Review Film Keluarga “A Little Princess” (2019)

a littpe princess poster

Annyeong!

Setelah merekomendasikan film Korea “A long Visit” yang menceritakan tentang kasih seorang ibu dan film “Pawn” yang menceritakan kasih seorang ayah, kali ini penulis kembali lagi dengan rekomendasi film yang menceritakan kasih sayang seorang nenek. Judul filmnya “A Little Princess”. Untuk yang sedang mencari rekomendasi tontonan bersama keluarga, film ini bisa jadi pilihan.

Kisah Anak Anjing

Alkisah, ada keluarga anjing yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah dan ibu anjing pergi ke hutan mencari makan. Ketika sedang mencari makan, pemburu datang menangkap ayah dan ibu anjing. Si anak anjing pun kabur dari pemburu ke arah pemukiman penduduk. Karena kelelahan berlari, si anjing pun pingsan.

Ada seorang nenek tua yang lapar baru saja pulang setelah seharian tak berhasil menjual satu pun dagangannya. Nenek ini melihat si anak anjing. Ia membawa pulang anak anjing ini ke rumahnya. Setelah sampai rumah, sang nenek segera menyalakan panci dan merebus air. Apakah anjing tadi akan dimasak oleh sang nenek?

Nenek ternyata memasak bubur nasi untuknya dan si anak anjing. “Sekarang kita keluarga”, kata nenek pada si anak anjing sambil tersenyum.

Sekilas tentang Film A Little Princess

Gong joo memoto Nenek, dirinya dan Jin joo sambil berbaring
Nenek Mal soon, Gong Joo dan Jin joo tidur bersama.

Launching di Korea : Desember 2019
Sutradara : Hoe In Moe
Penulis: Hoe In Moe, Im Hee choel
Genre : Family
Durasi : 104 menit
Cast :

Kim Soo Ahn – Gong Joo
Na Moon Hee – Mal soon
Kwon so hyun – Jin joo remaja
Ko Kyu pil – Dong gwang
Im Han bin – Woo ram
Rate : 8/10

Sinopsis Film “A Little Princess”

Mal-son seorang nenek mandiri di usia 72 tahun. Walau sendiri, ia menikmati kesendiriannya. Sehari-hari, ia berjualan sapu tangan dengan sulamannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Gong joo memijat nenek Mal soon
Gong Joo memijat nenek Mal soon yang lelah menyulam.

Suatu hari, petugas dinas sosial mengantarkan seorang anak kecil bernama Gong Joo (diperankan oleh Kim Soo Ahn yang debut di film”Train to Busan” tahun 2016) dan bayi ke rumah Mal Soon. Mereka mengaku sebagai anak dari putri Mal Soon yang telah lama kabur dari rumah. Putri Mal Soon sudah meninggal, karena itu Gong joo dan Jin joo akhirnya tinggal bersama Mal soon.

Kebayang ga sih nenek harus ngurusin anak kecil dan bayi?

Pastikan Tissue dalam Jangkauan

Awalnya, Mal soon kurang bersahabat dengan Gong joo dan Jin joo. Apalagi, banyak yang meragukan Gong Joo dan Jin joo anak dari Putri Mal soon. Tapi, lama kelamaan mereka semakin dekat. Gong joo dan Mal soon bekerja sama mengambil hadiah sampel popok yang tertempel di supermarket. Awalnya, tak ketahuan, Mal soon pun sempat malu. Tapi karena keterbatasan dana, mereka akhirnya melancarkan kembali aksinya. Namun, kali ini penjaga supermarket akhirnya menangkap basah Gong joo saat ia mengambil semua sampel popok yang ada. (Jangan ditiru ya chingu)

Gong joo ke rumah Woo ram untuk meminta ASI
Gong Joo menggendong Jin joo datang ke rumah Woo ram

Jika supply popok untuk bayi Jin joo terpenuhi dengan mengambil sampel popok yang ada di supermarket, susu Jin joo di supply oleh siapa?
Beruntungnya Jin joo, karena salah seorang teman Gong Joo (Woo ram) juga mempunyai adik bayi. Jadi, ibunya Woo ram ikut membantu menyuplai susu untuk Jin Joo.

Gong joo, nenek Mal soon pun semakin dekat. Gong Joo menemani nenek Mal soon berjualan sapu tangan, berbagi kimbap. Sampai akhirnya satu demi masalah muncul. Jin joo sakit, nenek pun sakit.

Datang bersama ke klinik untuk imunisasi Jin joo
Nenek dan Gong Joo datang ke klinik untuk imunisasi Jin Joo

Parahkah sakit Jin joo dan nenek Mal soon? Akankah Gong joo, Jin joo juga nenek Mal soon tetap bersama? Betulkah Gong joo dan Jin joo cucu nenek Mal soon? Tonton ya chingu untuk tahu kisah selanjutnya. Jangan lupa siapkan sapu tangan karena jalannya kisah Gong Joo cukup membuat mata berlinang.

Oia, ada cameo Soo-young di akhir film. Jadi siapa ya?

Soo young jadi cameo di akhir film
Mbak Soo-young jadi cameo

Kesan Penulis Setelah Nonton

Kalau kasih ibu pada anaknya sepanjang masa, maka kasih nenek pada cucunya adalah unconditional love. Nenek menyayangi cucunya tak peduli bagaimana tingkah laku cucunya. Nenek yang sering menyediakan pelukan kala cucunya datang. Nenek yang suka memberikan uang jajan bahkan tanpa sepengetahuan orangtua kita. Itu semua dilakukannya atas dasar Cinta diluar kekurangannya yang ada. Hiks, jadi inget kakek nenek sendiri.

Setelah menonton film ini, semakin saya sadari bahwa mendidik anak tak hanya sendiri. Ada peran orangtua kita disana, khususnya nenek, seperti dalam film “A Little Princess” ini. Saya pribadi merasa jasa neneknya anak-anak sangat besar dalam mendidik dan membesarkan mereka. Teman saya bahkan ada yang sebagain besar hidupnya tinggal bersama neneknya, bukan ibu ayahnya.

Tak hanya sosok nenek yang punya unconditional love untuk cucu-cucunya. Menonton film ini membuat saya kagum akan sosok Gong Joo, sang kakak. Tegarnya ia di tengah kondisi yang menimpanya. Walau ternyata ibunya kerap memukulnya, ia tak pernah menjelekkan ibunya, ia tetap bersyukur karena sang ibu tak meninggalkannya. Ia pun sayang pada adiknya yang masih bayi, Jin joo. Kemana Gong Joo pergi, Jin joo selalu digendong bersamanya. Walau umurnya masih muda, ia sangat bertanggungjawab pada adiknya. Kakak yang reliable sekali.

Kalau chingu bagaimana? Adakah kisah bersama nenek tercinta?

Oia, tontonan ini aman untuk ditonton bersama keluarga, karena tak ada adegan percintaan ala orang dewasa. Hanya bumbu pedekate sang pegawai dinas sosial dengan guru Gong Joo.

Baca juga cerita IG Live tentang Drakor dan Keluarga

Pesan

Jangan lupa tuk selalu menyayangi yang lebih kecil dan menghormati yang lebih tua.

Happy weekend chingu.

Hana

Seorang perempuan yang senang mengambil pelajaran hidup dari drama korea. Ibu 3 anak yang senang menulis review drama dengan tema parenting, keluarga, suami istri.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: