5 Pesan Pengasuhan Anak dari Drakor 18 Again

Han So Eun dan Lee Do Hyun 18 Again

Annyeong…!

Semoga tidak bosan membaca tulisan, VIP_Ahin_Jisung, ya? Membaca dari nama yang saya kenakan, sudah tahulah ya, kalau saya suka sama siapa, hehehe. Selamat menikmati tulisan-tulisan saya dan rekan-rekan Drakor Class di web ini, ya.

5 Pesan Pengasuhan Anak dari Drakor 18 Again
Jung Da Jung (dibintangi oleh Kim Ha Neul) dan Hong Dae Young (dibintangi oleh Yoon Sang Hyun). Gambar diambil dari instagram JTBC.

Hari Ayah Nasional

Tulisan Pesan Pengasuhan Anak dari Drakor 18 Again ini terinspirasi dari Hari Ayah Nasional, yang diperingati setiap tanggal 12 November. Kalau kemarin sudah ngomongin sosok Yoon Park, maka kali ini yang akan dibahas adalah drama Korea (drakor) 18 Again.

Mengapa mau membahas drakor 18 Again? Sebab, drama ini baru saja tamat dan ceritanya memiliki pesan pengasuhan anak buat orang tua, yang diambil dari versi atau sosok seorang ayah.

Penasaran apa saja pesan pengasuhan anak yang bisa diambil dari 18 Again? Tetap terusin yuk, membacanya di sini.

Kelebihan dan Kekurangan Drakor 18 Again

Biasanya nih, kalau membahas drakor saya akan memberikan ringkasan cerita atau sinopsisnya dahulu, tapi kali ini saya enggak akan menuliskan itu. mengapa? Sebab, di blog drakorclass ini sudah punya ulasan juga terkait 18 Again ini,

Baca juga,

Opportunity cost dalam drakor 18 Again

Lee Do Hyun, Papa Muda nan Berkarisma

Meraba sakitnya kehilangan dari 18 Again

Nah, dikarenakan sudah ada tiga ulasan sebelumnya, maka saya akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari 18 Again saja.

Kelebihan Drakor 18 Again,

Lee Do Hyun 18 Again
Hong Dae Young Muda (dibintangi Lee Do Hyun). Gambar dari instagram JTBC.

Drakor ini bercerita tentang keluarga, cinta, dan mimpi. Tema cerita umum yang sering digunakan sebagai konflik dalam sebuah drama. Lalu, apa kelebihannya sehingga drakorian, khususnya saya suka sama 18 Again ini?

Tentu saja karena banyak pesan tentang kehidupannya, seperti:

  1. Mengajak untuk merefleksi diri
  2. Tetap menghormati dan menyayangi orang tua, dengan kelebihan dan kekurangannya
  3. Tetap mendukung, menghormati, dan mencintai pasangan halal kita, dengan segala kelebihan dan kekurangannya
  4. Tidak ada pernah kata terlambat dalam meraih mimpi
  5. Raihlah mimpimu dengan kerja keras. Jangan meraihnya dengan cara yang curang dan tidak baik

Itulah pesan-pesan kehidupan yang bisa kita dapatkan dari drakor 18 Again, selain yang nanti akan kita bahas yaitu pesan khusus tentang pengasuhan anak.

Kekurangan Drakor 18 Again,

Han So Eun dan Lee Do Hyun 18 Again
Han So Eun (memerankan Jung Da Jung Muda) dan Lee Do Hyun (memerankan Hong Dae Young muda). Gambar dari instagram JTBC.

Kalau sudah membahas kelebihan, biar fair saya bahas tentang kekurangan dari drakor 18 Again ini juga ya,

Jujur, saya kurang begitu suka kalau ada film atau sinetron yang bercerita tentang hamil di luar nikah. Soalnya bagi saya pribadi itu adalah tentang prinsip. Walaupun dimaksudkan memberikan pengajaran, tapi akan lebih baik lagi jika tetap berada di norma-norma yang dapat diterima di masyarakat pada umumnya.

Oleh karena itu, saya menyarankan untuk mendampingi anak-anak yang masuk ke usia remaja dalam menonton drakor 18 Again. Drakor ini bisa disaksikan di VIU.

Selain itu, saya juga kurang suka dengan adegan di mana Hong Dae Young muda (dibintangi Lee Do Hyun) mengungkapkan rasa kekecewaan dan marahnya kepada sang ayah. Menurut saya sedikit keterlaluan, walaupun akhirnya dia merasa menyesal tapi cara menyampaikannya kurang sopan menurut saya.

Sekali lagi, pendapat ini karena masalah prinsip sopan santun kepada orang tua yang saya anut sejak kecil, membuat saya keberatan terhadap adegan itu. Yups, itulah kekurangan dari 18 Again yang menurut saya tidak sreg atau kurang nyaman ketika menonton drakor ini.

Pesan Pengasuhan Anak dari Drakor 18 Again

Walaupun saya merasa tidak nyaman dengan beberapa adegan yang memperlihatkan hubungan anak dengan orang tuanya, tapi saya merasa itu adalah pesan yang diberikan drakor 18 Again untuk para orang tua.

Menurut saya kita bisa mengambil beberapa pesan pengasuhan dari drakor 18 Again,

1. Anak itu fotocopy orang tuanya

Sudah menjadi rahasia umum kalau anak adalah peniru ulung, khususnya sikap orang tuanya. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita benar-benar harus berpikir dan selalu berusaha memberikan contoh-contoh yang baik untuk anak-anak. Inilah salah satu adegan di mana anak-anak itu peniru ulung orang tuanya,

2. Mendukung mimpi dan cita-cita anak

Terkadang kita sebagai orang tua, suka lupa kalau anak-anak memiliki hak individu untuk mempunyai mimpi dan cita-citanya sendiri. Kita boleh memberikan saran dan pendapat ataupun ketidak setujuan terhadap perilaku anak, namun bila mimpi dan cita-citanya sudah positif, ada baiknya kita bisa mendukungnya.

Ini salah satu adegan dimana Jung Da Jung (dibintangi oleh Kim Ha Neul) dan putrinya berdiskusi tentang keinginan anaknya yang tidak ingin kuliah dan memilih mempelajari seni tata rias wajah,

 

3. Berusaha untuk mendengarkan cerita anak-anak

Menonton drakor 18 Again ini membuat saya mengevaluasi diri untuk berusaha mendengarkan cerita atau apa yang anak-anak rasakan dan alami. Apalagi kalau anak-anak sudah remaja, yang mana ia akan mulai memiliki pendapat sendiri dan mulai menunjukkan jati diri dengan lingkungannya.

Bisa saja apa yang ia perlihatkan kepada kita bukanlah hal yang sebenarnya terjadi pada dirinya dan apa yang ia alami. Oleh karena itu, jadi catatan penting banget buat para orang tua, khususnya saya pribadi untuk lebih bisa membaca apa yang anak-anak rasakan dan alami.

Jangan sampai anak menjadi korban bullying atau malah menjadi pelakunya (naudzubillah min dzalik) dan kita sebagai orang tua tidak mengetahui hal itu. Ini adegan dimana putra Jung Da Jung mengaku pernah menjadi korban bullying di sekolahnya,

 

4. Menjadi orang tua itu adalah pembelajaran seumur hidup

Poin keempat ini saya setuju banget. Sebab, semenjak jadi orang tua saya merasa menjadi orang yang membutuhkan banyak ilmu. Memiliki anak membuat orang tua perlu belajar dan terus belajar.

Bisa saja ilmu yang didapatkan justru dari anak-anak kita. Intinya, jika ingin menjadi orang tua yang baik, maka belajarlah. Belajar apa? Bisa tentang pengasuhan anak, tentang emosional anak, bisa belajar tumbuh kembang, dan ilmu-ilmu lainnya.

Semakin belajar dan mempraktekkan ilmu yang kita miliki, maka kita akan semakin merasa kurang dan terus menggali potensi diri yang ada.

5. Jangan jadikan anak-anak sebagai alasan kegagalan

Jujur, poin kelima ini adalah poin yang juga membuat saya serasa tertampar. Apalagi saya pernah berada di fase yang mengharuskan saya untuk berhenti bekerja demi anak-anak.

Apakah hal tersebut membuat saya gagal meraih mimpi? Tentu saja tidak. Insyaallah akan ada pintu-pintu terbuka lainnya yang akan mengantarkan kita menuju impian tersebut. Ya, tidak serta merta tanpa usaha bisa terwujud. Namun, jika kita tetap berusaha mewujudkan mimpi itu, maka suatu saat akan tercapai.

Inilah adegan dimana Hong Dae Young menyesal kalau dia sempat merasa gagal, karena dia menikah muda,

Itulah 5 pesan pengasuhan anak dari drakor 18 Again yang bisa menjadi catatan para orang tua. Nah, buat sobat yang tidak terlalu suka menonton drakor untuk mendapatkan tips-tips pengasuhan anak, bagaimana? Tenang, kita bisa membaca buku berjudul Jejak Pengasuhanku.

Buku Jejak Pengasuhanku

buku jejak pengasuhanku penerbit rumedia

Buku Jejak Pengasuhanku ini adalah buku antologi yang ditulis oleh 18 orang wanita dengan beragam profesi. Mulai dari IRT (Ibu Rumah Tangga), guru dan dosen, ASN (Aparatur Sipil Negara), pegawai swasta, pengusaha, dan praktisi.

Di buku Jejak Pengasuhanku ini membahas tentang jejak-jejak pengasuhan yang dilakukan orang tua terhadap anaknya. Baik dengan kelebihan dan kekurangannya, tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Tentu saja buku ini memiliki kisah haru biru yang bisa membuat pembaca mendapatkan pelajaran dan pengalaman berharga. Memiliki pesan ‘Tidak Ada Orang Tua yang Sempurna’, namun apapun yang diajarkan orang tua kita pastilah yang membentuk kita menjadi seperti sekarang.

Tidak pernah ada tempat belajar menjadi orang tua, oleh karena itu berusahalah yang terbaik dalam memberikan contoh dan teladan nan luar biasa untuk anak-anak kita.

Bagaimana sobat drakor, apakah kamu mau mencoba menonton drakor yang baru saja tamat ini? Kalau pun enggan menonton bisa juga lo, membaca buku Jejak Pengasuhanku. Kira-kira, teman drakorclass memilih yang mana? Jawabannya saya tunggu, ya. Terima kasih.

VIP_Ahin_Jisung

Seorang IRT, cinta menulis dan sedang belajar menggambar. Sudah 14 tahun mengenal kpop dan Kdrama. Suka dengan Bigbang, Yoo Ah In, Ji Sung.

Baca Juga

2 Komentar

  1. Mbaaaak… Agree with youuuu… Ada prinsip yang membuat ga suka dg drakor ini. Tp ada juga pelajaran yg bisa diambil.

    1. Iya mbakku. Kalau terkait prinsip itu jatuhnya personal, sehingga memang butuh pendampingan bagi yang belum dewasa menontonnya. Cuma memang banyak lesson learn-nya jadinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: