First 30 Minutes Impression: K-Drama L.U.C.A.

Kim Rae woon di L.U.C.A.

Hai, Chingudeul! Kembali bertemu lagi di first impression drama-drama Korea bersama saya, Kim De Ya. Pada kesempatan kali ini saya menonton 30 menit pertama dari episode pertama “L.U.C.A.: The Beginning.”

Untuk yang ingin membaca lebih detail tentang drama ini, bisa membaca tulisan teman sekelas di tulisan K-Drama L.U.C.A.: The Beginning – Monster atau Super Hero?

Apa alasan saya menonton LUCA ini? Tentu penasaran kembalinya Kim Rae Woon ke layar drama. Sudah tiga tahun lamanya aktor kelahiran tahun 1981 ini tidak bermain drama. Terakhir, Kim Rae Woon bermain di film berjudul “Crazy Romance” bersama Kong Hyo Jin di tahun 2019.

Adakah yang sudah menonton film tersebut? Boleh tuh kita masukkan list tontonan akhir pekan ini 😉

Jadi bagaimanakah kesan saya terhadap LUCA? Yuk, kita bahas bersama-sama!

PROFIL DRAMA

  • Judul : “L.U.C.A: The Beginning ” 
  • Pemain : Kim Rae Woon, Lee Da Hee, dll
  • Sinopsis : Zi-O memiliki kekuatan super dan sebuah rahasia. Sayangnya dia tidak mengetahui identitas yang sebenarnya dari dirinya sendiri. Dia dikejar oleh sepasukan orang-orang misterius. Zi-O memiliki banyak sekali pertanyaan yang berputar di dalam kepalanya. Goo-Reum adalah seorang detektif. Kedua orangtuanya menghilang saat dia masih kanak-kanak. Goo-Reum bertemu dengan Zi-O dan kehidupannya pun berubah!
para pemain L.U.C.A
Para Pemain K-Drama L.U.C.A.: The Beginning (Sumber: tvN)

LIMA MENIT PERTAMA

Oke, jadi saya mengetahui drama ini bahkan sejak berita kastingnya beredar di mana-mana. Awalnya peran utama ditawarkan kepada Ji Chang Wook (dan dia menolaknya). Sejak saat itu saya sedikit-sedikit mengintip soal drama ini.

Dan ketika akhirnya peran utama jatuh ke tangan Kim Rae Woon, wow, saya penasaran sekali sih. Kembalinya Kim Rae Woon ke layar drama sungguh tidak boleh dilewatkan, begitu pikir saya.

Fenomenal dari 5 Menit pertama

Adapun mengenai genre dari LUCA yang memiliki genre sci-fi alias science fiction sebetulnya bukan genre favorit saya akhir-akhir ini. Well, jujur saja, di tengah kehidupan yang sudah sulit dengan pandemi ini, saya ingin bersenang-senang, tersenyum dan tertawa-tawa, bukan mengerutkan kening apalagi ketakutan dalam menonton sebuah drama.

Tetapi kembali lagi, faktor Kim Rae Woon terlalu besar untuk saya tampik pesonanya. Setiap aktor yang memutuskan kembali setelah hiatus beberapa tahun adalah sebuah faktor sexy untuk saya menonton drama itu.

Sebut saja ketika Kim Soo Hyun kembali dengan It’s Okay Not To Be Okay setelah hiatus lima tahun Namanya. Wow wow wow, saya sangat excited, dan voila! Benar saja dugaan saya, It’s Okay Not To Be Okay adalah salah satu drama yang fenomenal di tahun 2020 kemarin.

Bagaimana dengan LUCA? Apakah drama ini fenomenal dari lima menit pertama?

Ternyata iya. Huhuhu.

Wah, saya yang bukan penggila genre sci-fi benar-benar dimanjakan dari lima menit pertama drama ini berjalan. Memang, memang aura dari drama dengan genre sci-fi tidak secerah dan seterang dan seceria drama dengan genre romance, misalnya.

Lee da Hee dalam poster L.U.C.A.
Lee Da Hee di drakor L.U.C.A.: The Beginning (sumber: tvN)

Begitu pula dengan LUCA. Dari lima menit pertama penonton disuguhi dengan kegelapan, terror, sesuatu yang membingungkan dan juga kesedihan.

Roller Coaster Emosi

Ya, ada kesedihan yang ditawarkan oleh LUCA sebagai premis awal pada lima menit awal drama ini berjalan. Adegan yang ditampilkan pada lime menit pertama mampu menjelaskan keseluruhan atau minimal ke mana arah drama ini akan berjalan.

Ada kegusaran, ada kegundahan dan ada misteri sebesar gunung yang terhampar di lima menit pertama drama ini. Sungguh awal yang sangat baik menurut saya pribadi.

30 MENIT PERTAMA

Drama LUCA ini saya cicipi hanya 30 menit pertama pada episode pertamanya saja. Pada rentang waktu 30 menit itu penonton disuguhi kokohnya fondasi cerita drama yang menurut Wikipedia berjumlah total 12 episode ini. Ada tokoh Zi-O yang dibawakan dengan apik oleh Kim Rae Woon. Ada juga tokoh Goo-Reum yang dibawakan dengan brilian oleh Lee Da Hee.

Pada 30 menit pertama mereka baru bertemu satu kali, itu pun tidak ada dialog. Hanya pertemuan super singkat dan super kilat. Bahkan tidak bisa dibilang pertemuan karena bisa jadi tokoh Goo-Reum tidak menyadari bertemu dengan Zi-O.

Namun pertemuan pertama mereka begitu kuat karena mampu menggambarkan seperti apa perjalanan mereka berdua kedepannya.

Tokoh Zi-O yang dibawakan oleh Kim Rae Woon begitu memikat hati karena begitu tergambar kesedihan dan kekalutannya dalam menatap dirinya sendiri di hadapan cermin. Siapa sebenarnya dirinya? Apa yang terjadi dengan dirinya? Siapakah orang-orang yang mengejar dirinya?

Tiga puluh menit pertama LUCA penonton dapat merasakan aura misterius genre sci-fi yang tidak melulu tetapi menakutkan, tetapi kali ini juga sangat-sangat menggugah rasa penasaran. Yap, tiga puluh menit pertama LUCA memang tidak begitu cepat, beberapa adegan saya rasa akan lebih baik jika dihilangkan namun semua terasa sangat kuat dan kokoh dalam menjembatani ide yang terbentang pada 11,5 episode selanjutnya.

KESIMPULAN

Hmm, menurut saya pribadi saya sampai di titik kesimpulan bahwa drama LUCA ini adalah drama dengan premis sangat menarik, sangat menjanjikan dan juga sangat berbobot. Yap, drama ini memang bukan drama ringan yang fluffy dengan adegan romantic sarat makna. Namun pada drama LUCA ini (di tiga puluh menit) saya dapat merasakan kekuatan drama ini dalam membawa genre sci-fi agar tidak membosankan dan tidak membuat obat nina-bobo alias membuat penonton mengantuk.

Dan menurut saya drama LUCA ini jauh dari kata membosankan, tetapi juga tidak perlu membawa bantal untuk menutupi mata karena takut adegan seram. Sepanjang tiga puluh menit pertama tidak begitu ada ketakutan yang bersifat jump scare. Malah sebetulnya saya lebih merasa atmosfir dari drama LUCA ini lebih ke arah ketakutan psikologis (patut saya elaborasi dengan menonton lagi episode-episode dari drama ini)

Intinya adalah saya ingin mengatakan bahwa drama  LUCA ini sangat saya rekomendasikan untuk yang ingin menonton sebuah drama genre sci-fi yang tidak terlalu menakutkan tetapi memiliki porsi yang pas untuk membuat jantung selalu berdegup lebih cepat dari biasanya.

Happy watching, everybody!

Kim De-ya

Seorang sarjana psikologi yang hobi nonton drakor untuk menemukan teori psikologi yang tersembunyi (atau sekadar memuaskan hasrat bucin, wkwkwk) Ibu 2 anak lelaki ini adalah penggemar akting Kim Soo Hyun, Park Bo Gum & Ji Sung. Blognya www.jampasirunik.blogspot.com sering terisi cerpen-cerpennya dan kokoriyaan tentu saja.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: