Yoo Ah In Kepergok Merampok dan Balapan Mobil dalam Seoul Vibe

Yoo Ah In kembali hadir dengan berbagai sensasi. Salah satunya ia kepergok saat tengah merampok uang dana gelap. Dikejar mafia, ia menggunakan kemampuan balapan mobil untuk menghindari kejaran para penjahat yang mengincar uang tersebut. Semua aksi ini dapat kita saksikan dalam Film Soul Vibe yang sudah tayang di Netflix.

Berperan sebagai Park Dong Wook, Yoo Ah In bersama tim Sanggye-dong Supreme Team terlibat dalam misi seorang Jaksa penuntut guna mengungkap investigasi dana gelap petinggi negara. Sanggye-dong Supreme Team merupakan kumpulan anak muda pecinta otomotif yang memiliki kemampuan merakit mobil, terutama mobil balap. Tim terdiri dari Bok Nam (Lee Kyu Hyung), Woo Sam (Go Gyung Pyo), Park Yoon Hee (Park Ju Hyun), dan Joon Gi (Ong Seong Wu).

Sanggye Supreme Team
Sanggye Supreme Team

Dalam aksinya menyelesaikan misi, Park Dong Wook dan tim mengalami banyak tantangan. Salah satunya saat harus tergabung dalam kelompok mafia dan melakukan pengiriman uang dengan nominal besar. Park Dong Wook dan tim memiliki misi untuk melakukan pengantaran uang yang merupakan dana gelap tersebut untuk kemudian mendapatkan komisi juga kepercayaan dari mafia tersebut.

Bagaimana kelanjutannya? Apakah Sanggye-dong Supreme Team berhasil menyelesaikan misi tersebut? Yuk bahas bareng kenapa film ini wajib banget ditonton, terutama bagi penggemar film laga. (Ps : Tulisan Manda spoilernya pasti tebal ya gaes ya!)

Profil

  • Judul Film: Seoul Vibe
  • Hangul: 서울대작전
  • Sutradara: Moon Hyun-Sung
  • Penulis: Shin Soo-A, Moon Hyun-Sung
  • Tanggal rilis: 26 Agustus 2022
  • Waktu tayang: 138 menit
  • Tayang di: Netflix

Karakter dalam film

Yoo Ah In sebagai Park Dong Wook

Park Dong Wook diperankan oleh Yoo Ah In. Sebagai pemimpin dari Sanggye-dong Supreme Team, Park Dong Wook memiliki karakter kuat dan tegas. Selalu menimbang putusan yang terbaik untuk semua. Park Dong Wook sangat piawai dalam mengendarai mobil.

Pada setiap adegan Dong Wook menyetir, selalu disertai adegan drifting dan kecepatan tinggi. Park Dong Wook digambarkan sebagai sosok pemuda dengan gaya retro hip-hop. Keberhasilan Yoo Ah In membawakan karakter ini terlihat karena tidak jauh berbeda dengan karakter aslinya. Ia menjalankan misi untuk terlibat pengiriman uang yang disembunyikan pada sebuah kuil untuk dipindahkan ke tempat-tempat yang ditentukan.

Lee Kyu Hyung sebagai Bok Nam

Bok Nam diperankan oleh Lee Kyu Hyung. Siapa yang tidak kenal Lee Kyu Hyung dan deretan dramanya yang selalu berhasil menarik hati. Mulai dari karakter protagonis sampai antagonis selalu diperankan secara totalitas.

Kali ini sebagai pemeran pendukung, Lee Kyu Hyung memerankan tokoh Bok Nam, seorang pengemudi taksi ilegal. Karakter lucu dan menyenangkan ia tampilkan. Sekali lagi, sukses membuat film ini menjadi sangat segar untuk disimak.

Go Gyung Pyo sebagai Woo Sam

Woo Sam diperankan oleh Go Gyung Pyo. Masih tidak jauh berbeda dari karakter yang ia mainkan di Reply 1988, Go Gyung Pyo menjadi seorang DJ dengan misi khusus. Woo Sam sang DJ memiliki tugas paling krusial. Ia harus menemukan buku besar yang digunakan dalam pencucian uang dana gelap. Untuk menemukan brankas yang menyimpan buku besar ini, ia perlu mendekati sang kepala mafia secara langsung. Woo Sam menjadi DJ tetap untuk setiap pesta yang diadakan di kediaman sang mafia. Sampai akhirnya terlibat asmara dengan asisten pribadi sang kepala mafia.

Park Ju Hyun sebagai Park Yoon Hee

Park Yoon Hee diperankan oleh Park Ju Hyun. Kali ini Park Ju Hyun memerankan karakter perempuan serba bisa yang juga merupakan adik kandung dari Park Dong Wook, Park Yoon Hee. Park Yoon Hee juga sangat ahli dalam urusan perbengkelan. Tidak hanya itu, Park Yoon Hee yang selalu mengendarai motor besar dengan kecepatan tinggi ini sangat ahli menyamar. Dalam misi, Park Yoon Hee berperan untuk mendukung misi. Ia mampu menyamar sebagai apapun, dari polisi hingga pelayan hotel.

Ong Seong Wu sebagai Joon Gi

Joon Gi diperankan oleh Ong Seong Wu. Sebagai Magnae dalam grup ini, Joon Gi selalu menyertai kemanapun Park Dong Wook pergi. Dari mulai Saudi Arabia hingga kembali ke Seoul. Joon Gi yang merupakan teknisi handal mampu membuat mobil lama menjadi lebih canggih dan pastinya super kebut. Karakter Joon Gi yang ceria dan murah senyum membuat film ini semakin menyenangkan.

Song Min Ho sebagai Galchi

Galchi diperankan oleh Song Min Ho. Asli sih ini karakter Galchi tuh kesannya buodooh banget. Gayanya berasa paling jago dan paling dahsyat, dengan seragam olah raga merah mirip peserta Squid Game. Dia tuh di sini jadi rival dari Park Dong Wook yang selalu ingin menang dari Sanggye-dong Supreme Team. Tapi justru dengan adanya Galchi dan geng badutnya, film ini tuh jadi renyah banget, kocak! Ada aja polah konyol Galchi dan geng untuk ngerecokin tim Sanggye-dong. Tapi di akhir, saat garasi Sanggye-dong dihancurkan para mafia, keluarga Galchi hadir sebagai penyelamat. Gak usah terharu dulu, itu juga karena Mamanya Galchi yang nyuruh dan Park Dong Wook nyogok Galchi.

Ahn Pyeong Wook diperankan oleh Oh Jung Se. Bisa memerankan tokoh menyebalkan di drama komedi romantis, Oh Jung Se di sini menjadi jaksa dengan naluri keadilan yang sangat tinggi. Kesan karakter Jaksa Ahn Pyeong Wook ini cukup serius, dan sedikit licik. Namun semua itu ia lakukan untuk mengusut kebenaran di balik pencucian dana gelap besar-besaran yang dilakukan oleh sang petinggi. Ia memanfaatkan catatan kriminal Park Dong Wook dan tim untuk mau terlibat dalam misi rahasia yang ia pimpin. Ia menjanjikan Park Dong Wook dan tim akan dipulihkan namanya dan akan memiliki visa resmi untuk pergi ke Amerika Serikat sesuai mimpi mereka. Sayangnya Ahn Pyeong Wook harus meregang nyawa ketika penyamaran Park Dong Wook terbongkar.

Kang In Sook diperankan oleh Moon So Ri. Sebagai pemimpin dari kelompok mafia yang melakukan pencucian dana gelap, Kang In Sook memiliki karakter yang tenang namun juga sangat kejam. Usaha utamanya sebagai rentenir terbesar di Korea membuatnya memungkinkan untuk melakukan pencucian uang secara besar-besaran. Salah satunya adalah pengiriman uang yang dilakukan oleh Park Dong Wook dan tim. Kang In Sook memberikan komisi besar berupa uang tunai dan apartemen mewah atas keberhasilan mereka menyelesaikan pengantaran uang tersebut. Namun sesuai karakter aslinya, ia tidak segan menghabisi nyawa orang lain yang menghalangi jalannya. Ia juga mampu untuk memanipulasi keadaan. Saat penyamaran Park Dong Wook dan tim terbongkar, ia menjebak dan menjadikan tim tersebut sebagai tersangka kejahatan. Apartemen mewah yang ia hadiahkan berubah menjadi TKP penuh barang bukti. Tapi apakah Kang In Sook adalah sesungguhnya pemimpin organisasi mafia ini?

Jenderal Jeon diperankan oleh Baek Hyun Jin. Karakter Jenderal Jeon ini dari awal hingga film ini nyaris berakhir tidak ditampilkan secara jelas. Disebutkan Jenderal Jeon adalah dalang dan otak dari penyelundupan dan pencucian uang besar-besaran ini. Jenderal Jeon sendiri tidak diketahui keberadaannya dan telah lama menjadi buronan. Di akhir cerita ketika semua uang di dalam kuil berhasil dipindahkan, Jenderal Jeon muncul. Yap! Tidak lain tidak bukan selama ini ia menyamar sebagai biksu penjaga kuil, Cuapeeee deeeh!

Pesona jalan cerita

Secara keseluruhan film ini sangat seru untuk disimak. Gak bakal ngebosenin karena banyak adegan laga. Faktor selanjutnya yang menjadi poin tambah adalah kelompok Oppa yang mengelola bengkel tapi tetap glowing, haha!

Film ini mengambil latar waktu tahun 80’-an. Di mulai dengan latar tempat gurun pasir Saudi Arabia tempat Park Dong Wook bekerja. Di Arab Park Dong Wook mengendarai mobil jip dengan outfit ala Arab. Park Dong Wook dan Joon Gi mengenakan baju jubah atau gamis putih dengan penutup kepala. Bayangin deh kulit oriental tapi pakai gamis, mantap ga tuh! Di sini mereka bekerja sebagai kurir barang selundupan. Jenis barang ilegal, salah satunya adalah senjata. Dari penghasilannya sebagai kurir mereka mampu kembali pulang ke Seoul dengan membawa uang satu tas besar. Uang ini mereka kumpulkan untuk pergi ke Amerika Serikat mengikuti kompetisi balap mobil impian mereka.

Sesampainya di Seoul mereka perlu menghadapi kenyataan bahwa mereka telah diincar oleh kantor jaksa. Sederetan data kegiatan ilegal mereka telah terkumpul dan memaksa mereka untuk bernegosiasi dengan keinginan sang jaksa. Akhirnya mereka terlibat dalam misi rahasia untuk membongkar jaringan pencucian dana gelap.

Saat di Seoul Park Dong Wook dan tim memiliki gaya retro dan hip-hop. Berpakaian warna warni layaknya tahun 80′-an. Park Yoon Hee sebagai satu-satunya perempuan di tim, ditampilkan berpakaian cukup berani tapi tetap terlihat cantik, gak murce.

Film ini sangat kental menampilkan latar waktu 1988 bertepatan dengan Olimpiade Seoul. Beberapa adegan mengangkat kembali keseruan perhelatan Olimpiade Seoul berlangsung. Salah satunya saat mereka memodifikasi mobil yang akan digunakan untuk misi terakhir. Mobil dimodifikasi dengan warna Olimpiade agar dapat berbaur dalam konvoi parade Olimpiade.

Banyak juga hal yang membangkitkan nostalgia masa lalu. Misalnya saja saat Galchi disogok pakai sepatu Air Jordan yang saat itu memang beken banget. Juga saat harus membuat bukti rekaman, mereka menggunakan perekam kaset untuk merekam suara dan lagu. Jadi inget dulu pernah ngerekam lagu favorit dari radio untuk didengar lagi di lain waktu, huhu.

Endingnya gimana? Happy lah, masa gak Happy!

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: