Podcast Drakorclass: The Sound of Magic, Annarasumanara!

Annyeong chingudeul! Akhir pekan, waktunya untuk bersantai sambil menonton drakor yang belum ditonton. Buat yang masih ragu-ragu menonton drama terbaru dari Ji Chang Wook, bisa mendengarkan podcast dari classmates Drakor Class berikut yang merekomendasikan Kdrama The Sound of Magic.

Sambil mendengarkan obrolan saya bareng Cho Sweeney dan Bunda Intan, yuk dibaca juga ya tulisannya!

Yuk dengerin obrolan tentang drama The Sound of Magic ini, jangan lupa subsribe ya!

Tentang K-Drama The Sound of Magic

The-sound-of-magic-Kdrama
KDrama The Sound of Magic

Kdrama The Sound of Magic ini dibintangi oleh Ji Chang Wook, Choi Sung Eun dan Hwang In Yeop. Selain mereka akan ada Nam Da Reum juga yang memerankan Ji Chang Wook di masa muda. Drama ini salah satu original Netflix Series yang diadaptasi dari webtoon berjudul Annarasumanara karya Ha Il Kwon.

Drama berjumlah 6 episode ini tentunya bisa disaksikan di Netflix sejak tanggal 6 Mei 2022 yang lalu. Walaupun gambarannya taman bermain, jangan salah berpikir kalau drama ini untuk anak-anak, karena rating drama ini untuk 16 tahun ke atas dan genrenya fantasi, musik, psikologi drama. Jadi jangan ajak anak-anak nonton ya chingudeul!

Sinopsis The Sound of Magic

the sound of magic
Ji Chang Wook sang pesulap (Netflix)

Do you believe in magic?

Ri Eul, The Sound of Magic

Itu kalau dalam bahasa Indonesia kira-kira: kamu percaya dengan keajaiban sulap? Merupakan kata-kata yang selalu diucapkan oleh Ri Eul sang pesulap ketika bertemu dengan orang yang baru pertama dia temui. Dia ingin membuat semua orang percaya bahwa sulap itu nyata adanya. Seperti halnya pertunjukan sulap, akan ada kata-kata ajaibnya. Kalau dalam bahasa Indonesia kita mengenal Abrakadabra, dalam bahasa Korea mereka mengenal kata: Annarasumanara!

Drama ini bercerita tentang seorang anak perempuan SMA bernama Yoon Ah Yi (Choi Sung Eun) yang ditinggal ayahnya dan sudah tidak memiliki ibu. Anak ini cerdas dalam bidang matematika, tapi karena miskin, dia sering tidak punya buku dan harus kerja paruh waktu untuk bisa membeli makanan untuk dia dan adik perempuannya.

Pada suatu hari dia bertemu dengan seorang pesulap Ri Eul (Ji Chang Wook)  yang tinggal di sebuah taman bermain yang sudah lama terbengkalai. Di bagian awal drama ini diceritakan juga berbagai cerita seram tentang pesulap yang benar-benar membuat orang hilang entah ke mana dan tak pernah kembali.

Dalam ceritanya di awal tidak langsung diberitahukan kenapa Ri Eul jadi membantu Ah yi yang hampir mengalami pelecehan seksual dari seorang pemilik toko serba ada, tempat dia bekerja paruh waktu. Ahjussi pemilik toko itu awalnya terlihat membantu ketika memberikan uang ke Ah yi, eh belakangan malah mau pegang-pegang. Di saat itulah Ri Eul sang pesulap muncul dan menghilangkan si pemilik toko.

Keesokan harinnya Ah yi mendapati kalau si pemilik toko menutup tokonya, dan sampai beberapa hari kemudian juga dia nggak melihat si pemilik toko itu ada di mana. Dia antara takut dengan Ri Eul karena jangan-jangan gosipnya benar bahwa dia bisa menghilangkan orang, tapi juga penasaran apakah sulapnya itu hanya trik atau benar-benar kekuatan gaib?

Di sekolah, Ah yi punya teman sebangku, anak orang kaya yang pintar bernama Na Il-deung (Hwang In Yeop). Anak ini sangat berprestasi kecuali di bidang matematika. Lama-lama Il-deung antara kasian melihat Ah yi yang mau belajar aja susah punya buku, dan juga mulai ada ketertarikan. Jadi dia membayar Ah-yi dengan alasan minta diajari matematika dan juga minta Ah yi bersengaja mengisi kertas ujian jangan semuanya benar, supaya dia tetap jadi nomor satu.

Il-deung ini juga terkadang membuntuti Ah yi ketika menemui si pesulap. Dia mengingatkan Ah-yi supaya jangan menemui lagi si pesulap, karena jangan-jangan si pesulap ini orang jahat. Belakangan ditunjukkan, Il-deung juga jadi sering berinteraksi dengan si pesulap, bahkan tanpa Ah-yi.

Sebagai penonton saya juga bertanya-tanya seperti Ah-yi, apakah pesulap ini orang baik atau orang jahat? Lalu apakah sulapnya ini sulap trik, atau sihir supernatural?

Baca juga The Magic of Ji Chang Wook

Kesan dan Pelajaran dari Menonton The Sound of Magic

Dari obrolan bareng Bunda Intan dan Cho Sweeney, ada beberapa hal yang berkesan dari drama The Sound of magic ini. Hal yang paling berkesan ini bukan atraksi sulap nya. Tapi karena ini drama musikal, kami langsung merasakan kerennya visual dan koreografi drama ini sejak episode pembuka.

Lagu-lagunya yang dinyanyikan enak untuk didengar. Apalagi ketika dinyanyikan dengan koreografi yang menarik. Lagu pembuka dan penutup cukup menunjukkan lagu dan koreografi yang ada dalam drama musikal ini digarap dengan serius, gak kalah deh dengan film India.

Beberapa lagu terkesan hanya menggantikan percakapan, tapi ya masih cukup okelah. Pemain dalam drama ini juga menyanyi beneran loh, bukan cuma pura-pura nyanyi. Bisa dibilang, pemerannya dipilih memang yang bisa nyanyi selain jago akting.

Walaupun kesan magic nya agak berkurang setelah cerita agak ada komplikasi yang menceritakan tentang masa lalu si penyulap yang ternyata mirip dengan apa yang sedang dialami Il-deung. Jadi sebenarnya drama ini lebih ke arah psikologis. Bagaimana Ah-yi yang masih remaja ingin cepat dewasa, sedangkan Ri Eul sang pesulap yang sudah dewasa tapi masih ingin mengajak orang dewasa percaya dengan keajaiban dunia anak-anak.

Agak kurang puas dengan endingnya karena romansa nya Il-deung dan Ah yi nggak kesampaian, tapi memang genrenya tidak menyebutkan apapun tentang romansa.

Nonton yuk!

Jadi apakah jawaban tentang si pesulap orang baik atau orang jahat, dan benarkah ini hanya sulap bukan sihir? Nah, ini gak akan kami kasih tau dong, tonton aja sendiri di Netflix hehehe…

Yuklah langsung nonton aja. Walaupun ada beberapa hal yang mengganjal dalam drama ini, tapi dinikmati saja. Kami merekomendasikan drama The Sound of Magic untuk ditonton. Kalau ada yang sudah menonton, silakan ikut tinggalkan kesan dan hal-hal yang membuat kamu bertahan nonton drama The Sound of Magic ini ya!

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: