Menggali Pesona Tradisional Korea dalam Drama Sageuk

Halo, sobat Drakor Class.. 

Apa kabar? 

Sibuk nonton drama Korea (drakor) apa nih? 

Apakah sibuk nonton drakor Love Song For Illusion? Knight Flower? Atau Captivating The King? 

Yup, penggemar drama sageuk sedang dimanjakan di awal tahun ini. Banyak drakor sageuk yang tayang. 

Hmm, bagaimana kalau hari ini saya cerita tentang drama sageuk, saja? 

Oke gass ya! 

Tahu sendiri kan jika drama Korea telah menjadi fenomena global, menarik perhatian penonton dari berbagai belahan dunia. Drama Korea memiliki banyak genre. Salah satu genre yang menarik perhatian adalah sageuk, yang merupakan drama sejarah Korea. Kata “sageuk” sendiri berasal dari bahasa Korea yang berarti “cerita sejarah”.

Drama sageuk, atau drama sejarah Korea, tak hanya menyajikan cerita yang menghibur. Lebih dari itu, drama sageuk telah menjadi medium yang memukau penonton dengan keindahan pesona tradisional Korea. Melalui cerita yang terletak pada periode sejarah Korea, sageuk tidak hanya menyuguhkan intrik politik dan percintaan, tetapi juga menggali kekayaan budaya tradisional yang memikat.

Lewat drama Korea sageuk ini, penonton bisa menikmati pesona tradisional Korea yang begitu memukau. 

Drama sageuk

Sageuk merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan drama, film, serial, yang bertemakan sejarah dan didominasi oleh latar era kerajaan Korea.

Hikayat sageuk sendiri telah dimulai sejak era aneksasi Jepang atas Korea, tepatnya ketika film sageuk pertama dibuat oleh sineas Jepang, The Story of Chun-hyang (1923).

Drakor sageuk

Sedangkan di Korea sendiri mulai membuat film sageuk pertama pada 1935 yang bertajuk Chunhyangjeon oleh Lee Myeong-woo. Drama televisi sageuk baru muncul pada 1962 melalui Gukto Malli.

Drama sageuk ini memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan genre lainnya. Beberapa ciri drama sageuk adalah : 

Setting Sejarah

Sageuk umumnya diatur dalam periode sejarah Korea yang berbeda, seperti Dinasti Joseon, Dinasti Goryeo, atau bahkan periode Kerajaan Three Kingdoms. Produksi ini sering kali menampilkan detail yang akurat dalam kostum, arsitektur, dan budaya yang cocok dengan periode waktu yang diangkat.

Intrik Politik dan Konflik

Drama Korea sageuk sering kali menampilkan konflik politik yang kompleks, baik di istana maupun di antara kelompok-kelompok yang berbeda. Intrik istana, perjuangan kekuasaan, dan perseteruan antara keluarga kerajaan sering menjadi plot utama.

Cinta dan Romantisasi

Meskipun sageuk didasarkan pada sejarah, unsur roman dan percintaan sering kali menjadi bagian integral dari cerita. Kisah cinta antara karakter utama atau romantisasi sejarah terkenal seringkali menjadi fokus utama dalam drama ini.

Baca Juga : 3 Aktor Tampan yang Berperan Jadi Raja Jeongjo

Karakter Kuat

Karakter dalam drama sageuk sering kali digambarkan dengan kuat dan kompleks. Baik pahlawan maupun penjahat memiliki latar belakang yang mendalam dan motivasi yang kompleks, menambahkan dimensi emosional yang kuat pada cerita.

Dinasti Joseon dalam Sinematografi Korea

Meskipun Korea memiliki sejarah panjang kehidupan manusia dengan beberapa dinastinya, dinasti Joseon yang paling sering diangkat dalam karya sinematografi Korea. 

Baca Juga : Ending Poong the Joseon Psychiatrist 2

Dinasti Joseon menguasai Semenanjung Korea pada 1392-1897 Masehi tersebut memiliki catatan paling lengkap dan kegemilangan budaya. Tak hanya itu, dinasti ini juga meninggalkan banyak peninggalan budaya. Mulai dari Istana Gyeongbok, kemudian ada alfabet Korea (hangul), Kuil Jongmyo, dan tradisi upacara minum teh.

Drakor sageuk

Tak heran jika peninggalan budaya ini menarik perhatian para sineas Korea. Kehidupan di era Joseon banyak diangkat dalam drama maupun film. Mulai dari yang autentik, hingga dikombinasikan dengan fiksi juga imajinasi. 

Pesona Tradisional Korea dalam Drama sageuk

Salah satu elemen tradisional yang mencolok dalam drama sageuk adalah kostum tradisional Korea atau yang disebut Hanbok. Kecantikan Hanbok mampu memperkaya visualisasi drama. 

Drama sageuk

Hanbok mencerminkan keindahan dan keanggunan pakaian tradisional Korea, dengan warna-warna cerah dan desain yang menggambarkan hierarki sosial serta status karakter dalam cerita.

Selain itu, drama sageuk memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Korea pada masa lalu, termasuk adat istiadat dan perayaan tradisional. Ritual keagamaan, upacara pernikahan, dan festival kuno menjadi bagian integral dari cerita, memberikan gambaran yang mendalam tentang kehidupan masyarakat pada waktu itu.

Seni bela diri tradisional Korea juga seringkali ditampilkan dalam drama sageuk. Seni bela diri tradisional Korea seperti Taekkyeon, Hwa Rang Do, dan Hwajeon Do bahkan menjadi elemen penting dalam sageuk. Pertarungan yang dramatis dan gerakan yang indah menciptakan adegan yang mengesankan, sambil memperlihatkan kecakapan seni bela diri warisan nenek moyang.

Jangan lupakan juga alunan musik yang ada dalam drama sageuk. Drama sageuk menyajikan musik tradisional Korea atau yang disebut Gugak. 

Dimana alunan musik tradisional ini juga memainkan peran signifikan dalam membawa penonton merasakan atmosfer zaman kuno. Alunan gaya musik yang khas, seperti pansori dan jeongak, memberikan sentuhan yang mendalam dan melibatkan penonton dalam emosi karakter dan situasi yang dihadapi.

Drama sageuk tidak hanya menghadirkan pesona visual dan auditif, tetapi juga mendalam dalam mengeksplorasi nilai-nilai budaya Korea. Konsep-konsep seperti jeong (hubungan emosional), filial piety (bakti anak kepada orang tua), dan Confucianism menjadi dasar moral yang melandasi karakter dan plot dalam cerita.

Secara keseluruhan, drama sageuk berhasil menggali pesona tradisional Korea dengan meleburkan aspek-aspek budaya dalam narasi yang menarik. Ini bukan sekadar hiburan sejarah, tetapi juga suatu cara untuk memahami dan merayakan kekayaan budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Korea

Penonton drama sageuk tak hanya menikmati cerita yang disajikan, tetapi juga belajar tradisi Korea yang disajikan secara apik. 

So, apakah sobat Drakor Class termasuk penggemar drama sageuk ? Apa drama sageuk favoritmu? 


Posted

in

by


Comments

Satu tanggapan untuk “Menggali Pesona Tradisional Korea dalam Drama Sageuk”

  1. […] Baca Juga : Menggali Pesona Tradisional Korea dalam Drama Sageuk […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.


Eksplorasi konten lain dari Drakor Class – Drakor & Literasi

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel Terbaru

aktor bae suzy Cha Eun Woo comedy drakor drakor 2020 drakor 2021 DrakorClass DRAKOR CLASS IG LIVE Drakorclass on Podcast drama drama2020 Drama 2021 drama 2022 drama2022 drama 2023 drama lama DRAMA SAGEUK drama terbaru fantasi film korea Hwang in yeop hyun bin IG live ji sung kim seon ho Kim Young Dae kmovie Kpop lee seung gi moon ga young nam joo hyuk netflix Podcast rekomendasi review film romance sageuk Song kang SON YE JIN start up Thriller True Beauty webtoon yoon park