Review Drama: “Hotel del Luna”

hotel del luna by sailortrekkie

Akhir bulan, nih, Chingu! Oh, bukan kok, bukan mau bahas dompet cekak atau hawar-hawar gajian bagi yang merayakannya >,< Jutsru lagi pengen bahas bulan. Bulan asli yaa, alias Moon atau Dal di bahasa Korean fever sejagat.

Pas nulis ini, jujurly saya sambil menikmati keindangan bulan purnama dari jendela kamar. Wow, masyaAllah, keren! Cocok sekali dengan konten tulisan saya saat ini, haha. Makin menjiwai jadinya. Ayey!

Hotel Del Luna.jpg
Source : eng.wikipedia.org

Sudah pada tahu dong drama Hotel Del Luna (Korean: 호텔 델루나)? Para penyuka IU pasti tidak akan melewatkannya. Yup, drama Korea Selatan yang rilis dan tayang pada tahun 2019 di TvN ini menggaet penyanyi dan aktris imut Lee Ji-eun atau yang lebih dikenal sebagai IU ­sebagai female lead-nya. Namun, IU bukan satu-satunya alasan kalian harus menonton drama ini yaa. Karena masih ada Yeo Jin-goo dengan muka ganteng-ganteng-lucu-nya mengimbangi IU dalam beradu-peran, tentunya dia sebagai male lead­-nya ya, Chingu. Uwuw, kan?! Wait! Itu baru dari sisi para lead­-nya aja, lho! Untuk sisi lainnya, yuk, lanjut dibaca tulisan aye!

Genre Horor dengan Sentuhan Drama Komedi yang Pas!

Hotel Del Luna mengusung cerita berbau horor yang bertabur para hantu, tetapi dikemas dengan segar melalui bumbu drama dan komedi yang menurut saya sangat tepat, tidak berlebihan dan maksa. Cerita mengenai Hotel Del Luna, yang merupakan hotel ”persinggahan” bagi para arwah penasaran (masih memiliki tautan dengan dunia yang belum terselesaikan) ini sudah barang tentu menghadirkan sosok-sosok agak spooky dong ya.

Review Hotel del Luna
Source: TvN

Hotel aneh tapi nyata ini di-handle oleh Jang Man-wol (diperankan oleh IU), sebagai owner hotel yang luar biasa moody dengan gaya hedonisnya. Namanya juga hotelnya hantu yekan, Man-wol ini pun bukan manusia (setengah hidup setengah mati?). Dia adalah arwah penasaran yang diutus menjadi pemegang hotel tersebut dari ribuan tahun silam. Pengutusan ini bukan tanpa alasan,lho! Ada sentuhan dendam, kutukan, pembunuhan, juga cinta yang membuat Man-wol terjebak di sana.

Dan dia adalah Gu Chan-sung, lelaki  berpendidikan cemerlang, yang ‘terpaksa’ harus masuk ke dalam lingkup Hotel Del Luna, karena terjebak oleh kesalahan masa lalu ayahnya pada Man-wol, nah lho, makin penasaran, kan? Hahaha. Akhirnya, dengan bumbu drama renyah dulu lah ya pastinya, Chan-sung pun bersedia untuk menjadi manager di hotel tersebut, dan menjadi satu-satunya manusia di sana.

Review Hotel Del Luna
Source: Korean Idol

Mereka bersama-sama mengelola hotel dan membantu para tamu (yang tak dijemput tapi harus diantar haha), agar mereka dapat menyeberang ke dunia kematian dengan tenang. Bersama tiga hantu lainnya, yaitu Kim Seon-bi (bartender hotel), Choi Seo-hee (petugas room serviceI hotel) dan Hyun-joong (receptionist hotel), mereka menjalankan tugas ‘agung’ tersebut yang sebenarnya adalah upaya untuk mengantarkan mereka sendiri juga ke akhirat. Karena, seperti Man-wol, mereka bertiga pun terjebak di hotel tersebut karena masa lalu yang belum terselesaikan.

Dalam perjalanannya, banyak hantu yang datang dan akhirnya pergi karena masalah telah terpecahkan, dan kebersamaan Man-wol dengan Chan-sung dalam mengemban tugas tersebut membuahkan percik-percik kebucinan di antara mereka. Yaaayyyy, sudah terbayang kan, romantisme mode is ON. HAHA. Namun, komedi pun sangat apik diselipkan di antara romantisme dan ke-spooky­-an yang ada. Make them all just being PERFECT!

Alur Cerita yang Maju Mundur!

Jelas lah ya, alur cerita yang disajikan sudah pasti maju mundur. Bagaimana kisah Man-wol dan para hantu lainnya di masa lalu yang akhirnya membawa mereka ke hotel tersebut, menjadi tuas penarik plot cerita yang berganti-ganti ­scene antar zaman. Maklum, matinya aja sudah ribuan dan ratusan tahun lalu, bok! Dari zaman anak perempuan binangkit harus dibunuh karena telah dilahirkan, zaman perang sekutu, hingga zaman di mana operasi plastik menjadi trend di Korea Selatan, haha. Namun, justru alur dengan berbagai scene tersebut yang membuat saya makin enjoy dengan drama ini. Sedikit membuka wawasan tentang Korea Selatan, dan yang pasti tidak membuat bosan menontonnya.

Seru Banget, 15 Potret IU di Behind the Scene KDrama 'Hotel Del Luna'
Source: popbela.com

Tidak perlu khawatir, meskipun alur maju mundurnya sangat banyak, tetapi karena pengemasannya sangat baik, jadi tidak membuat bingung sama sekali (kecuali kalian nontonnya dari episode tengah wkwkwk).

Karakter Pemainnya Mantap!

Yang paling memukau saya di drama ini justru bukan aduperannya male lead, walaupun Jin-goo juga sangat mempesona, sih. Acting IU yang sangat klik sekali memerankan sosok perempuan abadi (hidup 1300 tahun abadi lah ya anggap saja), yang telah melewati berbagai macam zaman dan era, mengemban dendam dan juga luka hati mendalam, serta penantian yang berunsur cinta di dalamnya, ditambah kekonyolan yang mampu dipresentasikan dengan anggun tetapi tetap lucu.

Menurut saya, kemampuan bermain peran gadis kelahiran 1993 itu sangat keren. Saya terbawa suasana dengan sempurna saat scene Man-wol mengingat luka masa lalunya di hadapan pohon Bulan, saat dia terpukau dengan Chan-sung, saat dia malu-malu meong membayangkan Chan-sung tanpa busana (wkwkwk), bahkan saat dia berlagak konyol. Semuanya terbingkai manis di wajah cantiknya.

Jin-goo pun sangat pas memerankan sosok lelaki pintar, bertanggung jawab, tenang tetapi perasa, dengan sedikit kekocakan yang tidak mengurangi sedikit pun ke-cool­-annya.

Begitu juga dengan pemain lainnya, yang bahkan menghadirkan beberapa cameo di beberapa scene yang justru seperti kejutan tersendiri ketika menontonnya. Say it, kehadiran Lee Joon-gi  sebagai pastur, ayoo gereget kan? Haha.

Not so Happy Ending but Not a Bad too!

Why “Hotel Del Luna” Wasn't Going To Give You That Happy Ending You Wanted  So Bad
Source: JazmineMedia

Dari ending-nya sih memang bukan hal menyenangkan bagi para penikmat ‘film happy ending’. Satu per satu penghuni hotel harus menyeberang ke akhirat. Man-wol yang harus menyeberang juga dan meninggalkan Chang-sung, membuat perpisahan sebagai akhir dari cerita. Namun, bagi saya, sangat acceptable dibanding harus dipaksa bersama padahal sudah jelas berbeda dunia.

Seandainya Man-wol dibuat hidup kembali, menjadi manusia dan hidup bersama Chang-sung, jatohnya malah peres dan maksa. Sedangkan jika Chang-sung dibuat mati juga, lha apa gunanya? Kan yang menyeberang akhirat satu per satu ingatannya menghilang juga. Jadi malah mati konyol kesannya, wahaha. So, ending berpisah dan kembali ke dunia masing-masing sudah sangat tepat dituangkan sebagai penutup dari drama dengan jumlah episode 16 ini.

Happy Halloween Chingu yaa!

Neng Nad

Ibu rumah tangga beranak dan bersuami satu, penyuka kopi dan kata. Nonton Korea juga hobinya. Biasnya tergantung mood, tapi lebih prefer yang matang-matang ranum macem Song Seung-heon. Jelas tetep ga nolak juga kalo ada yang imut lewat sejenis Kim Soo-hyun. Intinya, mata dan hati tak cukup kuat melihat yang glowing korban skincare Korea berikut sentuhan oplasnya. Mamak lemah <3

Baca Juga

6 Komentar

  1. […] dan Warm and Cozy (2015). Karya lain yang banyak disebut-sebut orang tapi saya belum tonton itu Hotel del Luna(2019), My Girlfriend is a Gumiho(2019) dan A Korean Odyssey […]

  2. Waah aku suka banget reviewnya teh.. sesuai sm kesan yg aku tangkep dr drama ini. Ngajarin kalo level tertinggi dari perasaan cinta itu adalah jatuh hati . Dimana perasaan ikhlas dengan melihat org yang kita sayang bahagia itu lebih besar daripada memaksakan bersama karena efek samping dari cinta itu sendiri adalah keegoisan dan rasa ingin memiliki. Dramanya memang female centrris yah jd yah IU pasti hrs terspotlight dengan baik. Salut buat yjg yang mau ambil peran chansung meski tau drama ini ga akan memberikan spotlight yg cukup buat dia sbg lead male itunganny dy itu kan aktor senior yah..dan jrg aktor yg punya nama mau ambil pern kek gini ( dkonfrensi pers pun jingoo hampir terjebk pertanyaan bagaimn pendapat dy tentang sisi maskulin pria ddrma yg jelas fokus utamanya pada perempuan, dan dy mnjawab dengn sangat baik tanpa mengurangi sisi maskulin dy sbg pria tapi jg tdk mengurangi pendapat bahwa hdl memang cerita terfokus pd perempuan)
    Chemistry antar pemainnya benar benar terblande dengan baik .gak hanyak si dua karakter utama tp semuanya…
    Kisah romansa hdl tuh agak kaya Hollywood vibe yg kadang tanpa perlu banyak adegan romantis yang cringe bs buat hati berdebar debar.. buat ku adegan antara chansung jangmanwoel yg slalu bikin gak karuan ketika tangan mereka udah saling terkait.. haduhhhhhh tangan aj chemistry nya polll bgt😍🙈

  3. […] Lee Do Hyun, si Mas Kunang-Kunang yang tahun ini berakting keren sebagai papa muda di 18 Again dan beraksi membasmi monster dalam […]

  4. […] Lovers : Scarlet Heart Ryeo” berkisah tentang seorang wanita di abad ke-21 yaitu Go Ha Jin (IU) yang tenggelam di dalam danau pada saat berusaha menyelamatkan seorang anak yang dilihatnya akan […]

  5. […] Man-Wol! Outfit-outfit kece yang ditampilkan IU kembali mengingatkan saya akan karakter uniknya di Hotel Del Luna. Ternyata saya tidak seorang diri. Beberapa Uaena juga memiliki pendapat serupa saat melihat MV […]

  6. […] awal, vibes drama ini dari mulai poster dan posisi orang-orangnya mengingatkan saya sama Hotel Del Luna dengan opening mansion-nya Ko Moon Young di It’s Okay to Not Be […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: