About The LEADS

Review: The One and Only, Serial tentang Kematian

Annyeong haseyo!

Kematian. Apa yang ada di benak chingu-deul saat mendengar kata itu? Takut? Worry? Akhir kehidupan?

Nah, jika kita divonis oleh dokter dengan penyakit berat yang berujung dengan prediksi kematian? Gimana tuh perasaan chingu-deul? Kalau aku sendiri sih (amit-amit) sepertinya akan PANIK.

Panik yang merupakan akumulasi dari beberapa perasaan. Rasa takut, cemas, bingung, mungkin ada juga sedikit marah, menyesal, yang akhirnya membentuk perasaan negatif tersendiri dan cenderung semakin membesar seperti teori bola salju.

Ih, apa sih, Nad? Kok bahasannya serem gitu?

Yap! Karena drakor satu ini memang sebikin panik itu vibe-nya. Wih, film macam apa itu? Mau nonton kan untuk happy-happy, kok ini malah ngobrolin film yang bikin panik? Eits, sebentar dulu, Chingu! Jangan langsung judge sebelum baca tulisanku ini hingga akhir, yes!

Tentang Film “The One and Only”

Yuhu, benar sekali! Judulnya adalah The One and Only. Drakor ini merupakan film serial berjumlah 16 episode yang rilis di bulan Desember 2021 dan terus tayang hingga bulan Febuari 2022 dan berdurasi sekitar satu jam setiap episodenya. Ya, bisa dibilang masih hangat-hangat kukulah.

picture by pinterest

Serial buah tulis Moon Joong-min dan disutradarai oleh Oh Hyun-jong ini ditayangkan secara resmi oleh JTBC yang juga dapat dinikmati oleh khalayak internasional melalui aplikasi tontotan berbayar Netflix.

Tentang Perempuan Pertama

Berkisah tentang tiga orang perempuan dari latar belakang yang berbeda, yang divonis memiliki penyakit mematikan. Adalah Pyo In Sook (oleh Ahn Eun Jin), seorang perempuan lajang yang hidup dengan neneknya sejak kecil.

Berangkat dari orang tua yang bercerai dan kemudian memilih jalan hidupnya masing-masing hingga membawa Pyo In Sook kecil hidup dalam perasaan kesepian dan ditinggalkan. Membentuk sosok  Pyo In Sook dewasa yang sangat datar dalam rasa.

Tentang Perempuan Kedua

Berbeda cerita dengan Kang Se Yeon (oleh Gang Ye Won), seorang ibu rumah tangga yang terjebak dalam kehidupan pernikahan toksik. Mulai dari suaminya yang selalu bersikap tak adil terhadapnya, perlakuan mertua yang hidup dengannya tetapi hobi untuk mengadu domba Se Yeon dan suaminya, hingga kondisi kesehatannya yang menyebabkan ia tak bisa memiliki anak. Tentu saja hal ini menjadi masalah besar baru bagi suami dan ibu mertua Se Yeong.

Tentang Perempuan Ketiga

Dan terakhir adalah perempuan cantik dan kaya raya bernama Sung Mi Do (oleh Joy) Ia merupakan seorang influencer yang bergerak di bidang entertainment tentunya. Kondisi kesehatan dan juga persaingan ketat nan buas dunia hiburan membawa Mi Do pada kondisi terabaikan, baik oleh keluarganya mau pun pengikutnya. Belum lagi banyak temannya yang kini menikam ia dari belakang. Membuat kondisi psikologis gadis cantik tersebut goyah.

Tentang Tiga Perempuan

Ketiganya kemudian dipertemukan di sebuah hospice yang secara takdir dipilih oleh masing-masing untuk membantu mereka melewati realita kehidupan yang pahit tersebut. Melawan penyakit mematikan sekaligus berdamai dengan kondisi psikologis yang tidak stabil menjadi alasan kuat untuk tinggal di hospice sebagai pilihan.

picture by TheWoaFam

Mereka bertiga melewatkan hari-hari penuh kejutan bersama. Meski pun berawal dari hubungan yang kurang akur di antara mereka, tetapi akhirnya melahirkan bentuk persahabatan sejati yang saling support dalam banyak hal.

Tentang Pembunuhan

Termasuk tragedi pembunuhan yang secara kebetulan menyeret ketiganya dalam circle tersebut, juga lelaki bernama Min Woo Cheon (oleh Kim Kyung Nam), seorang pembunuh bayaran yang terikat pada sebuah biro detektif amatir. Berempat mereka berusaha saling menutupi kejadian tersebut dari investigasi polisi. Terlebih antara Woo Cheon dan In Sook yang semakin saling menguatkan karena mereka ditakdirkan oleh masa lalu menjadi The One and Only.

Hal Menarik dari Drakor “The One and Only”

Wah, chingu-deul, aku mendapat banyak sekali insight dari serial ini. Selain itu ada hal baru juga yang aku pelajari dan dapati setelah menontonnya. Apa saja ya kira-kira? Check these out!

1. Metode perawatan bernama HOSPICE

Nah, mungkin sebagian dari kalian sudah mengenal istilah ini. Namun, jujurly, aku baru tahu, loh!

Jadi, hospice ini merupakan suatu bentuk perawatan untuk orang-orang dengan vonis penyakit berat mematikan, seperti kanker misalnya. Dalam perawatan ini, pasien bukan hanya mendapatkan treatment secara medis, tetapi juga yang tak kalah penting adalah psikologis dan spiritulanya.

Dalam perawatan ini, bukan hanya pasien yang mendapatkan pendekatan, tetapi juga keluarga pasien dan orang terdekat. Karena memang pada kenyataannya, suatu vonis penyakit berat tidak hanya menjadi ‘momok’ bagi Sang Pasien tetapi juga tentu keluarganya.

Dengan metode perawatan ini diharapkan setiap orang yang mendapatkan vonis penyakit berat dapat lebih bahagia dan lebih siap dalam menghadapi hari dan kenyataan. Termasuk juga kesiapan yang lebih matang bagi para orang terdekatnya.

2. Lebih mengenal value antara hidup dan mati

Dalam drakor ini digambarkan berbagai macam jenis orang dari latar belakang berbeda yang kemudian memiliki satu mutual thing, yaitu prediksi kematian. Penulis sangat lihai dalam menggambarkan perjuangan dan juga opini masing-masing pasien dalam menghadapi kematian dan juga dalam memandang nilai kehidupan.

Bagaimana merubah keputusasaan menjadi suatu harapan. Bagaimana menstabilkan harapan dengan kenyataan. Hal-hal yang cukup menyentuh menurutku.

3. Latar tempat HOSPICE yang sangat indah

Untuk satu ini, chingu, aku sarankan langsung saja tonton dan lihat. Karena memang seindah itu. Apalagi pemandangan dari tebing tempat berjemur badan para penghuni hospice, it’s a masterpiece! So breath-taking scenery!

4. Romance berbumbu kriminal

Bentuk romansa dalam serial ini sangat bagus menurutku yang bukan pecinta aliran romance. Kesan yang dihadirkan adalah romantis dan haru. Ditambah lagi dengan sentuhan kasus pembunuhan dan dendam dalam drakor ini makin membuat greget dan maunya lanjut lagi, lagi, dan lagi untuk menonton.

5. Alur yang padat konflik tetapi mengalir dan mengandung moral

Siap-siap disuguhkan dengan berbagai problematika dan juga plot twist di dalamnya, Chingu! Namun, sangat sarat akan moral yang bisa dipetik dan dijadikan pelajaran untuk kita juga, loh! Seru, kan?!

Rekomendasi Penulis tentang Drakor “The One and Only”

Menurutku drakor satu ini layak untuk dijadikan list tontonan, Chingu-deul! Penyuka genre menye-menye hingga genre thriller bisa menikmatinya. Apalagi manusia macam aku yang senang tontonan multi-genre dengan banyak pelajaran hidup. You’ll definitely like it!


Posted

in

, , ,

Tags:


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Artikel Terbaru

aktor bae suzy Cha Eun Woo comedy drakor drakor 2020 drakor 2021 DrakorClass DRAKOR CLASS IG LIVE Drakorclass on Podcast drama drama2020 Drama 2021 drama 2022 drama2022 drama 2023 drama lama DRAMA SAGEUK drama terbaru fantasi film korea Hwang in yeop hyun bin IG live ji sung kim seon ho Kim Young Dae kmovie Kpop lee seung gi moon ga young nam joo hyuk netflix Podcast rekomendasi review film romance sageuk Song kang SON YE JIN start up Thriller True Beauty webtoon yoon park

%d