Intip Kim Seon Ho Jadi Polisi di Catch The Ghost (2019)

catch the ghost

Adakah yang juga kena second lead syndrome dan mulai mempertimbangkan Kim Seon Ho masuk dalam daftar bias? Sepertinya chingu nggak sendiri, banyak dari para penonton Start-Up yang juga mulai melirik drama-drama lain yang diperankan si pemilik dimple manis ini.

Kita intip yuk kiprah aktor penyabet Best New Actor di MBC Drama Award ke-36 ini, dalam drama kriminal romantis: Catch The Ghost.  

Sebentar, sebelum chingu keburu merinding baca judulnya, saya kasih clue dulu kalau ini bukan drama hantu-hantuan. Percaya deh, “ghost” yang dimaksud di sini manusia kok, bukan demit. 

Drama Korea Catch the Ghost yang tayang Oktober 2019 lalu di TvN, menceritakan tentang upaya tim kepolisian subway (jalur kereta bawah tanah) dalam menangkap seorang pembunuh berantai yang dijuluki “Hantu Subway”. Modus si Hantu selalu meninggalkan jasad korbannya di bawah kursi kereta kemudian menghilang tanpa jejak dan petunjuk. Hal inilah yang menjadi kerepotan tim kepolisian subway dalam mencari pelaku sesungguhnya. 

catch the ghost
Catch The Ghost. Sumber: TvN

Polisi Subway yang Humble 

Ko Ji Seok (Kim Seon Ho) adalah seorang detektif yang punya kualifikasi prima. Ia merupakan lulusan terbaik akademi kepolisian dan punya keterampilan bela diri Taekwondo dan Hapkido yang mumpuni. Dengan kemampuannya itu, bisa saja dia bertugas di kepolisian Metro Seoun, tetapi realita hidup yang harus merawat ibunya yang menderita demensia, membuatnya cukup puas bekerja sebagai polisi subway saja.

Di sini karakter yang dimainkan Seon Ho hangat banget, terutama saat-saat dia mengunjungi ibunya di rumah sakit. Rela melepaskan atribut tugas, membawakannya bunga, menyuapi dan memberikan perhatian penuh. Meski gajinya sebagai polisi tak cukup besar untuk membiayai tagihan rumah sakit dan lainnya, ia tak pernah mengeluh. Bagi Ji Seok, melihat ibunya bahagia dan mengingatnya sebagai seseorang yang spesial saja maka segalanya sudah cukup.

Gadis Kembar yang Terpisah 

Yoo Ryung (Moon Geun Young) adalah seorang gadis yang berkeinginan kuat bekerja di kepolisian subway. Pertimbangannya, menjadi polisi subway memudahkannya untuk mengungkap misteri hilangnya saudari kembarnya di stasiun Wangsoori.

Meskipun karakternya berbanding terbalik dengan Ji Seok yang taat peraturan dan cenderung cari aman, Yoo Ryung seringkali mengabaikan aturan dan impulsif saat menghadapi sebuah tindak kejahatan. 

Yoo Ryung sudah terbiasa bolak-balik mengelilingi stasiun subway untuk mencari Yoo Jin sehingga dia punya pemahaman persepsi ruang yang tinggi mengenai setiap sudut stasiun, Bisa dibilang, penglihatannya adalah blueprint stasiun itu sendiri.

Kelak, kemampuan spasial Yoo Ryung ini sangat membantu tim subway mengatasi kriminalitas – kriminalitas yang kerap terjadi di stasiun.  

Kasus-Kasus di Stasiun Wangsoori 

Yup, selain Hantu Subway, ada juga komplotan pencopet kereta yang meresahkan penumpang mengingat kepolisian juga belum berhasil menangkap dan mengungkap siapa mereka. Komplotan ini disebut “Belalang” karena saking cepatnya mereka melarikan diri usai mencopet para penumpang kereta. 

Selain kisah Hantu Subway dan Belalang yang jadi kasus utama, kasus-kasus lain yang ditayangkan pada setiap episode juga mewarnai drama yang ringan namun sarat makna ini. Ringan, karena topik kriminal yang seharusnya menegangkan dan penuh pemikiran disajikan dengan lugas tanpa meninggalkan misteri dan logika sebuah kasus kriminal. 

Jauh dari kesan seram dan kaku, Catch The Ghost membuat drama kriminal menjadi sangat menghibur. Mungkin ada saja yang mengelompokkan drama ini sebagai drama komedi, for me it’s not, karena konflik yang diangkat sebenarnya serius dan diselesaikan dengan serius juga.

Wajar jika di awal-awal kita dibuat gemas melihat perilaku Yoo Ryung yang bikin kita ingin mem-puk-puk Ji Seok yang kelabakan dibuatnya. Meski sudah bisa ditebak, romance di drama ini terasa light, manis dan tidak lebay. 

kim seon ho
Catch The Ghost Cast. Sumber: KpopMap

Selain mereka berdua, ada polisi ganteng lain yang bernama Kim Woo Hyuk (Ki Do Hoon) yang bertugas di Kepolisian Metro Seoun bersama Letnan Ha Ma Ri (Jung Eugene), mantan pacarnya Ji Seok waktu di akademi. Berempat, mereka menuntaskan kasus Hantu Subway yang mengandung banyak komen ‘ternyata’nya di episode-episode terakhir. 

Gimana, chingudeul, kalau masih penasaran sama akting Kim Seon Ho di drama lain, chingu bisa mampir nonton Waikiki 2, You Drive Me Crazy, Two Cops, atau 100 Days My Prince .

Selamat terkiwir-kiwir sama senyumannya , hati-hati diabetes 😀

Re Ra

Blogger. Drakorians since 2018. Menulis review dan knowledge Korean drama-based. Meet me at www.dailyrella.com. Tidak fanatik aktor, genre, rating, lawas, atau baru.

Mungkin Anda juga menyukai

8 Respon

  1. lendyagasshi berkata:

    Siapkan mata yang prima yaa…nonton drama Kim Seon-ho.
    Cuuss~

  2. Cho Rijo berkata:

    Eh ada jung eugene. Spesialis ga direken, ihiks

  3. VIP_Ahin_Jisung berkata:

    Suka suka suka sama drakor ini. Salah satu drakor yang enggak bisa diriku tonton malam hari huahahaha

  1. Oktober 26, 2020

    […] Lee Dong Wook dan Kim Beom dalam drama “Tale of The Nine Tails”. Bae Suzy, Nam Joo Hyuk, dan Kim Seon Ho dalam drama “Start-Up”, dan tak ketinggalan Lee Jae Wook dan Go Ara dalam drama […]

  2. Oktober 26, 2020

    […] drama Korea terbaru Start Up, fix saya langsung jatuh cinta dengan Kim Seon-ho. Penampilan Kim Seon-ho diawal episode begitu memukau. Bahkan awalnya saya pikir dia lead male-nya. Ternyata saya […]

  3. November 4, 2020

    […] sudah menulis dua artikel khusus untuk membahas si oppa manis berlesung pipi dalam. Kamu bisa baca di sini dan di sini, […]

  4. Desember 5, 2020

    […] Moon Ga Young mungkin wajar, karena genrenya memang komedi romantis, tapi bagaimana dengan “Catch The Ghost” yang sejatinya adalah drama bergenre […]

  5. Desember 25, 2020

    […] Drakor Class sudah menuliskan beberapa perannya di dalam drama “100 Days My Prince” (2018) dan “Catch the Ghost” (2019). Chingudeul bisa baca sendiri, ya. Yang jelas saya mengambil kesimpulan kesan yang positif […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: