Kesan Pertama Nonton Yumi’s Cells, Berkenalan Dengan Berbagai Emosi

yumiscells

Kim Go Eun is back!

Yumi’s Cells – serial yang diadaptasi dari webtoon berjudul sama– akhirnya mulai tayang hari Jumat, 17 September. Selain Go Eun dan Ahn Bo Hyun, ada beberapa aktor yang muncul mendukung serial ini, termasuk actor-dol Minho SHINee dan Jin Young GOT7. Komposisinya mantep deh, meski sebenarnya tokoh utama dari Yumi’s Cells ini adalah cells yang tinggal di otak Yumi.

Cells inilah yang diceritakan “menggerakkan kehidupan Yumi”. Ada rationality cell yang sejak awal bertindak sebagai narator, hungry cell yang bisa berubah jadi raksasa ketika kelaparan, emotion cell yang sering beda pendapat dengan rationality, anxiety cell si tukang overthinking, dan sel-sel menggemaskan yang lain.

Kelar nonton episide 1 Yumi’s Cells, jujurly aku malah jadi lebih tertarik melihat interaksi sel-sel yang terlampau gwiyowo ini ㅋㅋㅋ. Dan tentu saja, bukan K-drama namanya kalau ga ada sesuatu yang bisa dipelajari kan?

rational cell talking about love cell
Narasi tentang Love Cell oleh Rationality Cell

Mengenal Berbagai “Sel” Manusia

Tahun 2015 yang lalu Disney Pixar memproduksi “Inside Out” – film animasi yang mengisahkan 5 emosi (perasaan) yang ada di otak manusia (Riley dalam film tersebut) yaitu: Joy, Sadness, Anger, Disgust, dan Fear. Di Yumi’s Cells, sel yang muncul lebih beragam dan tidak terbatas pada emosi perasaan. Ada yang berupa manifestasi logika (seperti si rationality cell dan detective cell), perilaku (fashion cell, gossip cell, shopping cell), dan lain-lain yang mungkin akan muncul di episode-episode berikut.

Dari sel-sel inilah aku (dan semoga penonton yang lain) kembali diingatkan bahwa perasaan dan pemikiran itu beragam namun bersifat individual. Dan semuanya valid. Ada kecenderungan manusia untuk cemas dan berpikir macam-macam, ada rasa lapar yang menghambat kerja, ada perasaan sedih yang menyerang malam-malam galau, pun termasuk cinta yang seolah-olah “mati” karena pengalaman hubungan di masa lalu. Semuanya valid dan sangat mungkin dialami oleh manusia.

Peran “Sel” di Kehidupan Sehari-hari

love cell menurut rational cell
Love cell selalu membuat semua situasi menjadi kenangan manis

Ketika Yumi berada di suatu situasi, sel-sel di otak Yumi akan memproses situasi tersebut untuk kemudian menghasilkan outcome keputusan perilaku. Proses menuju outcome ini yang menarik, salah satunya melalui penggambaran konflik perasaan vs logika yang cukup sering muncul.

Hal lain yang menarik dan agaknya juga sebuah fakta adalah ketika ada flashback 3 tahun lalu, ketika Yumi masih pacaran. Waktu itu, love cell Yumi masih aktif dan love cell ini yang bisa mengendalikan sel-sel lain. Rajin bersih-bersih, ga jadi makan ramyeon karena mau ngedate, shopping untuk ngedate, dll. Apakah chingu juga merasakan kekuatan cinta yang mengubah perilaku dan kebiasaan? *small hearts*

love cell
Love Cell yang memberi komando terhadap yang lain

Dalam konteks relasi dengan orang lain, kita benar-benar harus ingat bahwa “sel-sel” ini bersifat individu – beda orang beda proses. Ini terlihat dari scene ketika sel-sel Yumi ‘memenangkan’ logika deduksi detective cell namun ternyata Woogi (Minho) berpikiran berbeda.

So, jangan berasumsi dan menebak-nebak sendiri. Memang dibutuhkan sebuah kekuatan untuk berani speak up – yang di Yumi adalah peran dari love cell – tetapi berasumsi saja tidak akan menyelesaikan masalah. Aku cinta Yumi di akhir episode 1 dimana Yumi akhirnya melakukan komunikasi yang asertif setelah sebelum-sebelumnya suka pasrah diam aja.

yumi's cell
Akhirnya Yumi speak up juga!

Refleksi pribadi: Apa yang menggerakkan hidup kita?

Sel-sel imut ini tentu saja fiktif, faktanya adalah masing-masing kita punya perasaan, logika, perspektif, dan pengalaman yang menggerakkan kita untuk melakukan dan merasakan sesuatu.

Apa yang biasanya lebih dominan dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama saat kita berada dalam situasi yang mengharuskan kita untuk mengambil keputusan? Apakah lebih mendengarkan rasio, kecemasan dan overthinking, suara hati, atau cinta? Hanya chingu yang tahu jawabannya.

Kdrama Yumi’s Cells adalah untuk chingudeul yang ingin tontonan romcom dengan bumbu-bumbu urban dan office life. Dan, selamat menikmati interaksi dari sel-selnya Yumi yaa…

Ochi

Seorang penyuka drakor angkatan Covid-19, selama di rumah saja menjadi pengumpul kutipan dari drama Korea

Baca Juga

1 Komentar

  1. […] jadi mengedukasi ya, membuat setiap orang berusaha mengenali dirinya sendiri. Penasaran? Baca dulu kesan pertama drama Yumi’s Cells yang mengajak kita berkenalan dengan emosi […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: