Drama Thirty Nine, Sudah Sesuai Umur Belum?

Annyeong Chingudeul, akhir pekan waktunya podcast Drakor Class kembali hadir. Saya bersama Re Ra dan Cho Rijo, ngobrolin tentang Kdrama Thirty Nine yang dibintangi Son Ye Jin, Jeon Mi-do dan Kim Ji Hyun dan mengangkat permasalahan hidup orang dewasa yang berusia 39 menjelang 40 tahun.

Para pemeran dalam drama ini umurnya tidak jauh dari karakter yang diperankan, tapi kulitnya memang masih pada kinclong karena rajin perawatan.

Siapa di sini yang punya gambaran umur 39 akan seperti apa? Apakah ada yang memilih untuk tidak menikah seperti 3 tokoh wanita dalam drama ini? Atau ada yang bercita-cita umur 39 sudah bebas mau makan minum apa saja, tanpa harus minta duit dari orang tua? Waktunya untuk bersenang-senang dengan sahabat atau pacar, di saat tidak ada kesibukan kantor? Kalau ga ada pacar gimana? Ya ga masalah, selama punya teman yang punya kesukaan yang sama.

Tentang Drama Thirty Nine

Drama 39 ini merupakan salah satu drama yang dinanti-nantikan di bulan Februari 2022, berjumlah 12 episode dan tayang setiap hari Rabu dan Kamis di Netflix mulai 16 Februari 2022. Menurut Yoo Young Ah, penulis drama 39, drama ini awalnya direncanakan hanya menjadi film saja dan menceritakan wanita di awal 30 tahun, tapi dia mengubahnya menjadi 39, karena umur itu merupakan umur terakhir sebelum menjelang 40.

Masih ingat dengan pepatah yang bilang hidup di mulai di umur 40 tahun? Nah, ketika sudah usia 40, dianggap kebanyakan orang sudah lebih mapan dan tidak lagi galau. Mungkin, dengan anggapan itu, penulis berasumsi di usia 39 merupakan titik terakhir masih boleh galau?

JTBC juga berhasil menggandeng bintang besar untuk berperan di drama ini. Soal visual, drama ini terlihat indah sekali. Trailernya pun memberi kesan kalau drama ini menarik dan menyenangkan. Kisah ketulusan persahabatan dalam naik turunnya kehidupan, inilah konsep yang ditawarkan oleh drama ini. Persahabatan 3 wanita di usia 39 tahun, yang sudah dimulai sejak mereka 18 tahun.

Saya yakin, kalau melihat trailer dan poster dan jajaran pemain, buat kamu yang usianya menjelang, persis 39 atau sudah melalui usia 39, kisah drama ini pasti terasa menarik dan ingin menontonnya. Baca sampai habis, supaya tahu cerita lebih detailnya ya.

Sinopsis dan Ekspektasi dari Thirty Nine

Sambil baca, dengerin podcastnya ya!

Ini bukan spoiler, berikut ini apa yang terjadi di 4 menit pertama episode 1 dari drama 39 ini.

Cerita dibuka dengan menunjukkan 3 wanita cantik yang berumur 39 tahun sedang menikmati pijat. Suara salah satu tokoh memberitahukan kalau mereka bertemu di usia 18 tahun dan mereka sangat menyukai makan tteokbokki sambil minum-minum. Bedanya, ketika muda mereka minum coke, semakin dewasa mereka minum soju dan semua minuman alkohol lainnya.

Sebenarnya mereka juga tidak menyangka kalau persahabatan mereka yang terjalin sejak usia 18 tahun, bisa bertahan sampai menjelang usia 40 tahun. Perubahan paling nyata sekarang mereka membutuhkan kosmetik mahal untuk perawatan kulitnya. Mereka menyukai sauna, selain itu sekarang mereka bisa bayar makanan dan minuman dengan uang sendiri tanpa meminta dari orang tua. Mereka menghindari pesta pernikahan dan ulang tahun anak dari teman, karena mereka pikir mereka tidak akan mengalaminya. Tapi, mereka justru rajin hadir ke pemakaman di usia 39 tahun.

Di usia 39 tahun, mereka menemukan belahan jiwa masing-masing, dan mereka mendapat kesempatan untuk belajar mencintai dengan sungguh-sungguh. Kemudian, setelah berteman selama lebih dari 20 tahun, perpisahan pertama pun datang. Mereka tidak pernah membayangkan sbelumnnya, di antara mereka akan ada yang lebih dulu dimakamkan. Mereka memang sering tertawa, tapi lebih sering lagi menangis. Drama ini memang cerita tentang kisah mereka yang emosional.

Dari 4 menit pertama, sudah kebayang kan cerita drama ini akan seperti apa? Kalau kamu mengharapkan cerita romantis komedi, ataupun cerita kehidupan yang penuh tawa seperti Hospital Playlist, lupakan saja, karena drama ini sudah jelas melodrama. Saya termasuk yang agak tertipu dari trailer dan posternya. Saya pikir kehidupannya akan penuh dengan bunga, tapi kalau disimak 4 menit pertama, jelas mereka akan lebih banyak menangis daripada tertawa.

Karakter dalam Thirty Nine, Sudah Sesuai Umur Belum?

Para pemain 39 merupakan daya tarik terbesar dari Kdrama ini. Saya yakin, banyak yang menonton drama ini karena para pemainnya. tapi, bagaimana dengan karakter yang dibawakannya? Sudahkan para aktor dan aktris ini memerankan karakter yang sesuai dengan umur 39?

Son Ye-jin sebagai Cha Mi-jo

Son Ye-jin memerankan Cha Mi-jo, seorang direktur dari sebuah klinik dermatologi yang berlokasi di GangNam. Setelah 5 tahun bekerja keras, dia berencana untuk mengambil cuti panjang setahun penuh untuk ke Amerika bermain Golf. Cha Mi-jo ini anak angkat, tapi dia disayang keluarganya. Klinik tersebut juga dikelola bersama dengan kakak angkatnya. Sejak remaja, Cha Mi-jo selalu berusaha mencari tahu siapa orang tua kandungnya. Ini lah yang menjadi awal yang mempertemukan dia dengan sahabat-sahabatnya.

Karakter Cha Mi-jo ini menurut saya agak terlalu melodrama dan tidak pantas sebagai usia 39. Walau dia sukses dan cantik, dia gampang stress dan kurang mudah bersyukur. Punya karir bagus atau keluarga yang menyanyangi tidak cukup untuknya, hasratnya adalah bertemu dengan ibu kandungnya.

Dari 6 episode yang sudah tayang saat kami merekam podcast, kesimpulannya, Son Ye Jin ini sangat kontradiktif. Di awal digambarkan dia masih belum lepas dari bayang-bayang Yoon Se-Ri yang badass di Crash Landing on You, tapi sejak dia tahu sahabatnya sakit parah dan kemungkinan hidupnya tidak lama lagi, dia jadi sangat banyak tantrum.

Terlepas dari niat baiknya ingin merawat sahabatnya di sisa umurnya, saya sangat menyayangkan kenapa sih dia tidak merawat dirinya sendiri dulu? Dalam satu episode, dia bahkan pingsan di pinggir jalan karena terlalu emosi. Aduh neng, gimana mau merawat yang sakit kalau kamu juga butuh dirawat?

Jeon Mi-do sebagai Jeong Chan-young

Jeon Mi-do yang sebelumnya dikenal sebagai dokter Che Song Hwa di Hospital Playlist, di drama 39 menjadi Jeong Chan-young, seorang guru peran. Chan-young bertemu pertama kali dengan Mi-jo ketika Mi-jo kehilangan dompet.

Chan-young menemani Mi-jo ke sebuah restoran yang alamatnya didapatkan dari panti asuhan tempat Mi-jo tinggal sebelum diadopsi. Mi-jo melihat kalau alamat tersebut adalah alamat orang tua yang menyerahkannya untuk diadopsi. Tapi ternyata, pemilik restoran itu bukan ibu Mi-jo. Pemilik restoran itu memiliki seorang putri seusia mereka.

Chan-young dulunya ingin menjadi seorang artis, tapi karena satu dan lain hal, dia tidak bisa menjadi artis. Untuk meneruskan kecintaannya pada seni peran, makanya Chan-young menjadi pelatih alias guru peran. Calon artis yang dia latih cukup sukses mendapatkan peran yang mereka mau dan menjadi artis terkenal. Bagian alasan kenapa Chan-young tidak meneruskan jadi artis, baru diceritakan di episode 8 kemarin. Silakan ditonton sendiri kalau penasaran.

Dari 3 bersahabat, Chan-young digambarkan sebagai wanita yang tidak move-on dari cinta pertamanya, walaupun pria itu sudah menikah. Mereka memang masih sering berkomunikasi karena ada hubungan pekerjaan. Kalau kata Chan-young sih, dia bukan selingkuhan, karena setelah cinta pertamanya itu menikah, mereka tidak pernah melanggar batas-batas yang ada.

Joen Mi-do dengan gaya rambut pendek masih membuat aura dokter Chae Song-hwa terlihat jelas. Bahkan gaya bicaranya pun bener-bener mirip Chae Song-hwa. Tapi bedanya, kalau di Hospital Playlist dia menjadi dokter yang super keren, di drama 39 ini, dia justru menjadi pasien yang umurnya tidak lama lagi, dan dia tidak mau menjalani perawatan. Katanya dia mau mengisi hari-hari terakhirnya dengan kenangan yang bahagia, bukan kenangan di rumah sakit.

Kim Ji-hyun sebagai Jang Joo-hee

Kim Ji-hyun yang berperan sebaga Jang Joo-hee ini adalah seorang manager sebuah perusahaan kosmetik yang bertugas di departemen store. Dia merupakan putri dari si pemilik restoran yang disangka ibu kandung Mi-jo. Walau sudah 39 tahun, dia masih tinggal dengan ibunya. Oh ya, ibunya pernah terkena kanker, tapi akhirnya sih sudah sembuh. Ketika ibunya dirawat, Mi-jo dan Chan-young bergantian dengan Joo-hee menjaga ibunya Joo-hee. Persahabatan mereka memang manis sekali ya.

Akan tetapi, sepanjang beberapa episode yang ada, Joo-hee ini lebih sering seperti third wheel alias roda ke-3. Ada banyak kesempatan, dia selalu jadi yang terakhir tahu. Mi-jo dan Chan-young terkadang sepertinya tidak butuh Joo-hee.

Para Pria di Drama Thirty Nine

Seperti disebutkan dalam 4 menit pertama drama ini, mereka akan menemukan cintanya. Nah ada 3 pria yang akan menjadi pendamping mereka yang ditemukan diumur 39.

  • Yeon Woo-jin sebagai Kim Seon-woo, usianya juga 39 tahun dan seorang dokter kulit. Dia memiliki seorang adik perempuan yang diadopsi dari panti yang sama dengan Cha Mi-jo. Mereka bertemu pertama kali tanpa sengaja ketika sama-sama berkunjung ke panti asuhan tersebut. Pertemuan berikutnya adalah ketika ternyata Kim Seon-woo adalah dokter kulit dari Amerika yang akan menggantikan tugas Mi-jo ketika dia ambil cuti setahun.
  • Lee Moo-saeng sebagai Kim Jin-seok, seorang perwakilan agensi yang berumur 42 tahun. Kim Jin-seok ini lah yang akan menjadi cinta pertama Chan-young.
  • Lee Tae-hwan sebagai Park Hyun-joon, seorang chef dan pemilik kedai bernama Chinatown. Kedai ini dibuka di dekat rumah Joo-hee, jadi bisa diduga ya, kalau pria ini nantinya jadi pasangannya Joo-hee.

Keanehan dalam Drama Thirty Nine

Dalam obrolan di podcast, kami sudah menceritakan banyak hal janggal dalam drama ini. Mulai dari Joo-hee yang membuang lotere begitu saja, lalu Mi-jo yang lebih dulu tahu kalau Chan-young sakit seolah tidak ada kerahasiaan antara dokter dan pasien, dan juga kenapa Jin-seok yang sepertinya tiba-tiba dengan mudah akan menceraikan istrinya.

Sebenarnya, kalau diperhatikan lagi, ada banyak lah kejanggalan dalam drama ini. Misalnya nih, di episode pertama diceritakan kalau Chan-youn dan Joo-hee baru sekali itu dapat perawatan kulit gratis di klinik Mi-jo. Padahal ceritanya Mi-jo sudah bertahun-tahun memiliki klinik tersebut? Ya memang perawatan kulit sepertinya mahal, tapi masak sih mereka harus menunggu 5 tahun baru diajakin perawatan gratis. Katanya padahal mereka bersahabat sudah sejak umur 18 tahun loh!

Dari berbagai peristiwa yang digambarkan, buat saya sih kesimpulannya ada banyak kontradiksi terjadi dalam drama ini. Sepertinya penulisnya lupa usia 39 itu seperti apa, sehingga dalam menceritakannya dia sedikit tertukar dengan kegalauan remaja usia 20-an.

Ending Drama Thirty Nine

Apa yang diharapkan yang akan menjadi akhir drama ini? Semua konflik sepertinya sudah jelas diceritakan di di 4 menit pertama. Ini bukan drama yang berakhir bahagia, ini drama kehidupan yang mana ceritanya akan ada lebih banyak menangis daripada tertawa.

Masih mau nonton terusannya? Ya mungkin kalau ada waktu luang ya. Anggap saja cucimata melihat visual yang indah. Kalau tidak juga tidak apa-apa, semua sudah jelas kok dari 4 menit pertama, hehehe.

2 pemikiran pada “Drama Thirty Nine, Sudah Sesuai Umur Belum?”

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: