Enam Tipe Penikmat Drakor, Kalian Termasuk yang Mana?

Annyeong haseyo!

Eh, eh, eh, Chingu-ya! Aku mau sedikit cerita, nih! Jadi, Sabtu lalu, tanggal 25 Juni 2022, seperti biasa classmates dari Drakorclass mengisi kehebohan jam siar di RPKfm pukul 14.00 – 15.00, tuh! Pasti sudah kenal dong acaranya apa? Yep, JOHAYO Show itu, loh!

picture by Drakorclass

Nah, kebetulan saat itu Cho Sisters yang jadi perwakilan Drakorclass untuk ngerumpiin drakor LINK : eat, love, kill gitu. Seru, sih, mereka pastinya!

Latar Belakang Kisah

Aku yang sok sibuk ini sejujurnya belum nengok-nengok sama sekali drakor tersebut. Dengan ke-sotoy-an yang berbekal sedikit spoiler mereka dan juga judul, percaya-dirilah aku ikut bertanya di kolom komentar live streaming mereka.

“Jadi LINK cucok ga buat tipe-tipe aku yang seneng drama thrilling? Apa cenderung terlalu sweet comedy?”

Dang! Terpancar jelas dari wajah Kak Poppi sebagai host, didukung dengan jawaban spontan classmates yang bertugas, bahwa aku clearly salah alamat. Haha.

“Nadya, kan, sukanya darah-darah…” jawab Kak Rijo.

“Nadya salah chat itu, salah chat…”lanjut Kak Dwi.

Seolah mereka sangat tahu tipikal tontonan seperti apa yang aku gregeti. Haha.

Observasi Ala-ala

Dari kejadian tersebut, otak kritis (ceileh) aku kepantik, nih! Jadi, sebenarnya apa main point penikmat drakor dalam memilih tontonannya, ya?

Berpikir keras, mencoba mengobservasi classmates Drakorclass dan teman-teman lain yang rajin menonton drakor. Bagaimana karakteristik mereka dalam memilih drama yang lebih diprioritaskan untuk mereka tonton di antara judul-judul yang semakin marak hadir di pasar perfilm-an Korea Selatan.

Akhirnya, berikut ENAM tipe penikmat drakor berdasarkan karakteristik tontonannya versi Neng Nad:

1. Tipe ‘genre yang gue banget dulu, dong!’

Nah, untuk tipikal ini sudah pasti adalah Chingu-deul yang melihat dan memilih drakor berdasarkan genre yang disukai terlebih dahulu. Mau pemainnya kurang dikenal, mau rating drakornya yang kurang, Si Gila Genre ini tidak akan peduli, deh! Pasti jadi list tontonan teratas dibandingkan dengan judul-judul dengan genre lainnya.

2. Tipe ‘di mana ada eonni-oppa-ku, di situ tontonanku berlabuh!’

Terlalu jelaslah, ya, tipe ini seperti apa. Kalau bisa disebut fans garis keras, kurang lebih seperti itu. Pokoknya, genre apa pun di mata penonton tipe ini, sih, semuanya jadi sweet. Terpuaskan oleh pesona Sang Idola yang merasuk sanubari. Sudah. Harga mati.

3. Tipe ‘korban godaan!’

Biasanya tipe ini tuh bukan yang freak banget dengan drakor. Mereka ikut menonton mostly dikarenakan oleh bujuk rayu atau godaan sekitar tentang drama tersebut. Bisa karena drakor tersebut viral karena skandalnya, atau memang bagus plotnya. Pokoknya drakor pilihan tipe ini kebanyakan adalah drakor dengan rating teratas.

4. Tipe ‘moral is a must!’

Tipe ini bisa diibaratkan sebagai tipe paling wise. Mereka akan menonton drakor yang sarat akan makna dan moral cerita. Pokoknya, prioritas utama adalah yang paling banyak memberikan pelajaran hidup dari cerita tersebut. Bisa juga memberikan ilmu pengetahuan lebih dari tontonannya, entah berupa sejarah, ilmu budaya, dan sejenisnya. Ga boleh rugi, deh, nonton pun! Begitu kira-kira semboyan hidupnya.

5. Tipe ‘Si Paling Drakor banget!’

Kalau yang ini mah jangan ditanya, deh, perbendaharaan drakornya. Harus yang paling tahu, paling update, paling jadi tujuan orang-orang sekitarnya tentang rekomendasi drakor. Karena tipe ini, tuh, yang paling main hajar! Bukan tentang genre, bukan tentang pemainnya, atau alasan-alasan lain. Semua drakor yang baru rilis pasti masuk list.

6. Tipe ‘se-mood-nya saja!’

Kebalikan dari tipe sebelumnya. Meskipun tetap menjadi penikmat drakor, tetapi tipe ini cenderung lebih fluktuatif on-off –nya. Mereka menonton drakor di saat mood-nya dapet! Karena bagi mereka, drakor ini harus dikonsumsi sesuai kebutuhan. Lagi butuh yang sweet, mari menonton drakor sweet! Lagi butuh dimanjakan matanya dengan visual Keagungan Ciptaan Tuhan yang Maha Sempurna, ya pilih drakor dengan oppa-eonni yang aduhai sesuai seleranya! Seperti itu kurang lebih.

Nah, kalau berdasarkan penggolongan yang aku buat, kira-kira Chingu-deul masuk tipe mana hayo? Atau mungkin Chingu punya penggolongan lain di luar kelima tipe tersebut? Boleh banget, loh, sharing di sini! Yuk!

3 pemikiran pada “Enam Tipe Penikmat Drakor, Kalian Termasuk yang Mana?”

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: