Selain Surabaya, 4 Kota di Indonesia Ini Juga Jadi Sister City Korea Selatan

Annyeonghaseo, sobat Drakor Class

Hari ini saya mau cerita tentang kota-kota di Indonesia yang menjadi sister city Korea Selatan. Tahu nggak, ternyata nggak hanya kota Surabaya saja yang punya hubungan sister city dengan kota di Korea Selatan.

Secara resmi, sudah ada empat kota lainnya di Indonesia yang menjalin hubungan sister city dengan kota-kota di Korea Selatan. Beberapa kota bahkan juga sedang dalam proses menjajaki kerjasama sister city dengan Korea Selatan.

Sister City, Mengapa Penting?

Sister City adalah sebutan bagi dua kota berbeda negara yang menjalin hubungan persaudaraan. Sister city disebut juga kota bersaudara. Dua kota beda negara bisa menjadi sister city biasanya karena memiliki kesamaan tertentu.

Selain itu, biasanya juga untuk semakin mempererat hubungan kerja sama yang telah terjalin.

Baca Juga : Manisnya Hubungan Sister City Surabaya dan Busan

Sister city ini punya peran penting dalam urusan diplomasi antar negara, lho. Kerja sama sister city ini bisa mendatangkan banyak manfaat bagi kedua belah pihak.

Biasanya, kerja sama sister city ini berwujud pertukaran budaya. Namun, dalam perkembangannya bentuk kerja sama semakin beragam. Mulai dari pendidikan, penataan kota, ekonomi hingga lingkungan.

Sister City Indonesia dan Korea Selatan

Selain kota Surabaya yang menjalin hubungan sister city dengan kota Busan, Korea Selatan ada juga beberapa kota di Indonesia yang menjadi kota bersaudara negeri para oppa ini.

Jakarta – Seoul

Jakarta dan Seoul sudah menjalin hubungan sister city sejak tahun 1984. Kita semua pasti tahu, Jakarta dan Seoul sama-sama ibukota negara. Pastinya, punya banyak kesamaan.

Selama ini, hubungan sister city antara keduanya berpusat pada pertukaran budaya, penataan kota dan pengelolaan limbah. Bahkan, akhir-akhir ini Jakarta banyak belajar tentang pengembangan sistem transportasi terpadu dari Korea Selatan.

Bandung – Suwon dan Seoul

Bandung menjadi kota kedua di Indonesia yang punya sister city paling banyak. Bandung punya 25 sister city, salah satunya dengan kota Suwon, Korea Selatan.

Suwon adalah kota yang terletak di provinsi Gyeonggi-do yang berjarak 30 km dari Seoul. Kerja sama Bandung dan Suwon ini sudah terjalin sejak tahun 1997.

Kerja sama Bandung dan Suwon meliputi bidang ekonomi, sosial budaya, pendidikan, kesenian dan olahraga. Monumen sister city keduanya bisa dilihat di simpang Jalan Jawa dan Jalan Merdeka, Bandung.

Ternyata, tak hanya menjadi sister city kota Suwon, Bandung juga menjadi sister city kota Seoul. Kerja sama sister city Bandung dan Seoul berfokus pada pertukaran budaya, pariwisata, dan penataan kota.

Kesuksesan restorasi sungai Chong Gue Cheon di Seoul, turut menginspirasi keberhasilan penataan sungai Cikapundung di Bandung.

Sister City Indonesia dan Korea Selatan

Di Seoul ada Little Bandung yang menjadi ajang pameran produk-produk dari Bandung. Sementara itu, di Bandung juga ada Little Korea yang menjadi pusat kebudayaan Korea, khususnya dalam bidang fashion.

Baca Juga : Annyeong Haseyo! Ada Taman Korea di Surabaya!

Akhir-akhir ini bahkan, Bandung sedang dalam proses penjajakan untuk menjadi sister city bagi tiga kota lainnya di Korea Selatan.

Pada bulan Maret lalu, walikota Bandung membahas kemungkinan menjalin kerja sama sister city dengan kota Daegu, Korea Selatan.

Pemerintah kota Bandung berharap bisa menjalin sister city dengan kota Daegu. Kerja sama yang diharapkan bisa meliputi bidang pengelolaan sampah, transportasi, dan pariwisata.

Selain Daegu, pemerintah kota Bandung juga berencana menjalin sister city dengan Gumi dan Gimcheon, Korea Selatan. Kedua kota di Korea Selatan itu berpotensi menjadi sister city kota Bandung karena perkembangan teknologi dan transportasi publiknya.

Malang dan Nongsan

Kota Malang dan Nongasan secara resmi menandatangani kerja sama sister city pada tahun 2017. Malang dan Nongsan memiliki persamaan, sama-sama kota pendidikan.

Hubungan sister city antara Malang dan Nongsan ini tak hanya fokus pada bidang pendidikan saja. Tetapi juga bidang kerja sama lainnya, mulai dari pariwisata, penelitian, hingga industri.

Bau-bau dan Seoul

Seoul ternyata menjalin hubungan sister city dengan banyak kota di Indonesia. Tak hanya dengan Jakarta dan Bandung saja, Seoul bahkan menjadi sister city dari kota Bau-bau.

Tak banyak yang tahu, kota Bau-bau yang terletak di Sulawesi Tenggara ini telah menjadi kota bersaudara Seoul, Korea Selatan.

Kerja sama sister city ini bermula dari peneliti Korea yang datang ke kota Bau-bau pada tahun 2005. Peneliti ini merasa bahwa terdapat kesamaan antara dialek atau logat suku bangsa cia-cia dengan bahasa Korea.

Baca Juga : Ada Hangeul di Indonesia !

Suku bangsa Cia-cia, adalah salah satu suku yang ada di Bau-bau. Manuskrip Cia-cia ternyata bisa terbaca menggunakan Hangeul. Ini yang membuat pemerintah Bau-bau akhirnya mengadopsi sistem Hangeul pada penulisan bahasa Cia-cia.

Tahun 2009, secara resmi ditandatangani perjalanan kerja sama sister city antara Bau-bau dan Seoul. Di Bau-bau banyak dijumpai tanda atau jalan yang ditulis dalam bentuk Hangeul.

sister City Indonesia dan Korea Selatan

Bahkan, pelajaran sistem penulisan Hangul menjadi pelajaran wajib semua pelajar Bau-bau, mulai dari SD hingga SMA.

Selain kota-kota di atas, beberapa kota di Indonesia juga telah menjajaki kemungkinan menjalin kerja sama sister city dengan kota-kota di Korea Selatan. Kota Tangerang saat ini sedang dilirik kota Gyeongnam untuk menjadi sister city nya.

Gyeongnam dan Tangerang sama-sama kota metropolitan. Selain itu, alasan mengapa Tangerang akan dijadikan sister city kota Gyeongnam adalah letaknya yang tidak jauh dari Jakarta. Juga karena setengah dari penduduk Korea Selatan yang tinggal di Tangerang, berasal dari kota Gyeongnam.

Tak hanya Tangerang, kota Ponorogo juga berkeinginan untuk menjadi sister city dengan kota di Korea Selatan. Keinginan menjadi sister city dengan kota di Korea Selatan bermula dari banyaknya penduduk Ponorogo yang bekerja di Korea Selatan. Ada sejumlah 1.347 orang Ponorogo yang bekerja di Korea Selatan.

Harapan pemerintah Ponorogo, kerja sama dengan Korea Selatan akan semakin meluas jika dalam bentuk hubungan sister city.

Mengapa Korea Selatan

Sebenarnya tak hanya Korea Selatan, negara yang menjalin hubungan sister city dengan kota-kota di Indonesia. Namun, sejak semakin meluasnya budaya hallyu, semakin banyak kota-kota di Indonesia yang ingin menjadi sister city Korea Selatan.

Mengapa begitu? Pertama, semakin meluasnya budaya hallyu di Indonesia. Kedua, Korea Selatan adalah negara maju yang tentu saja bisa membantu Indonesia dalam proses alih teknologi. Ketiga, penataan kota di Korea Selatan yang menjadi inspirasi bagi kota-kota di Indonesia untuk menata kotanya. Keempat, adalah majunya sistem transportasi terpadu di Korea Selatan yang ingin dicontoh oleh kota-kota besar di Indonesia.

Penutup

Salut dengan banyaknya kota-kota di Indonesia yang menjadi sister city Korea Selatan. Semoga, kerja sama sister city ini bisa menguntungkan kedua belah pihak ya, chingu.Bagaimana dengan kota-kota chingu sekalian? Mau jugakah jadi sister city nya Korea Selatan? Yuk, ceritakan pendapatnya di kolom komentar, ya!

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: