Natal dan Cinta versi Yoon Se Ri di “Crash Landing on You”

yoon se ri cloy

Merry Christmas!

Korea Selatan bukanlah negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen, akan tetapi kebanyakan mereka merayakan Natal sebagaimana juga di tempat saya tinggal di Thailand. Awalnya, saya selalu heran dengan antusiasme orang-orang lokal di Thailand yang menghias pohon Natal, dan mengadakan pesta Natal.

Sejak saya tiba di Chiang Mai, saya sering melihat hiasan Natal menjelang akhir Desember. Mereka berkumpul dengan teman dan keluarga, makan(dan minum) bersama dan juga mengadakan acara bertukar kado. Saya sering dapat kado di hari Natal, kadonya sih sebenarnya sederhana, tapi tentunya perhatiannya yang membuat terasa lebih berkesan.

Natal 2020 yang Berbeda

Hari ini, 25 Desember 2020, merupakan hari Natal. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, banyak tempat di seluruh dunia ini mengharuskan orang di rumah saja dan dilarang berkumpul ataupun berkerumun karena adanya pandemi. Untuk yang ingin menjalankan ibadah Natal juga perlu memperhatikan protokol kesehatan dan tidak semua tempat diijinkan untuk dibuka. Termasuk di Thailand, kasus positif yang mulai bertambah sejak akhir November, membuat rencana kumpul-kumpul dengan teman-teman terpaksa dibatalkan.

Ada perasaan yang hilang dari Natal tahun 2020 ini. Biasanya, di bulan Desember, saya sedang berada di Indonesia, menghabiskan waktu dengan keluarga besar. Kalaupun kami tidak mudik, kami akan pergi ibadah malam Natal dan Kebaktian Natal di tanggal 25 Desember pagi hari. Tapi dengan adanya kasus Covid-19 baru di Thailand, kami memilih di rumah saja. Memang, bisa saja pakai masker untuk pergi ibadah, tapi tetap saja ada resikonya, dan masih lebih baik di rumah saja.

Ketika hati sedang galau karena tidak tahu kapan pandemi berakhir dan berbedanya Natal tahun ini, tiba-tiba saya teringat dengan Yoon Se Ri di “Crash Landing on You”. So random ya, tapi daripada meneruskan kegalauan, akhirnya saya memutuskan untuk mengcapture scene yang tetiba hadir di benak saya tersebut.

Natal menurut Yoon Se Ri

“Crash Landing On You” Episode 8 merupakan episode yang penuh dengan roller coaster emosi. Kalau boleh jujur, hampir setiap episode CLOY sejak episode pertamanya bikin saya tidak bisa berhenti menontonnya, padahal 1 episodenya lebih dari 1 jam. Episode 8 ini juga sangat berkesan buat saya. Acungan jempol buat akting Hyun Bin sebagai Ri Jong Hyoek dan Son Ye Jin sebagai Yoon Se Ri yang membuat drama Korea ini menjadi sangat berkesan buat penontonnya.

CLOY Episode 8

Saya ingat, beberapa scene di episode 8 ini antara lain Alberto yang mengajak Se Ri untuk makan malam bersama di vilanya dan melamarnya untuk menjadi istri dengan iming-iming akan membantunya kembali ke Korea Selatan.

Di sisi lain diceritakan Capt Ri yang masih belum benar-benar pulih setelah terkena tembakan ketika berusaha menyelamatkan Se Ri, berusaha mencari Se Ri yang tiba-tiba tidak bisa dihubungi. Dengan menahan sakit, dia menembus gelapnya malam, bahkan dengan berjalan kaki. Lalu, setelah melawan beberapa bodyguardnya Alberto dan berhasil mengetuk pintu, eh ternyata Se Ri menolak kehadirannya dan harus menerima kenyataan kalau Se Ri mengenakan cincin tunangan dari Alberto.

Mengaku kalah, Capt Ri berjalan pulang dengan lunglai. Eh, tau-tau dikejar sama Se Ri menggunakan mobil, yang ternyata mobilnya kehabisan bahan bakar. Akhirnya mereka melanjutkan berjalan kaki. Tapi karena tujuan masih jauh, dan salju yang masih terus turun dan pastinya dingin, mereka memutuskan berhenti ketika melihat sebuah gedung bekas sekolah yang sudah terlantar.

What a Christmas Eve!

Semangat Se Ri Menyambut Natal

Setelah melewati malam Natal yang panjang dan melelahkan, Se Ri dan Ri Jong Hyeok sampai kembali ke perkampungan tempat rumah Capt Ri berada. Saya tidak bisa bayangkan berapa jauh perjalanan yang mereka tempuh dengan kondisi Capt Ri yang sudah mulai demam karena lukanya yang belum kering. Sampai di rumah, Capt Ri harus minum obat penghilang demam dan beristirahat.

Sementara Capt Ri beristirahat, Dari Epilogue Episode 8 diperlihatkan Se ri menghias pohon Natal, menulis kartu dan kemudian pergi dengan ibu-ibu kampung. Tujuan utamanya jelas, dia ingin menjual cincin tunangan dari Alberto, untuk menebus kalung yang pernah dia jual dan sekalian untuk membelikan hadiah untuk ibu-ibu kampung dan tentunya hadiah Natal buat Capt Ri.

Hadiah yang Se Ri belikan untuk Capt Ri ternyata memegang peranan penting untuk kelanjutan cerita CLOY, terutama untuk kisah cinta mereka.

Hadiah Natal yang Istimewa untuk Capt Ri

Se Ri membeli jam tangan sebagai hadiah Natal untuk Capt Ri. Dia sudah melihat jam tangan tersebut sejak dia menggadaikan kalungnya supaya bisa membeli baju dan membayar salon sebelum pergi ke Pyong Yang dalam rangka membuat paspor.

Belakangan baru diketahui, kalau jam tangan tersebut merupakan jam tangan yang dihadiahkan Capt Ri untuk kakaknya sebelum dia pergi ke Swiss. Lalu ketika kakaknya meninggal, jam tangan itu bertahun-tahun berada di sebuah toko barang bekas. Tidak ada yang mengerti nilai dari jam tangan itu. Jam tangan bermerek dan mahal, biasanya hanya orang kaya yang mengerti barang mahal, orang biasa mengerti fungsi jam bisa menunjukkan waktu, sudah cukup.

Seorang Yoon Se Ri yang mengerti merek, tentunya tahu kalau jam tangan tersebut istimewa, makanya dia membeli jam itu untuk Capt Ri. Dia ingin membelikan sesuatu yang istimewa untuk Capt Ri, dan hadiah jam tangan bermerek tentunya cukup istimewa.

Sayangnya, sebelum Se Ri sempat memberikan hadiahnya, Se Ri diculik dan hadiah itu bahkan jatuh di tanah begitu saja. Memang hidup ini tidak bisa diduga ya. Untungnya, Se Ri hidup di dalam drama, yang sudah jelas plotnya.

Namanya juga drama, harus ada cara jam tangan itu sampai ke tangan Capt Ri. Apalagi karena jam tangan itu ternyata menyimpan data rahasia yang dikumpulkan kakak Capt Ri untuk membongkar korupsi yang terjadi di kalangan militer. Jam tangan itu menjadi penting, dan menjadi kunci menyelesaikan misteri kematian kakak Capt Ri.

Jam tangan itu juga yang membuat Capt Ri akhirnya nekat memutuskan untuk menyusul Se Ri ke Seoul. Alasannya mengejar penjahat yang membunuh kakaknya dan sedang menjadi ancaman bagi Se Ri, tapi begitulah memang Capt Ri tidak pernah bisa jujur bahkan pada dirinya sendiri. Penonton lebih tahu dengan pasti, kenapa Capt Ri nekat pergi ke Seoul. Benar-benar hadiah Natal dari Se Ri untuk Capt Ri sangat istimewa.

Semangat Natal Se Ri Sebelum Bertemu Capt Ri

Epilogue episode 8 menjadi menarik, karena digambarkan bagaimana Yoon Se Ri setahun sebelum terdampar di Korea Utara. Dia sama sekali tidak perduli dengan keresahan anak buahnya yang ingin pulang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di malam Natal. Yoon Se Ri masih sibuk mengajak mereka rapat untuk perencanaan tahun berikutnya.

CLoy- Epilogue eps 8 - Christmas Time
Crash Landing on You – Epilogue Eps 8

Di banyak tempat semangat Natal itu lebih seperti budaya. Seperti halnya saya sebutkan di Thailand, semangat Natal itu lebih ke semangat untuk berkumpul bersama teman atau keluarga, lalu saling bertukar hadiah, tanpa memandang apapun agamanya. Natal sudah menjadi target pebisnis untuk menjual benda-benda dengan ciri khas Natal. Memberi diskon setelah terlebih dahulu harga dinaikkan.

Yoon Se Ri bahkan mempertanyakan ke anak buahnya, kenapa sih repot-repot menghias pohon Natal, menulis kartu ucapan dan mempersiapkan kado untuk orang lain di hari yang bukan ulang tahun orang tersebut. Lalu, setahun kemudian di Korea Utara, out of the blue, dia yang biasanya tidak merayakan Natal, sibuk menghias pohon Natal, menulis kartu dan menyiapkan kado untuk Capt Ri Jong Hyeok. Saya juga tidak jelas, apakah Capt Ri digambarkan sebagai orang yang merayakan Natal atau tidak. Apa yang bikin Se Ri tiba-tiba merasakan semangat Natal di Korea Utara?

Apa yang Berbeda?

Mungkinkah karena dia jauh dari keluarga, tidak ada urusan kantor yang membuatnya sibuk, atau dia jatuh cinta dengan kehdupan yang berbeda di Korea Utara yang membuat dia berubah pendapat tentang Natal? Atau, mungkin karena dia menemukan perasaan bahagia ketika bisa berbagi kebahagiaan?

Yang jelas, di perkampungan Capt Ri, di Korea Utara, tidak ada shopping mall yang dihias meriah dengan pohon Natal raksasa yang membuat Se Ri merasa ingin berbelanja untuk membelikan hadiah Natal. Jadi kemungkinannya, Se Ri merasa bersyukur saja dengan kehidupan Korea Utara yang membuat dia merasakan banyak hal baru yang berbeda dengan kehidupannya sebelumnya di Korea Selatan.

Pertanyaan tentang Cinta

Dengan bantuan dari Alberto dan ayahnya Capt Ri, akhirnya Yoon Se Ri kembali ke Seoul. Tapi, di luar dugaan, dia merasakan kesepian dan tidak bahagia di negaranya sendiri. Kasur yang luas, rumah yang besar, semua terasa hampa. Untuk tidur di malam hari, Yoon Se Ri membutuhkan bantuan obat tidur.

Suatu malam, di saat dia tidak bisa tidur karena obat tidurnya habis, Yoon Se Ri terpaksa keluar rumah untuk membeli obat tidur. Sambil berjalan, dia merenungkan arti cinta dan terkenang dengan Capt Ri yang membuat hatinya tertinggal di Korea Utara.

Yoon Se Ri dilanda dilema antara mana yang merupakan cinta, berharap Capt Ri memikirkannya seperti dia memikirkan Capt Ri, atau berharap Capt Ri bisa melupakan semua kenangan mereka bersama. Tentu saja, jauh di dasar hatinya Se Ri bersedia mengulang semua yang dia alami dari awal supaya bisa bertemu Capt Ri lagi. Cinta sejati atau belum move on saja?

CLoy- tentang cinta

Untung saja, CLOY bukan genre time travel atau melodrama. Kalau tidak, bisa-bisa ceritanya mutar tanpa henti, atau bisa jadi ceritanya diakhiri di episode 10, ketika Yoon Se Ri menginjakkan kaki di DMZ, Capt Ri menyusul dan tidak sengaja menginjak ranjau. Lalu nasib mereka berakhir seperti Romeo dan Juliet, berakhir tragis di mana keduanya mati karena ledakan ranjau darat.

Haduh, kenapa jadi fan fiction horror semi melodrama begini akhirnya Hehehe…

Bertemu untuk Berpisah Lagi

Di Episode 11, saat Se Ri sedang galau, dilema dan menahan rindu, tiba-tiba Capt Ri muncul dihadapannya, dan itu bukan mimpi. Sayangnya, cerita ini terjadi di episode 11, artinya bukan akhir dari pertanyaan tentang cinta, tapi sebongkah harapan untuk bisa kembali bersama.

Sebenarnya saya berharap, setelah mereka bertemu kembali di Korea Selatan, Se Ri mengerti perasaannya yang sesungguhnya dan rela meninggalkan Korea Selatan untuk tinggal bersama dengan Capt Ri di Korea utara. Tentunya harapan saya tidak masuk akal, karena drama ini produksi Korea Selatan dan kondisi di Korea Selatan digambarkan jauh lebih nyaman. Padahal, menurut saya kondisi hati Se Ri lebih bahagia dan menikmati hidup ketika dia tinggal di Korea Utara.

Penutup

Andai saja ceritanya bukan tentang Korea Utara dan Korea Selatan, mungkin saja yang kaya akan meninggalkan hartanya demi kebahagiaan cinta. Bukankah itu yang sering terjadi di banyak drama Korea bergenre romance lainnya?

Tulisan ini jadi sangat random ya, begitulah kalau lagi galau disatukan dengan mikirin scene galau dalam drama. Tapi hasilnya tentu saja hati jadi tidak galau lagi memikirkan Natal yang berbeda tahun 2020 ini.

Kalau Yoon Se Ri saja bisa memandang Natal dengan lebih bersemangat di saat dia jauh dari rumah, masa saya tidak bisa?

Sekali lagi, Selamat Natal buat pembaca Drakor Class yang merayakan!

Rhin

Blogger, Wife, Mom of 2 boys, Homeschoolers, Crafters,
Nonton drakor (terutama romcom) untuk hiburan dan mencari ide untuk dituliskan. http://blog.compactbyte.com

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: