Review Drama: “Master’s Sun”

review drama master's sun

Drama tahun 2013 berjudul Master’s Sun (Korean: 주군의 태양; RRJugun-ui Taeyang) ini sempat maju mundur mau saya tonton. Padahal, banyak teman-teman yang merekomendasikan drakor karya Hong sisters yang bergenre horror romcom berbalut misteri fantasi yang dibintangi oleh So Ji-sub, Gong Hyo-jin, Seo In-guk dan Kim Yoo-ri ini.

Dalam obrolan dengan teman-teman di WAG drakorclass, pasti deh mereka akan menyebut drama ini sebagai salah satu yang direkomendasikan untuk ditonton. Alasannya ceritanya bagus, romantis dan chemistry dari pasangan utamanya cukup bikin terasa terbawa perasaan. Jadilah saya semakin penasaran.

Drama-drama karya Hong Sisters kabarnya memang selalu kaya akan fantasi dan bisa membuat penonton terbawa perasaan. Selain Master’s Sun, saya hanya menonton sebagian dari karya Hong Sisters, yaitu: My Girl (2005), The Greatest Love (2011), Big (2012) dan Warm and Cozy (2015). Karya lain yang banyak disebut-sebut orang tapi saya belum tonton itu Hotel del Luna(2019), My Girlfriend is a Gumiho(2019) dan A Korean Odyssey (2017).

Setelah melihat bagian depan drama Master’s Sun, saya sempat tidak melanjutkan karena penampakan yang menyeramkan. Salah saya juga, nontonnya malam-malam. Akhirnya, setelah semua teman drakorclass bilang seramnya hanya sedikit di awal, beberapa waktu lalu saya memberanikan diri dan terusin deh nontonnya sampai selesai. Padahal, biasanya saya tidak pernah takut dengan film horror. Jadi kemungkinan saat itu salahnya karena kaget aja tiba-tiba ada penampakan di beberapa menit pertama.

Drama sepanjang 17 episode yang ditayangkan SBS di bulan Agustus sampai Oktober 2013 ini mendapat rating yang cukup tinggi dan memperoleh beberapa penghargaan untuk aktor dan aktrisnya sepanjang 2013 dan 2014. OST nya juga tidak ketinggalan mendapat penghargaan juga loh. Nah, dengan rekomendasi teman drakorclass, dan angka rating serta berbagai penghargaan, tentunya drama ini bukan kaleng-kaleng kan.

Horror atau Romcom nih?

Penampakan hantu di awal episode pertama memang cukup menyeramkan, tapi itu hanya sebentar saja. Mungkin untuk yang agak penakut ada baiknya memulai menonton jangan di malam hari. Setelah terbiasa, tidak ada lagi penampakan yang menyeramkan.

Beberapa orang percaya dengan yang namanya arwah orang yang sudah meninggal masih terjebak di bumi. Hantu dalam cerita ini diceritakan masih punya hal yang belum diselesaikan di bumi ini, sehingga dia belum bisa melanjutkan perjalanannya ke alam berikutnya.

Penampakan hantu di sini bukan hantu yang sengaja menakut-nakuti. Tapi ya, hantu yang lagi minta tolong ke tokoh wanitanya, tapi dengan tampilan ketika dia meninggal. Tentu saja terkadang terlihat agak menyeramkan. Tapi cerita ini 95 persennya kisah romantis komedi kok, jadi kalau penasaran seperti saya, nontonnya siang-siang saja ya.

Tokohnya

Tokoh yang ada dari sebuah drama, seperti biasa ada 2 pasang, sepasang tokoh utama dan sepasang tokoh pelengkap yang dibutuhkan supaya kisah cintanya ada segi-seginya gitu deh (kalau ga rebutan kurang seru kali ya). Ada tokoh-tokoh pelengkap tambahan lainnya, tapi saya akan sebutkan si pasangan utama dan pelengkap saja di sini.

Tokoh Pria Joo Jung-won

Diperankan oleh So Ji Sub, CEO dari Kingdom Group yang bergerak di bidang Hotel dan Pusat Perbelanjaan. Nama Joo Jung-won biasa dipanggil Mr. Joo yang dalam bahasa Korea terdengar menjadi Joo gun. Nah sedangkan joogun itu dalam bahasa Korea secara literal berarti “supremacy” atau “rulling-position”, atau bisa juga berarti: Master.

Karakter dari tokoh pria ini seperti umumnya karakter pria di drakor. Paket lengkap mulai dari wajah tampan, sukses dan kaya sejak muda, tapi kelakuan minus dan nyebelin, hihihi. Jadi kelakuannya itu ya dingin-dingin sombong dan prioritas utama dalam hidupnya tentunya uang.

Dalam beberapa episode diceritakan, ada latar belakang kisah cinta masa lalu yang membuat dia jadi seperti itu, aslinya orangnya perhatian dan cukup hangat kok, apalagi kalau udah jatuh cinta, berbeda lah semua kelakuan minusnya (namanya juga cinta ya).

Di masa mudanya, wanita yang dia cintai, the very first love nya, ternyata menghianatinya demi uang. Jadi sejak itu, diapun lebih mencintai uang daripada wanita. Setidaknya menurut Jong-won, uang tidak akan menghianatinya.

Dikisahkan juga, di masa mudanya Jung-won pernah diculik dan dimintai tebusan berupa perhiasan yang nilainya cukup mahal. Pada saat itu, dia berhasil lolos dari penculiknya dalam sebuah kecelakaan mobil, tapi perhiasannya tidak ditemukan dan penculiknya juga dia lihat jadi korban dalam kecelakaan itu.

Sejak saat itu dia mengalami trauma dan kesulitan mempercayai wanita. Efek lain dari kecelakaan tersebut adalah dia tidak bisa membaca, karena ketika dia berada dalam tawanan penculik, dia disuruh membaca buku (penculik yang aneh ya, hehehe). Tapi setelah bertahun-tahun berlalu, dia tetap penasaran karena perhiasan yang jadi tebusannya tetap tidak ditemukan di lokasi kecelakaan.

Tokoh Wanita Tae Gong-shil

Diperankan oleh Gong Hyo Jin yang baru saja menerima Prime Minister’s Award dalam “2020 Korean Culture and Arts Awards” untuk kategori Aktris. Saya tidak heran dia dapat banyak award, di tahun juga 2013 dia juga mendapat penghargaan dari perannya di drama ini.

Ngomongin Gong Hyo Jin, berasa ga sih sebenarnya aktingnya dia kebanyakan agak “gitu-gitu aja”. Terkadang saya merasa GJH tuh kayak lagi ga akting dan cuma jadi diri sendiri. Mau di drama The Greatest Love, atau di When Camelia Blooms, ekspresinya kadang kayak tanpa usaha.

Di drama Master’s Sun ini, dia berhasil sih menampilkan karakter wanita yang ketakutan, lemah dan gak tahu malu mengejar-ngejar Jung Won. Sepertinya di drama ini aktingnya yang paling terasa bedanya. Tapi tetap saja, siapapun pasangan mainnya, dia selalu bisa menampilkan chemistry yang baik dan bikin pemirsa jadi bawa perasaan. Eh, jadi kemana-mana ngomongin GHJ.

Oke kembali ke karakter dalam drama Master’s Sun, tokoh wanita dalam drama ini digambarkan wanita yang cantik dan cerdas pada masa mudanya. Dia mendapat nickname matahari besar di masa SMA nya karena nama keluarganya Tae berarti matahari. Dia dipanggil Ms. Tae atau dalam bahasa Koreanya Tae yang, sedangkan dalam bahasa Korea, kata taeyang secara literal artinya matahari.

Gong-shil di masa sekarang sudah berbeda dengan dia di masa lalu. Sejak mengalami kecelakaan dan pernah koma selama beberapa tahun, dia mulai bisa melihat hantu dan selalu dimintai tolong untuk melakukan ini dan itu sama hantu-hantu itu. Akibatnya, tentu saja dia kurang tidur dan tidak bisa bekerja dengan baik.

Gong-shil tidak lagi bercahaya seperti dia di masa mudanya. Pekerjaan yang sekarang bisa dia lakukan adalah menjadi tukang bersih-bersih di sebuah gedung apartemen. Dia juga menempati kamar di bagian atap dari gedung tersebut. Dan di gedung tersebut ada sebuah unit yang sering berganti penghuninya karena ada penunggunya.

Tokoh Pelengkap

Sebenarnya mereka ini second lead, tapi lebih enak menyebutnya tokoh pelengkap. Ada sepasang juga seperti halnya tokoh utama

Kang Woo

Tokoh Kang Woo diperankan oleh Seo In-guk, merupakan seorang mantan militer yang baru saja diterima bekerja menjadi kepala keamanan di grup Kingdom milik Jung-won. Dia ditugaskan oleh ayahnya Jung-won yang berada di luar negeri untuk melaporkan segala gerak-gerik Jung-won. Dia juga diminta mencari tahu apakah Jung-won memang tidak menyembunyikan perhiasan yang dijadikan tebusan penculikannya (hubungan Jung-won dan ayahnya bisa terlihat jelas aneh).

Kang Woo tinggal di apartemen yang sama dengan tempat Gong-shil bekerja. Dan tentunya, tugas dari second lead adalah menjadi orang yang juga menyukai first lead, hehehe. Rumus klise ini selalu berhasil sepertinya dari dulu sampai sekarang.

Awalnya, Kang Woo hanya pura-pura suka pada Gong-shil, tujuannya tentu saja dalam rangka menyelidiki Jung-won secara tidak langsung. Tapi, seperti sudah bisa ditebak, dia jadi benar-benar suka dengan Gong-shil (dan jadilah ada cinta bersegi-segi dalam drama ini).

Tae Yi-ryung

Tae Yi-ryung yang diperankan oleh Kim Yoo-ri merupakan seorang model yang sekaligus menjadi duta Kingdom Mall, seperti Lee Min-ho sekarang menjadi duta Lazada. Di awal cerita, Tae Yi-ryung ini akan melangsungkan pernikahan dengan pemain sepak bola. Tapi ternyata, pemain sepak bola ini punya masa lalu yang kemudian dibantu oleh Gong-shil mengungkapkannya.

Dikisahkan juga kalau Yi-ryung pernah satu sekolah dengan Gong-shil. Dan karena ada 2 yang bermarga Tae, dan Gong-shil sudah menjadi matahari besar, dia hanya kebagian menjadi matahari kecil.

Pada masa SMA itu Gong-shil jauh lebih bercahaya dibandingkan dia yang menggunakan kawat gigi dan kacamata tebal. Siapa sangka kalau sekarnag keadaan berbalik. Dia menjadi jauh lebih cantik dibandingkan Gong-shil yang sekarang ini kurang tidur gara-gara diganggu hantu. Tentunya dia senang waktu mengetahui kalau si matahari besar mulai meredup.

Second female lead ini sebenarnya agak kurang berarti perannya selain menjadi latar belakang kisah hantu pertama untuk diselesaikan oleh Gong-shil yang disaksikan oleh Jung-won. Selain itu, untungnya dia tidak terlibat menjadi orang yang menyukai Jung-won. Eh, dia suka Jung-won sih tapi Jung-wonnya tidak pernah menyukai kembali dengan tegas, makanya Yi ryung move-on dan rencana menikah dengan pemain bola.

Sayangnya, rencana pernikahan itupun gagal. Dan selanjutnya tentu saja tokoh ini diperlukan menjadi filler berbagai kejadian termasuk pernah dirasuki hantu yang membuat dia jadi aneh.

Kisah Master’s Sun

Garis besar ceritanya adalah si tokoh wanita yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan hantu dan sering dimintai tolong oleh hantu, yang akhirnya tidak bisa beristirahat karena hantunya terus menerus menghantui (ya namanya juga hantu), dan si tokoh pria yang dari interaksi pertama langsung diketahui dan disadari oleh si wanita kalau si pria bisa menangkal penampakan hantu.

Kisahnya sudah sebagian besar terceritakan dari karakter setiap tokohnya. Hal yang menarik buat saya adalah, selain pemirsa dibikin agak takut dengan hantu di episode pertama,semua tokoh sudah ada di episode pertama dan garis besarnya sudah dijelaskan tanpa muter-muter.

Pertemuannya memang sepertinya tidak sengaja, tapi sebenarnya, Gong-shil sudah dibisikin sama salah satu hantu yang dia tolong untuk mencegat mobil Jung-won. Sudah ditebak, Jung-won tidak mungkin mau berhenti, tapi sekretarisnya Mr. Kim yang berbaik hati menghentikan mobil dan mengajak Gong-shil naik (ada apa dengan nama belakang Kim, sepertinya sering jadi sekertaris ya di drakor).

Ketika di dalam mobil, si Gong-shil lagi-lagi melihat hantu dan ketakutan, tanpa sengaja dia minta pertolongan dan berusaha ngumpet di belakang Jung-won. Disitulah dia menyadari kalau si pria ini punya kekuatan untuk menjadi alat penangkal hantu buat dia. Setiap kali si wanita bersentuhan dengan si pria, maka hantu apapun akan lenyap dari pandangannya. Udah seperti anti virus saja ya, hehehe.

Kemampuan Gong-shil melihat hantu, dan kemampuan sentuhan Jung-won yang mengeliminasi keberadaan hantu yang dilihat Gong-shil tentu saja menjadi motivasi Gong-shil untuk mengejar-ngejar Jung-won dan berusaha supaya bisa selalu berdekatan dengan Jung-won karena dia merasa dengan adanya Jung-won memegang tangannya, dia akan bisa tidur dengan nyenyak.

Hong Sisters memang selalu bisa membuat cerita yang kesannya biasa tapi terasa romantis, saya ingat di drama The Greatest Love juga tokoh-tokohnya dibuat karakternya masing-masing sangat jelas. Bukan kebetulan kalau di drama tersebut, GHJ juga menjadi pemeran utamanya. Atau mungkin pemilihan aktor dan aktrisnya yang tepat yang membuat dramanya terasa jadi lebih enak dilihat?

Kembali ke drama Master’s Sun, sepanjang 17 episode, ada perubahan dari Jung-won yang awalnya tidak percaya dengan hantu, sampai akhirnya dia pun ikutan ngobrol dengan hantu yang tidak bisa dia lihat. Sekilas terasa konyol ya, tapi memang jalan ceritanya dibuat ada bagian lucu-lucunya.

Dari episode pertama, terlihat jelas bagaimana Gong-shil tidak tahu malu mengejar Jung-won, demi mendapatkan orang yang bisa melenyapkan hantu yang mengganggunya. Dari episode pertama juga diperlihatkan, bagaimana Jung-won tidak percaya akan keberadaan hantu, tapi menyaksikan bagaimana Gong-shil menyelesaikan perkara yang tidak dia lihat tapi efeknya nyata.

Lama kelamaan, Jung-won juga jadi merasa kemampuan Gong-shil yang dia tidak percayai sepenuhnya bisa mendatangkan duit untuknya. Ketika Gong-shil juga memberitahu kalau dia melihat penampakan Cha Hee-ju, hantu cinta pertama Jung-won yang juga ternyata menjadi pelaku penculikan Jung-won.

Plot Twist?

Masih mengikuti ceritanya? Jadi tadi ceritanya di awal Jung-won diculik, dimintai tebusan, lalu trauma. Si penculik itu terlibat dalam kecelakaan dan meninggal, lalu hantunya masih menghantui Jung-won? Terus itu kemana perhiasan yang diminta jadi tebusan?

Berbagai pertanyaan tiba-tiba muncul ditengah-tengah cerita. Yang bikin menyebalkan juga adalah, Jung-won ini mulai terlihat perhatian sama Gong-shil tapi kok ya seperti masih belum melupakan cinta pertamanya. Bagaimana dia tetap mencintai wanita yang menculiknya? Bagiaman dia masih tetap ingin bertemu dengan hantu dari cinta pertamanya dengan memanfaatkan Gong-shil?

Dan demikianlah berbagai pertanyaan bikin jadi penasaran. Karena saya menontonnya itu baru tahun ini, saya jadi tidak terasa menonton beberapa episode sekaligus setiap kali penasaran, hehehe.

Penutup

Ah, reviewnya jadi panjang, padahal rencananya hanya menuliskan sedikit. Endingnya gimana jadinya? spoilers saja dikit kalau endingnya bahagia kok, kan saya tim hepi ending hehehe.

Mumpung lagi libur panjang dan jelang akhir pekan, juga menjelang halloween, kalau ada yang masih bingung milih drama apa buat ditonton, pengen yang genre romantis dan komedi dan sedikit horror, bolehlah ditonton drama Master’s Sun ini. Mulainya siang-siang ya, kalau sudah biasa dengan penampakan, boleh deh dilanjut sampai pagi lagi, hehehe.

Selamat menonton!

Rhin

Blogger, Wife, Mom of 2 boys, Homeschoolers, Crafters,
Nonton drakor (terutama romcom) untuk hiburan dan mencari ide untuk dituliskan. https://risna.info

Baca Juga

7 Komentar

  1. Aku inget banget gesturenya Jung-won kalo ngusir Gong-shil ini pake kata-kata “Kkeo-jeo!”
    Nyebeliinn banget emang…
    Hhahaa…dan Jung-won jadi special appereance di Warm and Cozy…ketemu uri Sora-yaa…
    Hehhee….pyeong-pyeong~

    1. Nah iya, Kkeo-jeo! hahaha. Eh, ada ya Jung-won di Warm and Cozy, kok aku lupaaa

  2. Kenapa nyerempet ngebahas lmh dan lazada? Wkwkwk

    1. huwahahaha, ceritanya nyontohin duta dari shopping mall itu kayak apa, contoh ga penting sih, tapi kemaren entahlah kenapa teringat LMH, jadi sekalian panggilan buat bucin LMH merapat, hehehe

      1. Jadi aku pun terpanggil. BAHAHAHAHA

        1. berhasil kan misinya, hahaha..

  3. […] drakor yang dibahas di Drakor Class bisa ditonton gratis di Iflix, misalnya saja Sky Castle, Master’s Sun, Flower of Evil dan Because This is My First Love. Beberapa judul lain walau tidak ditulis secara […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: