dan Bae Suzy dalam Start-up
Salah satu scene Start-up, Do San dan Dal mi bekerja sama jadi satu tim di Sandbox

Drama Korea memang unik, selalu memiliki nilai lebih dalam setiap ceritanya. Ini karena mereka membuat rancangan cerita dengan riset yang sungguh-sungguh, sehingga penonton pun bisa mendapat sesuatu selain hiburan dan cuci mata.

Tak selalu berasal dari tokoh yang berkuasa, sesederhana sosok nenek Dal Mi saja sudah bisa memberikan edukasi yang luar biasa. 

Membangun Usaha Rintisan 

Nah, dalam Start Up yang baru tayang empat episode saja, kita sudah disuguhi wawasan tentang membangun usaha rintisan (start up) dari awal. Katakan saja Samsan Tech, yang dibangun Nam Do San bersama kedua temannya. Sebagai permulaan, Ayah Do San memberikan investasi dua juta won padanya untuk digunakan sebagai modal riset dan inventaris ruangan kantor.

Apakah langsung berhasil seperti yang diharapkan? Tentu saja tidak bisa dipastikan, karena selain melakukan riset dan pengembangan produk, mereka juga harus membuat model bisnis yang membuat produk ini bisa menghasilkan keuntungan. Hal ini tidak dicapai semudah membalikkan telapak tangan, Do San saja dalam dua tahun baru sampai tahap penyempurnaan produk.   

Sedangkan untuk melangkah ke tahap bisnis, perlu modal lain yaitu investasi yang datang dari pemilik modal alias investor. Investasi ini yang akan membiayai operasional bisnis si perusahaan rintisan, dan tentu saja imbal baliknya adalah pembagian keuntungan perusahaan.

Untuk mendapatkan kepercayaan investor, tentu si pemilik perusahaan harus mampu mempresentasikan produk dan model bisnisnya dengan baik, bukan? 

Panjang, yak? Nenek pun tak pernah bilang mudah. 

Edukasi Saham dan Investasi

Selain soal bisnis, kita juga jadi mengenal beberapa istilah investasi yang berhubungan dengan usaha rintisan, antara lain: 

  1. Seed funding 

Tahap awal pendanaan sebuah perusahaan rintisan.

  1. Series A

Ingat waktu Nam Do San gelagapan ditanya Won In Jae tentang Serie A ini? Ini bukan liga sepak bola, melainkan tahap kedua pendanaan setelah seed funding.  Di tahap ini, perusahaan rintisan biasanya sudah memiliki produk yang matang, klien kecil-kecilan, dan income, tapi masih harus berinovasi agar terus bertumbuh. 

  1. Incubator

Program kolaborasi untuk beberapa perusahaan rintisan muda. Biasanya dilakukan di workshop sentra (seperti Sandbox) dalam upaya membantu para perusahaan rintisan dengan menyediakan ruang kerja, modal awal, mentoring, dan pelatihan.  

  1. Venture capital

Adalah pembiayaan yang diberikan kepada perusahaan rintisan yang memiliki potensi berkembang. Seorang venture capitalist biasanya punya proyeksi keuntungan dari kepemilikan yang mereka dapatkan dari perusahaan yang mereka beri investasi.

  1. Angel investor 

Han Ji Pyeong mengatakan dirinya bukanlah seorang angel investor meskipun diberitakan demikian di sebuah majalah. Nyatanya, dia cukup generous untuk memberi kesempatan Samsan Tech mendapatkan investasinya. Dengan kata lain, angel investor adalah  mereka yang berbaik hati menyediakan pembiayaan untuk perusahaan pemula di tahap awal, dengan imbalan kepemilikan saham. Mereka akan mengawasi namun memberikan kepercayaan penuh pada pemilik perusahaan. 

  1. ROI

Singkatan dari Return of Investment, yaitu rasio uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi terhadap jumlah uang yang diinvestasikan. Jumlah uang yang diperoleh atau hilang tersebut dapat disebut bunga atau laba/rugi.

kim seon-ho dalam start up
Kim Seon-Ho sebagai pemilik venture capital dalam Start -Up

Nah, lumayan kan, kita jadi tahu beberapa istilah dalam dunia investasi? Jangan hanya terkesima dengan pesona lesung pipi Han Ji Pyeong saja, tapi belajarlah dari skill manajemennya yang bisa menginvestasikan uang 8 juta menjadi 80 juta won dalam setahun.  

Masih penasaran, di episode-episode ke depannya, wawasan apa lagi yang bisa kita peroleh dari menonton drama yang sangat fresh ini? Jangan lupa nonton episode 5 besok malam ya, chingudeul!

Re Ra

Blogger.
Drakorians since 2018. Menulis review dan knowledge Korean drama-based. Meet me at www.dailyrella.com. Tidak fanatik aktor, genre, rating, lawas, atau baru.

Baca Juga

9 Komentar

  1. **manggutmanggut
    Menarik untuk anak ekonomi belajar mengenai dunia usaha niih..

  2. Aslinya ekonomi bisa semenyenangkan ini ya kalau dicontek dari drama. Tapi aku tetap pusing lah, hhahaha
    dasar jiwa karyawan!

  3. Ini tuh ekonomi jaman digital, bukan cuma bisa bikin aplikasi, tapi harus memperhatikan tren dan juga memikirkan bagaimana proses bisnisnya bisa menghasilkan dalam jangka waktu tertentu. Makanya Namsan Tech ga langsung berhasil karena mereka cuma tau bikin aplikasi dan ga tau cara memperkenalkan bisnisnya ke dunia bisnis.

  4. wahh berasa kuliah manajemen bisnis nonton start up ya…

  5. […] Baca Juga : Kenal Dunia Bisnis dan Investasi Lewat Drama Start Up […]

  6. […] yang selalu melakukan riset terlebih dahulu sebelum menuliskan artikelnya, termasuk artikel tentang dunia Bisnis dan Investasi yang terinspirasi dari drama StartUp. Karena drama Tale of the Nine Tailed, dia juga jadi mencari […]

  7. […] beberapa waktu lalu kita belajar tentang istilah bisnis dan investasi, saatnya kita mempelajari apa yang harus dilakukan seorang CEO ala Start Up, ya, […]

  8. […] Mengenal Istilah Bisnis Investasi Drama Start Up […]

  9. […] unik dan bukan cuma cerita yang bikin ribut netizen ala pemilihan presiden, tapi juga mengenalkan dunia bisnis dan investasi, tips jadi CEO, dan tentunya machine […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow Me!
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: