Skinship dalam Drama Korea dan Drama Amerika, Samakah?

Makna skinship dalam drama

Annyeonghaseyooo Chingudeul!

Kembali ke dunia per-kokoriyaan sejagat. Well, kali ini, saya akan mengangkat topik yang agak sedep-sedep hot gimanaa gitu. Karena apa? Karena yang akan dibahasnya mengenai skin to skin relationship alias SKINSHIP. Nah, lho kan! Yang ngerti pasti langsung, minimal, senyum hahaha.

5 Jebakan Kembali ke Mantan yang Abusif, Berkaca dari The World of The  Married - Voxpop Indonesia
Source : voxpop.id

Eits, tapi tolong ya pemirsa, jangan langsung ngeres dulu pikirannya. Kalau berekspektasi saya akan bahas proses skinship-nya di sini, wah, Chingu salah kamar deh sepertinya. Karena poin yang akan saya obrolkan justru membandingkan skinship di drama Korea Selatan dengan drama Amerika. Gimana? Agak ilmiah, bukan?

Definisi Skinship

Seperti yang sudah saya singgung sedikit di paragraf pembuka, skinship merupakan singkatan dari skin to skin relationship. Kegiatan yang berkenaan dengan sentuhan kulit, dapat dikategorikan dalam skinship ini. Misalnya, memegang tangan, berpelukan, memegang hidung, memegang pipi, bahkan kegiatan seperti memandikan anak pun dapat dikatakan skinship.

4 Lagu Soundtrack Drama Hotel Del Luna, Mana Paling Bikin Baper? - News &  Entertainment Fimela.com
Source : fimela.com

Namun, lately, istilah yang dipopulerkan oleh Korean people ini, memiliki cakupan definisi lebih sempit. Skin to skin relationship dikonotasikan pada kegiatan sentuh kulit yang berkaitan dengan hal sensual dan seksual, misalnya berciuman, memegang pipi atau anggota tubuh lain untuk tujuan hasrat, hingga boba alias bobo bareng, wehehe.

Tujuan Dibuatnya Skinship Scene di Drama dan Film

Retoris! Pertanyaan yang tidak perlu dijawab, saya kira. Karena saya yakin Chingudeul sudah tahu jawabannya tanpa harus dijabarkan.

Tujuan diselipkannya skinship scene ini pastinya untuk menambah daya tarik dari drama atau film itu sendiri. Ibarat dalam masakan, adanya skinship ini merupakan penguat rasa (sejenis MSG, mungkin). Mendongkrak scene yang sudah ada, dan membuatnya lebih hidup dan berwarna (#halahhh).

Beberapa drama dan film juga menjadikan skinship sebagai penyempurna peran. Seolah-olah, karakter pemain diperkuat dan diperjelas oleh adanya skinship tersebut.

Perbedaan Skinship dalam Drama Korea dan Drama Amerika

  1. Skinship pada drama Korea cenderung lebih terkonsentrasi dalam penayangannya. Misalnya, di episode awal saja, atau di tengah saja, atau bahkan hanya di akhir-akhir episode. Jarang sekali ditemukan drama Korea yang menayangkan skinship merata dari episode awal hingga akhir. Nah, berbeda dengan drama Amerika yang cenderung lebih intens dengan skinship scene ini.
  2. Skinship pada drama Korea lebih “beradab” dibandingkan dengan drama Amerika. Mungkin, karena masih ada peran budaya ketimuran. Walaupun, drama Korea saat ini semakin banyak adegan-adegan sentuh kulitnya dibanding drama zaman dulu, tetapi tetap saja belum bisa menandingi “beraninya” skinship pada drama Amerika di setiap zamannya.
  3. Skinship dalam drama Korea meninggalkan kesan “so sweet” yang justru makin menambah ke-baper­-an para penontonnya. Sedangkan skinship dalam drama Amerika lebih memberi kesan “liar” dan jarang membuat para penontonnya baper karena scene tersebut.
  4. Skinship yang terdapat dalam drama Korea lebih mengedepankan adegan romantisme sesaat dan sekilas jika dibandingkan dengan drama Amerika yang lebih meng-explore adegan-adegan yang cenderung agak vulgar dengan durasi diperpanjang.

Nah, jadi jelas berbeda, kan? Malah, saya berpendapat kalau skinship di drama Amerika bukan lagi jadi special scene, tetapi memang sudah jadi bagian umum dari plot yang ada, apapun genre dan alurnya. Sedangkan di drama Korea, skinship ini seperti sengaja dibuat untuk memporak-porandakan perasaan pemirsa, hahaha.

Park Bo Gum And Park So Dam Romance Record Of Youth Teaser
Source : cosmo.ph

Selain itu, gaya skinship antar kedua drama tersebut pun berbeda. Jika dalam drama Amerika, skinship yang ditonjolkan lebih ke arah perilaku seksual secara gamblang, baik berbeda jenis maupun sejenis (sedih deh hampir semua drama Amerika keluaran terbaru pasti aja ada kisah cinta sejenis hikz). Sedangkan dalam drama Korea lebih bervariatif, skinship dengan pasangan, dengan sahabat sesama jenis, sahabat berbeda jenis, dengan keluarga, bahkan dengan anak-anak. Semua dikemas dengan sentuhan romatisme (heiii, romantis ga musti tentang pasangan yee gaess, catet!) yang cenderung sweet dan memang sengaja dibuat untuk menaikkan level bucin para penikmatnya.

Source : IG @byeonwooseok

Hayoo, siapa yang ga teriak histeris walau hanya melihat bias-nya menepuk-nepuk pipi lead female­-nya >_< Adegannya hanya beberapa detik, efeknya jangka panjang. Itulah skinship dalam drama Korea. Uwuuu sekali, bukan?

Neng Nad

Ibu rumah tangga beranak dan bersuami satu, penyuka kopi dan kata. Nonton Korea juga hobinya. Biasnya tergantung mood, tapi lebih prefer yang matang-matang ranum macem Song Seung-heon. Jelas tetep ga nolak juga kalo ada yang imut lewat sejenis Kim Soo-hyun. Intinya, mata dan hati tak cukup kuat melihat yang glowing korban skincare Korea berikut sentuhan oplasnya. Mamak lemah <3

Mungkin Anda juga menyukai

4 Respon

  1. i_maesha berkata:

    Haha bener banget Neng Nad, skinship d drakor tu sering meninggalkan kesan mendalam. Kalo serial atau film Amrik saking sering’y jd B aja..

  2. lendyagasshi berkata:

    Hu umm..
    Aku merasa gak sehat kalo nonton drama Amerika.
    Apa memang penggambaran kehidupan asli warga Amrik itu begitu?

  3. Rani R Tyas berkata:

    Tapi aku gilo kalau elbibiti pas main, skinship di film elbibiti lebih berani daripada hubungan heterogen. Kadang adegan cuma ngasih payung aja bisa bikin duguen duguen ya

  4. Re Ra berkata:

    Kalo di serial barat, banyak skinship di setiap episode tetep nggak dibilang vulgar…padahal di sini yg nonton udah muntah-muntah, hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: