Enam K-Drama Bertema Hukum dari Hulu ke Hilir

Enam K-Drama Bertema Hukum dari Hulu ke Hilir

Chingudeul, annyeonghaseyo!

Menyambung tulisan chingu saya, Kim De-Ya, kemarin tentang drama Korea “The Devil Judge” yang baru tayang, saya jadi tergelitik untuk menulis berbagai K-Drama yang menampilkan dengan baik sistem penegakan hukum di Korea Selatan sana.

Seperti kita ketahui bersama, K-Drama adalah media yang tepat untuk melongok kebudayaan negara lain. Tema tak lazim mulai dari hukum properti sampai sistem lembaga pemasyarakatan, semuanya dikupas tuntas oleh K-Drama yang menghadirkan berbagai sisi dari sebuah sistem penegakan hukum.

Sistem penegakan hukum di negara mana saja mungkin terkesan rumit, tetapi intinya sebenarnya cukup sederhana. Saya mencoba menghadirkannya lewat bagan berikut ini:

Sistem Penegakan Hukum yang Dibahas dalam K-Drama

Pada tulisan kali ini saya akan berfokus pada enam elemen yang dicantumkan pada bagan tersebut, yaitu:

  1. Sekolah Hukum
  2. Advokat
  3. Kejaksaan
  4. Kehakiman
  5. Terpidana
  6. Lembaga Pemasyarakatan

Ada sederet K-Drama yang mengambil keenam tema tersebut, tapi saya akan merekomendasikan drama-drama yang dinilai berkualitas baik oleh penonton (dari segi plot, akting, penyutradaraan, dan seterusnya), dan masih terkenal bahkan bertahun-tahun setelah mereka selesai ditayangkan.

Jika drama Korea “Police University” yang dibintangi oleh Cha Tae Hyun, Krystal Jung, dan Jung Jin Young jadi ditayangkan pada tahun 2021 ini, maka saya akan melengkapi tulisan ini nanti dengan tulisan tentang tiga elemen yang berada pada bagian paling atas dari bagan, yaitu: Akademi Kepolisian, Kepolisian, dan Penyelidik Forensik.

Police University Poster
Upcoming K-Drama in 2021: “Police University”

1. K-Drama dari Sisi Sekolah Hukum: “Law School” (2021)

Poster Law School
Poster K-Drama “Law School” (2021)

Membahas tentang para penegak hukum mau tak mau dimulai dari tempat para penegak hukum itu dididik, dibentuk, dan dipersiapkan yaitu sekolah hukum.

“Law School” adalah drama Korea bertema hukum yang mengambil setting di Fakultas Hukum Hankuk University. Drama ini dibintangi oleh aktor kawakan Kim Myung Min yang berperan sebagai Profesor Yang Jong Hoon yang dituduh membunuh Profesor Seo Byeong Ju, mantan atasandi kejaksaan sekaligus sesama profesor di sekolah hukum tersebut.

Kim Bum dan Ryu Hye Young berperan sebagai dua mahasiswa, dari kutub yang paling pintar sampai kutub yang paling tidak pintar, dari Profesor Yang. Bersama dengan enam orang mahasiswa dari kelompok belajar yang sama, mereka bahu-membahu menguraikan kasus yang membelit Profesor Yang sambil memecahkan berbagai kasus kecil yang ternyata berhubungan dengan satu benang merah di sepanjang cerita: Assemblyman Ko Hyeong Su.

Kelemahan dari drama “Law School” ini hanya satu: ending-nya yang sangat terburu-buru dan melompati durasi waktu tertentu, meskipun semua pertanyaan yang muncul di awal drama akhirnya terjawab. Tipe ending-nya sangat khas untuk drama yang berpotensi dilanjutkan ke season berikutnya.

Kekuatan dari drama ini tentu saja akting para pemainnya yang sangat believable. Selama menonton 16 episode kita akan benar-benar percaya bahwa para aktor dan aktris yang tampil di layar adalah para mahasiswa, dosen, dan penegak hukum lainnya yang sangat fasih dan lihai dalam bidang hukum yang mereka tekuni.

2. K-Drama dari Sisi Advokat: “Hyena” (2020)

Poster Hyena
Poster K-Drama “Hyena”(2020)

Sekolah hukum akan menghasilkan tiga profesi yang berkelindan dalam memutuskan nasib seorang terdakwa yang harus menghadapi peradilan untuk kejahatan yang ia lakukan. Ketiga profesi tersebut adalah: 1) advokat (atau pengacara), 2) kejaksaan, dan 3) kehakiman.

Drama Korea “Hyena” mungkin tidak sepopuler “Law School”, tapi ia adalah drama yang patut diperhitungkan untuk mengupas sisi advokasi dari sebuah kasus, membuka mata kita mengenai cara kerja pengacara yang taat pada hukum yang berlaku.

Dibintangi oleh Ju Ji Hoon dan Kim Hye Soo, drama sebanyak 16 episode ini berkisah tentang para pengacara di biro hukum “Song & Kim” yang menangani 1% orang-orang paling kaya dan berpengaruh di masyarakat.

Tokoh yang diperankan oleh Ju Ji Hoon adalah tipikal pengacara lurus yang berasal dari keluarga penegak hukum. Ayahnya adalah mantan hakim dan kakaknya adalah seorang jaksa. Sebaliknya, tokoh yang diperankan oleh Kim Hye Soo adalah gambaran pengacara jalanan yang berandal dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Standar moral yang tinggi dan hati nurani yang baik membuat sepasang pengacara ini bermanuver untuk bekerja dengan jujur dan mencapai keadilan yang layak diterima oleh klien-klien mereka. Sebuah tipu daya yang membuat mereka berdua sempat menjalin romansa yang kemudian putus membuat kedua pemeran utama sering bertingkah kikuk dan lucu. Tentu saja ini membuat penonton sering terbahak-bahak di sepanjang cerita.

3. K-Drama dari Sisi Kejaksaan: “While You Were Sleeping” (2017)

Poster While You Were Sleeping
Poster K-Drama “While You Were Sleeping” (2017)

Ada banyak K-Drama yang berkisah seputar kejaksaan dan kasus-kasus yang mereka tangani, sebut saja “Pride and Prejudice” (2014), “Partners for Justice” (2019), dan “While You Were Sleeping” (2017).

Saya mengangkat drama”While You Were Sleeping” karena kasus-kasus hukum yang berat dikaitkan dengan unsur fantasi, yaitu kemampuan tokoh yang diperankan oleh Bae Suzy (seorang reporter) dan Lee Jong Suk untuk melihat masa depan melalui mimpi dan menyelamatkan orang dengan menggunakan kemampuan supranatural tersebut.

Lee Jong Suk berperan sebagai Jung Jae Chan, seorang jaksa yang sejak muda berada di bawah bayang-bayang Lee Yoo Beom (diperankan oleh Lee Sang Yeob). Jaksa Lee adalah seorang yang korup dan menyembunyikan kejahatan. Dia bertemu kembali dengan Jae Chan karena dia menjebak Nam Hong Joo (Bae Suzy) dalam sebuah kecelakaan mobil. Enam belas episode drama ini sebenarnya bercerita tentang kehancuran integritas seorang jaksa.

Bertiga dengan seorang polisi muda bernama Han Woo Tak (Jung Hae In), Jae Chan dan Hong Joo bekerja sama dengan memanfaatkan bakat mereka untuk mengungkapkan kasus demi kasus kejahatan dan mencapai keadilan. Romansa di dalam drama ini cukup banyak, walaupun tidak terlalu berkesan, dan melibatkan cinta segitiga.

4. K-Drama dari Sisi Kehakiman: “The Devil Judge” (2021)

Poster The Devil Judge
Poster K-Drama “The Devil Judge” (2021)

Drama yang baru ditayangkan pada tanggal 3 Juli lalu mendapat rating yang lumayan untuk penayangan perdananya, yaitu 5.6% secara nasional. Drama yang digawangi oleh Ji Sung, Jin Young Got7, Park Gyu Young, dan Kim Min Jung ini mengambil setting Korea Selatan pada masa distopia, di mana kondisi ekonomi sangat buruk, para penegak hukum tidak dipercaya, dan negara dikuasai oleh egelintir elite.

Di tengah keadaan yang serbakacau, Hakim Kang Yo Han (Ji Sung) menyelenggarakan proses peradilan yang disiarkan secara live oleh televisi. Hakim Muda Kim Ga On (Jin Young Got7) ditugaskan di ruang pengadilan Hakim Kang Yo Han, dan tidak ragu mempertanyakan setiap keputusan yang diambil oleh atasannya.

Dua episode yang ditayangkan belum cukup untuk menebak arah cerita dari drama ini. Dua hal yang pasti: 1) Kang Yo Han di dalam drama ini sangat beraura Shin Se Gi di dalam drama “Kill Me, Heal Me” (2015), dan 2) banyak orang menyamakan persona karakter Kang Yo Han dengan karakter Bruce Wayne, seorang miliarder yang menjadi Batman, vigilante pada waktu malam.

5. K-Drama dari Sisi Terpidana: “Innocent Defendant” (2017)

Poster Innocent Defendant
Poster K-Drama “Innocent Defendant” (2017)

Output dari sebuah proses peradilan adalah perubahan status dari terdakwa menjadi terpidana, atau pembebasan terdakwa karena tidak ada bukti yang cukup untuk menjatuhkan hukuman.

Drama yang sangat bagus yang mengungkapkan sisi seorang terpidana adalah “Innocent Defendant” yang (lagi-lagi) diperankan oleh Ji Sung. Drama ini sukses menjembatani aspek thriller, psikologi kriminal, dan nilai-nilai keluarga.

Ji Sung berperan sebagai Park Jung Woo, seorang jaksa pemberani yang melawan Chamyung Group yang dipimpin oleh sepasang saudara kembar Cha Sun Woo dan Cha Min Ho (keduanya diperankan oleh aktor teater berbakat Um Ki Joon). Cha Sun Woo sangat disayangi oleh orangtua dan disegani oleh semua orang. Sebaliknya, Cha Min Ho dianggap orang yang tak berguna dan sering dijadikan kambing hitam.

Cha Min Ho tidak sengaja membunuh kakaknya, Cha Sun Woo. Dia kemudian mengambil identitas dan keluarga kakaknya, dan memerintahkan pembunuhan istri dan penculikan anak dari Park Jung Woo supaya penyelidikan terhadap perusahaannya dihentikan. Park Jung Woo yang hilang ingatan kemudian dipenjara dengan tuduhan membunuh istri dan anaknya.

Sepanjang 16 episode penonton dijamin akan menangis haru melihat perjuangan terpidana yang satu ini untuk membuktikan ketidakbersalahannya. Saya dan suami sampai tersedu-sedu menonton usaha Park Jung Woo menyelamatkan anak perempuan satu-satunya yang diculik dan disembunyikan oleh kaki tangan Cha Min Ho.

6. K-Drama dari Sisi Lembaga Pemasyarakatan: “Prison Playbook” (2017)

Poster Prison Playbook
Poster K-Drama “Prison Playbook” (2017)

Muara dari sistem peradilan adalah koreksi kelakukan seorang terpidana di lembaga pemasyarakatan. Hanya ada satu drama Korea yang mengupas tuntas penjara di Korea Selatan sana dengan begitu apik, ringan, dan sekaligus informatif.

Drama “Prison Playbook” berkisah tentang seorang pemain baseball profesional Kim Je Hyuk (Park Hae Soo) yang dipenjara karena memukuli pelaku yang mencoba memerkosa adik perempuannya. Si pelaku menderita koma dan akhirnya meninggal, dan menyebabkan Je Hyuk terpaksa mendekam lebih lama di penjara karena pembunuhan tidak berencana.

Di penjara Je Hyuk satu sel dengan berbagai macam orang yang unik dengan latar belakang mereka masing-masing.

Ada seorang insinyur yang beralih profesi menjadi con artist, ada seorang queer pengguna narkoba, ada seorang tahanan yang sudah mendekam selama 25 tahun, ada seorang pegawai kantoran yang dijebak dalam kasus penggelapan uang di perusahaannya, ada seorang kapten militer yang dipenjara karena dituduh membunuh anak buahnya, dan seterusnya.

Mereka semua menjalin pertemanan dengan Je Hyuk dan mereka saling membantu menjalani kehidupan yang keras di penjara. Salah seorang sipir adalah Lee Joon Ho (Jung Kyung Ho) yang bersahabat dengan Je Hyuk dan pacaran dengan adik Je Hyuk yang bernama Je Hee. Duh, Kyung Ho, ga di “Hospital Playlist”, ga di “Prison Playboook” kerjaannya ngincer adik dari sahabatnya, hehehe.

Drama “Prison Playbook” ini disutradarai oleh Shin Won Ho, yang menyutradarai “Reply Series” (“Reply 1988”, “Reply 1994”, dan “Reply 1997”), dan “Hospital Playlist” (Season 1 dan Season 2 yang sedang tayang). Ada satu perasaan yang sama yang muncul setelah menonton semua drama yang digarap oleh tangan dingin Shin Won Ho.

Hampa, pengen nonton lebih banyak lagi, hiks.

Drama Mana yang Chingu Ingin Tonton?

Keenam drama yang saya jabarkan di atas memberikan gambaran menyeluruh tentang sistem penegakan hukum di Korea Selatan yang dibalut dengan cerita yang menarik dan akting yang mumpuni.

Drama mana yang kamu sudah atau ingin tonton? Bagikan di kolom komentar, yuk.

Sampai artikel berikutnya!

Cho Rijo

Penulis novel dan cerpen dalam bahasa Inggris.

Penggemar filsafat, traveling, taekwondo, piano, buku, film, dan tentu saja drama Korea.

rijotobing.wordpress.com

Baca Juga

1 Komentar

  1. […] Pada awal bulan ini saya pernah membuat bagan berikut untuk tulisan saya di Drakor Class. […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: