3 Alasan “Flower of Evil” Drakor Thriller Romance Terbaik

flower of evil poster

Flower of Evil (2020) sempat menjadi pembicaraan pada masanya. Kdrama yang ditulis oleh Yoo Jung-Hee dan disutradari oleh Kim Cheol-Kyu dinilai sebagai salah satu kdrama thriller-suspense terbaik.

Tayang di tvN dari 29 Juli sampai 23 September 2020, Flower of Evil menghadirkan kembali pasangan Lee Joon Gi dan Moon Chae Won yang pernah satu project sebelumnya Criminal Minds (2017, tvN).

Awalnya, aku sempat terhenti di episode 1 sebelum akhirnya marathon menyelesaikan 16 episode. Anaknya ga kuat lihat yang berdarah-darah dan adegan yang keji bund.. ^^ Tetapi, bagaikan minum jamu yang agak pahit tetapi menyehatkan dan bikin ketagihan (maksa dikit analoginya :p), akhirnya pun ‘ketagihan’ buat babat habis Flower of Evil.

Salah satu alasan kenapa akhirnya lanjut adalah karena salah satu postingan di IG oleh Meira Anastasia. Dia mengutip nilai 8.7 dr IMDb, plus dia ada menulis tentang product placement S*msung Fl*p yang berhasil di-capture kelebihan fiturnya di drama ini.

Konyol kan? Sebagai S user, anaknya gampang terpengaruh hal-hal remeh begini bund 😀

3 Hal menarik dari Flower of Evil

Ga menyesal sama sekali untuk akhirnya melanjutkan dan menuntaskan perjalanan 16 episode bersama Baek Hee Sung/ Do Hyun Soo dan detektif Cha Ji Won. Selain bikin halu suami idaman macem Joon Gi oppa (uwu!), ada beberapa hal menarik dari kdrama ini.

1. Cast dan akting setiap cast

Lee Joon Gi tidak pernah mengecewakan. Statement ini enggak overrated sama sekali karena memang aktingnya Joon Gi oppa memang DAE.BAK. period. Justru malah akting dari cast lain yang perlu mendapat apresiasi sih menurutku.

keluarga dalam flower of evil
Keluarga Bahagia dalam Flower of Evil (tvN)

Moon Chae Won yang memerankan detektif Cha Ji Won yang cerdas dan tidak pantang menyerah ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam memecahkan kasus, namun ketika berhadapan dengan masa lalu suaminya, dengan kecurigaan yang mengarah kepada suaminya, ketika diperhadapkan pada pilihan untuk percaya kepada apa yang dia lihat atau pada apa yang dia dengar, omoo~, ekspresi wajah dan mata Chae Won itu jauh lebih berbicara daripada kata-kata.

Ada juga trio keluarga Baek: bapak Baek Man Woo (diperankan oleh Son Jong Hak), ibu Gong Mi Ja (Nam Gi Ae), dan Baek Hee Sung (Kim Ji Hoon). Lho, ada dua Baek Hee Sung?? Ohohoo, begitulah. Akting Ji Hoon keren banget, lagi-lagi mata berbicara.

Salut juga sama Nam Gi Ae yang sukses memerankan ibu yang penuh dilema: kasihan lihat anaknya sakit, sedih dan ngeri karena menyaksikan kejahatan anaknya, dan ketakutan kalau rahasia besar keluarga terbongkar. Berat banget hidup ahjumma T_T.

Satu cast yang mencuri perhatian sejak awal itu Baek Eun-Ha, anak perempuan Hee Sung – Ji Won, yang diperankan oleh Jung Seo Yeon. Neomu neomu gwiyeowo bangeeettt, apalagi interaksinya sama appa-nya.

Secara keseluruhan, cast Flower of Evil memang on point banget. Pas racikannya, termasuk si bapak Do Min Seok (Choi Byung Mo) yang di episode awal suka bikin kaget dan serem dengan mata hitamnya.

2. Unfolding the ‘why’

Mau alur maju atau alur mundur, proses membuka tabir ‘apa mengapa’ di Flower of Evil ini porsinya pas dan masuk akal, nggak yang maksa banget.

Di episode awal, penonton seperti digiring ke impresi bahwa Hee Sung (versi Joon Gi oppa, a.k.a Do Hyun Soo) ini dark dan tidak semanis yang selama ini ia tampakkan di depan keluarganya.

Memang dijelaskan bahwa Hyun Soo kecil pernah mengalami kejadian traumatis, yang mengakibatkan Hyun Soo mengalami gangguan psikologis.

Good point-nya adalah penjelasan kenapa dia begitu diceritakan setahap demi setahap, dibuka satu demi satu cerita dari masa lalunya. Bukan yang langsung meluncur kilas balik sampai tuntas.

Hal yang serupa juga terlihat dari proses yang mesti dilewati Ji Won. Melalui penyelidikan Ji Won dan timnya, penonton juga seakan-akan dibawa ke impresi bahwa ada sesuatu yang tidak beres dari Hee Sung versi Joon Gi oppa (dalam konotasi negatif) yang seolah-olah menunjukkan bahaw Hee Sung adalah si dalang kreatornya.

Keragu-raguan yang dialami Ji Won dikontraskan dengan apa yang selama ini ia lihat dari dan alami bersama suaminya sejak masa pacaran. Nyaris enggak ada plot hole, pun kebetulan-kebetulan ala drama pada umumnya pun enggak yang berlebihan.

3. Pelajaran tentang dasar menjalin hubungan (ciiiee)

“Tell me, do you believe me? … Even you do not believe me. So who else in this world will believe me?”

Hee Sung a.k.a Hyun Soo to Ji Won, Flower of Evil, episode 13

Apa yang menjadi dasar kita  menjalin hubungan dengan orang lain? Hubungan dalam arti yang luas ya, tidak cuma soal hubungan kekasih, tetapi pertemanan, bisnis, dll.

flower of evil
Lee Joon Gi dan Moon Chae Won dalam Flower of Evil (tvN)

Kepercayaan (trust) adalah salah satu dasar menjalin hubungan yang baik. Untuk mendapatkan trust inipun tidak mudah, dan jika terjadi satu kesalahan kecil pun dapat meruntuhkan trust  yang dibangun dengan susah payah.

Terlebih dalam hubungan kekasih atau yang sudah menikah – rumah tangga. Komunikasi dan terbuka dengan pasangan mestinya sudah diterapkan sejak awal.

Hee Sung dan Ji Woo sebenarnya dari awal sudah punya prinsip tidak ada rahasia di rumah tangga. Tapi yaah, plot dramanya begitu.. :p Pada akhirnya juga kembali ke penonton: ambil yang baik, jangan ikuti yang kurang baik, dan jadikan pembelajaran.

Baca juga: 5 Drama bertema Alexithymia

Kelar nonton Flower of Evil, aku engga ngeh apa yang dimaksud Meira dengan drama ini sukses meng-capture kecanggihan fitur S* F*, dan malah lupa kalau ada hidden gems ini saking udah terbawa cerita 😀 Kalau ada yang tahu, boleh tulis di kolom komentar ya ^^v


rosiana indah

Tentang Penulis:
Ochi

Seorang penyuka drakor angkatan Covid, selama di rumah saja jadi pengumpul kutipan dari drama Korea.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: