the good bad mother

Ending The Good Bad Mother, Andaikan Tidak Ada Dendam

Ngomongin ending drama, setiap orang melihat hal yang berbeda. Sebelumnya, saya musti peringatkan kalau tulisan ini akan penuh dengan spoiler. Tulisan ini terutama buat kamu yang gak keberatan dengan spoiler dan sedang mempertimbangkan ingin menonton karena penasaran dengan cerita dari drama The Good Bad Mother yang bisa ditonton di Netflix.

Dengarkan podcastnya sambil baca sampai selesai.

Secara umum, penulis drama The Good Bad Mother ini berhasil membuat penonton merasakan roller coaster kehidupan Jin Young Soon mulai dari suaminya meninggal saat dia sedang hamil, hampir diusir oleh penduduk desa Jou-ri karena tidak suka dengan peternakan babi miliknya, membesarkan anaknya sendirian, merawat anaknya yang sudah jadi jaksa lalu mengalami kecelakaan dan kembali seperti anak 7 tahun dan sampai akhirnya dia terkena penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Drama ini memang jenis drama kehidupan. Tidak ada orang yang bahagia terus-terusan dan tidak ada yang sedih terus-terusan. Kehidupan Jin Young Soon yang tinggal di desa Jou-ri dengan tetangga yang beraneka ragam sebenarnya contoh kehidupan pedesaan yang juga tidak lepas dari drama. Kata siapa hidup di kota besar saja yang banyak tantangan dan dramanya.

Baca juga: 5 Drama Korea dengan Setting Pedesaan yang Bikin Hati Hangat

Di episode 14 yang merupakan episode terakhir, ada banyak sekali hal yang diceritakan dalam waktu 1 jam. Intinya sih menyelesaikan semua hal yang sudah dimulai sejak awal cerita dan mungkin dipertanyakan sepanjang menonton drama ini.

  • Apakah endingnya bahagia? 
  • Bagaimana nasib Kang Hoo setelah kecelakaan, apakah dia berhasil sembuh dan kemudian bisa membalaskan dendam ibunya atas kematian ayahnya?
  • Siapakah ayah dari anak Mi Joo?
  • Apakah Jin Young Soon akhirnya sembuh dan bahagia di akhir hidupnya?
  • Apakah istri kepala desa tidak akan buka masker sama sekali?

Itu sebagian dari pertanyaan saya ketika melihat beberapa episode awalnya. Oh ya untuk yang ingin tahu cerita awalnya dan profil drama ini bisa baca tulisan MamaNucifera tentang Kesan Pertama The Good Bad Mother dulu ya.

Ra Mi Ran, Lee Do Hyun dan Ahn Eun Jin (jtbc)
Ra Mi Ran, Lee Do Hyun dan Ahn Eun Jin (jtbc)

Jin Young Soon si Peternak Babi

Ibu Kang Ho, Jin Young Soon yang diperankan oleh Ra Mi-ran, adalah tokoh utama dari drama ini. Semua kesedihan dan kebahagiaan itu berpusat pada Jin Young Soon. Setelah suaminya meninggal saat dia masih hamil, dia bekerja keras membesarkan anaknya menjadi orang yang sukses dan berpengaruh. Menurutnya, kekuasaan itu ada kalau kita punya pengaruh. Suaminya memang dibunuh setelah peternakannya dibakar oleh orang yang berkepentingan – tetapi gagal dibuktikan di pengadilan.

Bekerja keras membesarkan anak seorang diri, akhirnya menghasilkan anak yang menjadi jaksa di Seoul. Sayangnya, dia tidak menyadari kalau dia menanamkan ke anaknya perasaan untuk membalas dendam. Anaknya juga mengalami trauma dari caranya mendidik dan demi membalaskan dendam, anaknya menjadi seperti Malin Kundang si anak durhaka. Sampai akhirnya anaknya mengalami kecelakaan dan harus duduk di kursi roda dan ingatan kembali seperti berusia 7 tahun lagi.

Menghadapi kenyataan anaknya mengalami kemunduran, awalnya membuat Jin Young Soon frustasi, tetapi akhirnya dia sadar dan mendapati kalau itu adalah kesempatan ke-2 untuk dia memberikan perhatian kepada anaknya. Kali ini dia berusaha memperbaiki kesalahan pola asuh yang pernah dia lakukan sebelumnya.

Saat dia sudah menerima kenyataan tentang anaknya, dia kembali dengan kenyataan lain bahwa dia sakit parah dan tidak bisa disembuhkan. Susah payah dia mempersiapkan anaknya untuk menjalani hidup seandainya dia meninggal nanti. Dia mempersiapkan anaknya yang mengalami kemunduran menjadi peternak babi saja. Dia bahkan tidak lagi memikirkan untuk membalaskan dendam kepada para penguasa yang menyebabkan suaminya mati.

Choi Kang Ho si Jaksa dengan Mental 7 Tahun

Lee Do Hyun jadi jaksa (jtbc)
Lee Do Hyun jadi jaksa (jtbc)

Lee Do Hyun sukses memerankan karakter pengacara handal terlihat dingin bahkan seperti anak durhaka kepada ibunya. Selain itu dia juga memerankan pemuda yang unyu-unyu dan penuh kasih sayang kepada kekasihnya dan juga menjadi pemuda dengan mental anak 7 tahun pasca kecelakaan yang menyebabkan gangguan ingatan dan lumpuh dari pinggang ke bawah.

Penulisnya sangat lihai membuat penonton percaya dengan apa yang disajikan sejak awal tetapi juga selalu menunjukkan cuplikan-cuplikan masa lalu yang menjelaskan hal-hal yang kemudian perlu dijelaskan.

Saya termasuk yang di awal terkaget-kaget ketika melihat Kang Ho mendorong mobil ke laut. Terus juga ikut mengernyitkan dahi ketika Kang Ho tidak mau menemui ibunya yang jauh-jauh datang dari kampung untuk mengantarkan makanan ke apartemennya di Seoul. Belum lagi ketika mengetahui kalau dia ingin menjadi anak angkat orang yang menyebabkan ayahnya tiada dan ingin menikah dengan putri dari jaksa yang berkonspirasi dengan pengusaha yang membakar peternakan orang tuanya.

Sangat jarang kan di drama Korea kalau tokoh utamanya adalah orang jahat. Sejahat-jahatnya tokoh utama dalam cerita drama atau  film, biasanya akan dijelaskan kemudian dan dia bisa terlihat berkurang kejahatannya.

Memang semua yang dilakukan Kang Ho itu akibat ibunya yang selalu mengingatkannya untuk menjadi orang yang berkuasa dan membalaskan dendam atas kematian ayahnya. Jadi memang ini semua salah ibunya.… Demikianlah saya mengambil kesimpulan di beberapa episode awal. Apalagi ibunya yang juga selalu melarangnya makan karena kuatir dia menjadi mengantuk dan tidak bisa belajar, membuatnya trauma dan sesuatu yang membekas di ingatan dan terbawa pasca kecelakaan.

Mi Joo dan Anak Kembar

Mi Joo dan anak kembarnya (jtbc)
Mi Joo dan anak kembarnya (jtbc)

Mi joo yang diperankan oleh Ahn Eun Jin ini ceritanya lahir pada saat yang sama dengan Kang Ho. Hanya berbeda beberapa saat dan bahkan karena tidak sempat dibawa ke rumah sakit, nenek yang membantu kelahiran Kang Hoo langsung membantu kelahiran Mi Joo juga di ruang yang sama. Mereka sudah seperti ditakdirkan akan bersama sejak lahir.

Dari sejak masa remaja sampai dewasa, mereka selalu bersama dan berkali-kali Kang Ho menyelamatkan Mi Joo. Bahkan Kang Ho sampai  gagal ujian masuk universitas gara-gara Mi Joo butuh dibawa ke rumah sakit setelah menyemangatinya untuk ujian. Segitu perhatiannya Kang Ho ke Mi joo, karena menurutnya ujian bisa diulang lagi tahun berikutnya. Hal begini nih bikin ibu Kang Ho murka dan jadi menganggap Mi Joo merusak masa depan anak lelakinya (yang dia harapkan kesuksesan Kang Ho bisa membalaskan dendamnya atas kematian suaminya).

Walau ibu Kang Ho tidak menyukai hubungan mereka, tetapi mereka malah tinggal bareng di Seoul saat Kang Ho sekolah dan Mi joo yang merintis usaha salon kuku. Sayangnya menjelang Kang Ho menjadi jaksa, Kang Ho memutuskan meninggalkan Mi Joo tanpa pemberitahuan dan tanpa sempat mengetahui kalau Mi Joo hamil. Mereka bertemu kembali di kampung saat Mi Joo gagal dengan usaha salon kuku nya dan Kang Ho mengalami kecelakaan dan memiliki mental anak 7 tahun.

Kang Ho dan Anak Kembar sering main bareng (jtbc)
Kang Ho dan Anak Kembar sering main bareng (jtbc)

Anak kembar Mi Joo yang masih kecil-kecil menjadi teman bermain Kang Ho di masa pemulihannya. Tentunya ini mulai ada spoiler ya, karena di awal penonton tidak langsung diberitahu siapakah ayah dari anak kembar Mi Joo tersebut.

Penduduk Desa Jou-ri

Penduduk desa Jou-ri (jtbc)
Penduduk desa Jou-ri (jtbc)

Sepertinya drakor sekarang nggak seru kalau nggak banyak tetangga yang selalu saling membantu. Walau hubungan tak selalu harmonis dan terkadang terjadi perselisihan, tetapi pada akhirnya mereka adalah tetangga yang selalu siap membantu satu sama lain. 

Penduduk desa ini dipimpin oleh kepala kampung yang istrinya selalu menggunakan masker (dan akhirnya maskernya akhirnya dibuka di akhir episode 14), ibunya Mi Joo yang dititipi 2 cucunya tanpa mengetahui kalau putrinya berbohong, bapak dan ibu Samsik yang selalu membanggakan Samsik anaknya walaupun Samsiknya pun banyak ulah dan suka mencuri. Selain para orang tua, tentunya ada Samsik (diperankan Yoo In Soo) yang usianya sedikit lebih tua dari Kang Ho dan Mi joo dan menyukai Mi Joo sejak kecil walau tahu kalau Mi joo selalu menyukai Kang Ho.

Istri kepala desa yang selalu pakai masker (jtbc)
Istri kepala kampung Jou-ri yang selalu pakai masker (jtbc)

Di pertengahan cerita ada tambahan tetangga baru yang tidak menyukai keberadaan peternakan babi yang membuat penduduk memusuhi ibu Kang Ho. Tetapi pada akhirnya hubungan seluruh penduduk kampung ini kembali akur dan tetap saling membantu. Perselisihan dan rasa iri hati terkadang ada karena misalnya melihat ibu Kang Ho yang sukses membesarkan anak seorang diri tanpa suami. Tetapi mereka juga berkali-kali kembali melupakan perselisihan dan iri hati ketika melihat kemalangan bertubi-tubi yang dialami ibu Kang Ho. 

Spoiler Ending The Good Bad Mother

Kali ini, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang ending, saya akan spoiler lagi habis-habisan

Misi Pembalasan Dendam

Setelah sekian lama terapi, Kang Ho bisa berjalan lagi akan tetapi ingatannya masih belum kembali. Ibunya mulai memikirkan mencarikan jodoh untuk Kang Ho supaya ada yang menemaninya kala ibunya sudah tidak ada lagi. Beberapa pertemuan tidak menghasilkan apapun.

Mi Joo yang mengetahui rencana ibu Kang Ho, tadinya ingin langsung melabrak dan memberi tahu kalau Kang Ho itu punya anak dengannya. Eh di hari dia ingin melabrak, ternyata ibunya Kang Ho tiba-tiba perlu dibawa ke rumah sakit karena kondisinya menurun.

Setelah ibunya Kang Ho bisa dibawa pulang kembali, eh masalah berikutnya adalah peternakan mereka kebakaran lagi. Untuk menyelamatkan ibunya, Kang Ho terjatuh dan formula benturan mengembalikan ingatan pun terjadi. Kang Ho ingat semuanya lagi dan dia pun meneruskan usahanya untuk membalaskan dendam ibunya.

Kilas balik menunjukkan kalau Kang Ho bukanlah anak durhaka seperti yang diceritakan di awal. Penonton bisa melihat kalau Kang Ho punya rencana untuk menghancurkan 2 orang jahat yang menyebabkan bapaknya meninggal. Cerita pembalasan dendam ini tergolong mulus, bahkan penggambaran sidangnya juga cukup beberapa menit saja dan mereka pun menang.

Akhirnya Kang Ho berhasil membalaskan dendam ibunya. Misi ibunya selama ini tercapai sudah. Semua penduduk Jou-ri bersorak gembira ketika Kang Ho memenangkan perkara. Penjahat politik yang mencalonkan diri jadi presiden dan pebisnis yang sebenernya agak terlalu mustahil semudah itu dikalahkan diceritakan saling menjatuhkan dan membuat mereka akhirnya dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Sampai Bertemu Lagi

Setelah Kang Ho berhasil memenangkan perkara, hidup Jin Young Soon pun terasa lengkap bahagianya. Dia juga dengan senang hati melamar Mi Joo untuk Kang Ho. Kebahagiaan lengkap dengan adanya 2 cucu yang merupakan anak kembar Mijoo dan Kang Hoo. Setelah makan malam dengan seluruh penduduk desa Jou-ri, Jin Young Soon yang sudah sakit parah dan tidak bisa diselamatkan lagi akhirnya meninggal dalam tidur sambil dinyanyikan oleh Kang Ho.

Kang Ho seolah melihat ibunya berkata: Sampai bertemu lagi (jtbc)
Kang Ho seolah melihat ibunya berkata: Sampai bertemu lagi (jtbc)

Sampai bagian itu, saya sih nggak berasa sedih. Tetapi di saat pemakaman Young Soon, Kang Ho yang saat belum kembali ingatannya sudah dipersiapkan oleh ibunya tentang bagaimana cara berduka, mulai melakukan yang disuruh ibunya. Dia juga menyanyikan lagu yang kira-kira artinya aku bahagia. Lagu yang berjudul aku bahagia di saat berduka dinyanyikan bersama-sama oleh penduduk kampung sukses bikin saya ikut menitikkan air mata.

Lagu itu seolah ingin menyebutkan kalau Jin Young Soon sudah menyelesaikan tugasnya sebagai ibu, yang walaupun caranya kurang baik tetapi sebenarnya cara yang dia pikir terbaik untuk membesarkan anak. Makanya nih walau dalam bahasa Korea judulnya cuma 나쁜엄마 Bad Mother, dalam bahasa Inggris dijadikan The Good Bad Mother.

Ending untuk Mi Joo dan Kang Hoo

Ahn Eun Jin dan Lee Do Hyun di The Good Bad Mother (jtbc)
Ahn Eun Jin dan Lee Do Hyun di The Good Bad Mother (jtbc)

Drama ini ditutup dengan manis setelah Kang Ho digambarkan membaca surat terakhir dari ibunya. Jin Young Soon meminta maaf kepada Kang Ho yang membesarkannya dengan cara yang salah dan bersyukur mendapat kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Tentu saja surat menyentuh diakhir dengan salam: Sampai bertemu kembali.

Kang Hoo melamar Mi joo dengan cincin yang diikat ke babi seperti yang dilakukan ayahnya ke ibunya yang bisa kita lihat di awal drama. 

Kang Ho meninggalkan pekerjaannya sebagai jaksa dan memilih hidup bahagia di desa Jou-ri bersama Mi Joo dan anak kembarnya. Semua penduduk kampung lain juga digambarkan berbahagia, termasuk Samsik yang malahan dekat dengan gadis yang tadinya menyebabkan kecelakaan Kang Ho tetapi kemudian berbalik membantu di pengadilan menjatuhkan ayahnya sendiri.

Hong Bi Ra dan Yo In Soo di The Good Bad Mother (jtbc)
Hong Bi Ra dan Yo In Soo di The Good Bad Mother (jtbc)

Penutup: Andaikan Tidak Ada Dendam

Setelah menonton dari awal sampai habis drama The Good Bad Mother ini, satu kalimat yang terlintas di benak saya adalah:

Drama ini memang ceritanya cukup menarik tetapi seandainya saja Jin Young Soon tidak menyimpan dendam, mungkin semuanya tetap berakhir sama bahagia, tetapi tanpa bagian sedihnya.

Eh tetapi mungkin kalau tak ada drama kehidupan yang menyedihkan sangat ya ga jadi ada dong cerita The Good Bad Mother ini ya.

Pelajaran penting yang saya ambil dari drama ini adalah: 

Jangan menyimpan dendam!

Kalau ibu Kang Ho tidak mendendam, dia tidak akan memaksakan anaknya membalaskan dendamnya. Mereka tetap akan bahagia sebagai peternak babi dan toh pada akhirnya dengan siapapun Kang Ho menikah (yang kemungkinan besar dengan Mi Joo juga), dia akan meneruskan usaha ibunya.

Choi Kang Ho juga tidak perlu sampai mengalami trauma karena dilarang makan, karena ibunya takut Kang Ho jadi mengantuk kalau kebanyakan makan. Kang Ho bisa menjadi orang yang lebih berbahagia di masa kecilnya, dan siapa tau malahan menjadi Jaksa yang lebih bijaksana dalam menumpas orang-orang jahat tanpa motivasi membalaskan dendam. Eh tapi nanti ini jadi beda drama ya.

Tapi saya benar-benar jadi mikirin seandainya ibu Kang Ho tidak menyimpan dendam dan lebih ikhlas dengan kepergian suaminya, mungkin dia bisa lebih lama menikmati kebersamaan yang bahagia dengan anaknya Choi Kang Ho.

Ah tapi seperti saya sebutkan, kalau tidak ada dendam, ceritanya jadi berbeda dan judul dramanya ntar lain lagi. Sudahlah ga usah serius banget mikirin drama, tontonan berikutnya cari yang manis-manis tanpa dendam aja deh ya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: