Who Are You, Buku Perenungan Makna Tindakan Manusia

buku who are you

Judul: Who are you

Penulis: Jung Woo Yul

Ilustrator: An Daeyon

Junlah Halaman: 234

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2021

Ngerasa gak kalau belakangan ini buku terjemahan dari Korea lagi santer banget ada di Indonesia, salah satunya buku Who are You ini. Gak cuman tentyang drama, tapi juga ada komik, novel pembunuhan, self improvement, sampai buku ilustrasi tentang psikologi begini.

Isi Buku Who Are You

buku who are you

Buku Who Are You sebenarnya berisi tentang arti dari setiap tindakan yang dilakukan manusia. Misalnya aja kecenderungan menulis ke arah atas menandakan perasaan bahagia dan sebaliknya. Arti tindakan seperti ini tampaknya menjadi menarik untuk dipelajari karena kita sebagai makhluk sosial tentu ingin memahami rekan kerja, sahabat, serta pasangan dengan lebih baik. 

Enaknya lagi, buku ini tidak hanya menyajikan materi dengan kata-kata. Ada berbagai ilustrasi menarik yang bisa memanjakan mata. Saya cuman butuh waktu satu kali duduk saja untuk menghabiskan buku dengan ketebalan  234 ini.

Memaknai Tindakan Manusia dengan Buku Who Are You

Banyak dari tindakan manusia sebenarnya mewakili isi hati dan pikirannya. Mungkin inilah yang membuat manusia unik dengan segala pemikiran dan keputusan untuk melakukan sesuatu., Dengan tindakan serta kebiasaan kecil, kita bisa sedikit mengintip apa isi hatinya dengan buku Who Are You.

Salah satu yang saya ingat di dalam buku ini adalah pembahasan tentang pilihan untuk mendengarkan musik. Saya senior punya kebiasaan untuk mendengarkan musik lawas yang sudah familiar di telinga. Saya cenderung enggan untuk mencoba mendengar musik baru kecuali dari penyanyi yang memang saya suka.

Darin tindakan ini saja ternyata ada artinya tersendiri. Mendengarkan musik favorit berarti menghargai tradisi dan kebiasaan. Ia lebih menyukai mengenang masa lalu yang bahagia serta kurang puas dengan masa sekarang.

Wkwk, untuk pembahasan ini nampaknya gak terlalu pas sih. Saya memang suka dengan rutinitas serta kebiasaan, tetapi saya puas dengan masa sekarang yang sedang saya jalani. 

Selain musik, ada juga pembahasan soal pilihan tempat duduk saat sedang berada di kafe. Orang yang cenderung memilih tempat duduk di tengah ruangan bisa memiliki arti suka pamer atau juga punya sudut pandang yang berbeda. Mereka bisa menjalankan kehidupannya tanpa terpengaruh oleh orang lain. 

Kalau suka memilih tempat duduk dekat dinding, berarti orang ini kemungkinan cenderung suka menjaga ruang pribadi antara dirinya dengan orang lain. 

Akurat Gak Sih sama Analisis dari Buku Who Are You?

buku who are you
Ilustrasi interaksi manusia dengan habit dan tindakan yang berbeda-beda. Sumber: freepik.

Wkwk, saya juga gak tahu sih. Tapi ya sedikit banyak kita bisa mendapatkan gambaran dari makna tindakan dan kebiasaan manusia yang begitu beragam. 

Ketika membaca buku Who Are You ini, memang ada bagian yang sesuai dengan arti yang tertulis di dalamnya. Tetapi tentu ada bagian yang menurut saya nggak sesuai. Yah, begitulah. 

Di ending buku ini juga ada semacam paragraf perenungan diri tentang berbagai insecuritas yang umumnya dialami manusia. Ada juga penjabaran tentang introvert vs ekstrovert. Meski gak dibahas begitu mendalam dan gak akan memuaskan pembaca tentang kompleksitas didalam jiwa dan nurani, seenggaknya cukup menyentil lah.

Skor Buku Who Are You

Yang ngebuat buku ini menarik ya ilustrasinya. Kalau soal konten mungkin ya termasuk ringan dan gak gitu mendalam. Setiap penjelasan dan perenungan yang ada di dalamnya dijelaskan dengan singkat.

Karenanya, untuk buku Who Are You saya beri rating 3,5. Cukup oke kok untuk dinikmati di weekend begini, setelah cuci piring. Buku ini bisa dibaca di app Gramedia Digital. Selamat membaca, selamat menganalisis.

Baca Juga

3 Komentar

  1. wah keren 234 halaman dibaca sekali duduk. sepertinya bukunya menarik ya, jadi pgn baca juga, sayangnya nggak langganan gramdig euy.

  2. BINGO Kita nih..
    Aku baru menyelesaikan buku On the Origin of Shitty Generation. Suka banget baca buku anak zaman sekarang.
    Terhibur sama ilustrasinya yang bikin semangat.

  3. […] menulis pendapatnya tentang buku itu di sini. Banyak hal yang tidak Rian setujui dan saya sepakat. Saya baru skimming buku tersebut di Gramedia […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: