Kenapa Penyuka Genre Horor Sampai Nonton True Beauty?

lee su ho berkostum

Sebagai penggemar genre HHTFS alias horror-historical-thriller-fantasy-sci-fi, saya nyaris jarang menonton drama-drama romance. Drama percintaan anak SMA, kampus atau pegawai dengan CEO hampir bisa dipastikan tidak akan masuk list tontonan.

Well, alasan saya klasik. Pertama, jika saya bermain dadu, probabilitas bertemu pria ganteng, pintar, kaya, dan hanya suka sama saya itu 1:6. Biasanya pria-pria ganteng itu ya sudah berpasangan. Pria pintar dan kaya? Ada sih, masalahnya mereka pasti standarnya juga tinggi. Seperti saya yang standarnya setinggi Cha Eun Woo (Maaf, Noona tidak ingat umur kalau bicarain kamu, Unch!)

Ketemu bos ganteng, pintar, mengagumkan terus single? Ya ampun mungkin karena seumur hidup tidak pernah ketemu, saya pun jadi benar-benar skeptis. Makanya saya selalu mencoret drama-drama romance dari daftar tontonan, kecuali ceritanya dibalut kisah supranatural, demon slayer (Yeah, come to mama), atau bias saya jadi leadnya.

Visual Lee Soo Ho di Webtoon

Nah akhir tahun 2020 ini saya kena batunya. Setelah satu bulan meyakinkan diri bahwa saya tidak akan menonton True Beauty, ternyata pembicaraan para chingudeul di drakorclass membuat iman saya melemah.

Jujur saja saya awalnya takut menonton True Beauty karena khawatir akan tenggelam dalam pesona Eun-Woo. Saya sebenarnya pernah membaca webtoon Secret of Angel, nama lain True Beauty. Itu satu-satunya novel grafis romance yang saya baca karena tidak dapat dipungkiri, visual Lee Soo-ho kebangetan sih di situ.

Baca ini juga kalau pengen kepoin Cha Eun Woo

Jadi ketika Eun-Woo didapuk jadi Soo-ho, saya sudah memberi peringatan keras pada diri sendiri untuk berhati-hati. Saya sengaja menuliskan deretan pekerjaan akhir tahun anggaran besar-besar sebagai pengingat bahwa saya tidak punya cukup waktu untuk nge-bucin.

Cha Eun Woo "True Beauty" ♥️ | K-Drama Amino
Eun-woo sebagai Lee Soo-ho
(Sumber dari Aminoapps)

Ternyata, niat tinggal niat.

Karakter Joo Gyeong di Drama

Setelah nonton episode pertama True Beauty, saya hanya bisa menangisi diri sendiri. Karakter Joo-gyeong yang lucu dan super imut membuat saya harus menyatakan iya kepada drama on-going ini.

Sejujurnya, saya tidak suka dengan karakter Joo-gyeong di komik karena terlalu mempromote lookism. “Ih, udah ada cowok yang suka dengan dia yang bareface, ngapain sih rempong make-upan mulu?” gerutu saya setiap membaca episode komik True Beauty. Well, harus saya akui kalau Moon Ga-young berhasil memberikan soul yang berbeda pada karakter Joo-gyeong.

Seo Joon Kurang Sesuai Bayangan

Sementara itu, maaf gengs, saya kurang sreg sama karakter Seo-jun. Di webtoon, saya tim oleng, sebentar Soo-ho terus besoknya Seo-jun. Tapi di drama ini, saya sih fix tim Soo-ho. Bukan karena faktor Eun-woo yang jadi male leadnya.  

Tidak semua drama Eun-woo saya tonton karena akting doi dan ceritanya yang kurang mengena di hati. Sebutlah drama-drama tersebut termasuk My ID is Gangnam Style, Top Management dan Hit the Top.

Anyway kembali soal Seo-jun, saat membaca komik True Beauty, saya selalu membayangkan Kwon Hyun-bin sebagai visualnya. Jadi saat melihat In-yeop, berasa lihat tokoh baru. Setelah tiga episode berlalu pun hati ini belum bergetar. Ganteng sih, tapi ya udah gitu aja.

Saya lebih dugun dugun sama yang Soo-ho menemani Joo-gyeong makan ramen sampai mienya nongol di hidung. Tapi tentu saja ini balik lagi ke selera masing-masing. As for me, saya suka dengan Seo-jun di komik tapi tidak dengan Seo-jun di drama. Begitu juga dengan Joo-gyeong, saya lebih suka versi dramanya.

kwon hyun bin
Belum bisa move on dari Hyun-bin
Sumber: https://www.winnetnews.com/post/tuai-kekecewaan-netizen-korea-sebut-kwon-hyun-bin-lebih-layak-jadi-han-seo-joon-di-drama-true-beauty

WHAT I LIKE ABOUT TRUE BEAUTY VERSI DRAMA

1. Totalitas Ga Young sebagai Joo-gyeong

Walau ada yang bilang Joo-gyeong kurang cantik, tapi saya suka versi Moon Ga-young! Suaranya imut mirip tokoh komik. Tingkah lakunya juga parah abnormal.

Apa yang membuat saya kagum adalah totalitas Ga-young untuk terlihat jelek. Walaupun dia tetap terlihat cantik di mata saya, tapi saya mau kasih dua jempol untuk kerelaan Ga-young didandani ala ugly Betty.

2. Suara Soo-ho

Hanya ada satu kata, parah!

Saya sampai tidak bisa menulis komentar tentang ini demi imej yang harus terjaga.  Noona mengibarkan bendera putih!

3. Sinematografi yang cantik

Colorful dan warm! Ketika perasaan tengah haru biru akibat tekanan pekerjaan, tampilan sinematografi True Beauty bak menawarkan kita untuk masuk ke dunia khalayan.

4. Hee-gyeong

Fakta bahwa Hee-gyeong diperankan oleh Im Se-mi. Saya sudah suka dengan Se-mi sejak melihat aktingnya di Terius behind me.

Penampilan Se-mi sebagai seorang agen elit NIS benar-benar stunning! Saya bahkan lebih senang melihat Se-mi daripada first female leadnya.

Kakak Ju Kyung main game
Kakak Ju Kyung menang main game (Sumber: tvN)
Kakak Ju Kyung main game
Kakak Ju Kyung menang main game (Sumber: tvN)

Di drama True Beauty, Se-mi digambarkan sebagai kakak Joo-gyeong yang modis dan juga memiliki prinsip kuat. Namun adegan yang membuat saya semakin suka dengan Se-mi adalah ketika Hee-gyeong berhasil memenangkan game pertempuran! Pose kemenangannya di atas meja komputer benar-benar epic!

Terius Behind Me (My Secret Terrius) Korean Drama – Im Se Mi
Im Se-mi sebagai detektif cantik di Terius Behind Me
Sumber dari https://kdramakisses.com/2018/11/20/terius-behind-me-korean-drama-review/terius-behind-me-im-se-mi-2/

5. OSTnya yang catchy!

Sebagai penggemar The Nolans, pemilihan remake I am the mood for dancing sebagai OST semakin membuat saya jatuh cinta dengan True Beauty versi drama. So far dari tiga episode yang sudah berlangsung, saya kasih penilaian 8 dari 10.

WHAT I DISLIKE ABOUT TRUE BEAUTY VERSI DRAMA

1. Soo-ho yang tidak higienis

Sorry to say sweetheart. Meskipun saya suka sama Soo-ho tapi cara doi menggantungkan kembali jaket kotornya di closet room dan makan dari sendok bekas Joo-gyeong membuat saya sedikit ilfeel.

Noona gatal pengen kasih kamu kado disinfektan deh. Terlepas dari drama ini memang tidak membahas COVID-19, tapi tetap saja, gengges sih lihat adegan-adegan tersebut.

2. Kang Soo-jin

Kok Soo-jinnya kurang seksi dan tidak se-villain yang di komik? Or maybe belum aja kali ya? Wajah Park Yoo-na kurang ganas, jadi saya tidak tega untuk membencinya.

Sementara karakter Soo-jin kan memang menyebalkan. So somehow, saya juga kurang sreg sama pemilihan Yoo-na di sini.

kang soo-jin
Kang Soo-jin yang seksi tapi menyebalkan
Sumber dari : http://kdramabuzz.com/fans-recommend-these-actors-and-idols-for-remake-of-webtoon-true-beauty/

3. Adegan-adegan yang bisa dicut?

Itu ada apa sih dengan proses perayaan cinta di kelas pake bunga-bunga dan kue segala? Saya mungkin tipikal penonton yang gengges ama cerita-cerita bersetting sekolah yang banyak mengekspos hal-hal seperti ini.

Jarang banget ada acara drama setting sekolah yang fokus terhadap konten edukasi. (Ya iyalah sis, yang ada mah jadi kaya sekolah daring). Tapi seandainya saja drama-drama bersetting SMA bisa sedikit mengadopsi gaya start up, pasti akan jauh lebih bermanfaat.

Selain itu juga, bisa nggak sih adegan buang-buang makanan itu disensor atau tidak dipertontonkan? Saya gemas ketika Seo-jun mendorong baki makanan Soo-ho. Segitunya apa nggak bisa menghargai makanan?

Aduh haha keluar deh jiwa mamak-mamaknya. Sebelum saya nyinyirnya kebanyakan, saya sudahi dulu saja artikel ini.

Kesimpulannya?

Recommended.

Ini adalah drama yang mampu membuat penggemar horor macam saya turun singgasana, jadi pastikan ikutan nonton ya, chingudeul.

Cha Ree

A writer and author of the new novel Alea and The Forgotten Empire. She is on mission to make cultural heritage sparkle again. In love with Korean dramas and K-pop world.

Baca Juga

1 Komentar

  1. […] True Beauty tidak tayang pas akhir dan awal tahun kali ini, tetapi pasti semua sudah menanti-nanti drama True […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: