Pelajaran Cinta dari Love Alarm

Love Alarm 2

Hai, hai.. chingudeul pasti udah banyak nih yang menunggu-nunggu season 2 dari teen drama Love Alarm. Drama yang semula direncanakan tayang Agustus 2020 lalu, terpaksa molor jadi baru ditayangkan pada 12 Maret 2021. Ya tentu saja karena pandemi yang cukup dahsyat. Tapi saat ini pasti banyak juga yang sudah nonton sampai tamat, kan? Karena untuk mengobati kerinduan penggemarnya, Netflix mengeluarkan seri ini langsung 6 episode dari awal sampai akhir. 

Buat yang belum sempat menonton Love Alarm season 1, nggak usah khawatir. Total episodenya nggak sampai 10 kok, chingudeul masih bisa marathon untuk melihat manisnya kisah cinta Hwang Sun Oh (Song Kang) dan Kim Jojo (Kim So Hyun) terlebih dahulu. Eh, terlebih dahulu?  

Yes, untuk para shippers kedua orang ini, siap-siap aja di season 2 mungkin nggak sesuai sama harapan menyaksikan pasangan ini terus berlayar. Bahkan baru mulai saja #TimSunOh pasti sudah patah hati. Ya kalau akhirnya sama Sun Oh juga, buat apa ada season 2, begitu yekan? Hehehe. 

Poster Love Alarm 2. Netflix.

Sebenarnya dari awal juga sudah ketebak lah ya, siapa lead male Love Alarm ini. Dari posternya aja jelas begini. Ah, dasar aja writer-nim ingin mengajak kita menyelami kisah percintaan masa remaja yang uwu-uwu meski jadi rumit karena aplikasi yang membuat perasaan seseorang diukur dengan sebuah algoritma.

Lepas dari pada itu, meski drama seperti ini bukan genre favorit saya, tetap ada poin-poin positif yang bisa dicatat selama menonton Love Alarm. Dari Hye Yong yang setia, dan dari Sun Oh yang menawan, kita belajar sesuatu mengenai cinta. 

Cinta Pertama Akan Kalah Dengan Cinta Yang Tulus 

Sepertinya premis ini sangat familiar dalam cerita-cerita drakor ya. Teori cinta segitiga biasanya akan berputar pada salah satu pihak yang sudah lama kenal dengan lead female-nya, atau pihak satunya adalah sosok yang irresistible di mata penonton. Sejarah drakor tidak pernah mencatat second lead male yang dibenci pemirsa. 

Sementara buat lead female-nya sendiri yang menerima limpahan cinta dari keduanya, terjebak kegalauan memarkirkan perasaannya pada siapa. Jojo bukanlah pengecualian, pada season 1 dia melabuhkan cintanya pada Sun Oh, tapi di season 2 tiba-tiba plot berpindah dimana Jojo dan Lee Hye Yong (Jung Ga Ram) sudah bepacaran.

Ketika Jojo membunyikan Love Alarm Hye Yong

Hye Yong memang sabaaarrr banget, dia bahkan tetap menunggu Jojo dalam kesunyian dan kalaupun Jojo saat ini belum siap, dia bersedia menunggu lebih lama lagi. Hye Yong selalu ada untuk Jojo ketika orang lain berpaling darinya. Bahkan ketika sepupu Jojo menceritakan soal latar belakang keluarga Jojo yang tragis, Hye Yong tidak ambil pusing dan membela kondisi Jojo.

Cinta Butuh Usaha dan Kesabaran

Love Alarm mengajarkan kita bahwa tidak semua hal dalam hidup berjalan seperti yang kita rencanakan. Hye Yong bilang, “aku lebih suka membangun perasaan secara perlahan seperti ini… ” yang artinya dia paham cinta itu berproses dan tidak instan.

Semula Jojo menyalakan shield agar perasaannya tidak diketahui siapapun, tapi kemudian ia melepasnya dan membuka hati untuk Hye Yong. Hanya Hye Yong yang bisa bikin Jojo jujur menjadi dirinya sendiri, dan dia kelihatan berusaha banget buat menghargai orang yang mencintainya dengan tulus. Dari eps 1 aja udah sweet banget sebenarnya mereka ini, huhu. Buat tim Sun Oh, yang sabar yah…

Jadilah Seorang Dewasa yang Bisa Diandalkan

Baik Hye Yong maupun Jojo keduanya menjalani kehidupan yang tidak mudah. Tapi kesulitan itu menjadikan mereka pribadi yang dewasa. Begitu juga dalam membangun suatu relationship, diperlukan sikap yang tidak self-centered dan tidak mudah baper. Sikap seperti inilah yang bikin Sun Oh dan Jojo putus, bukan?

Hubungan cinta juga akan mengalami kerikil yang tidak mulus, belum lagi saat ada persoalan pribadi, keluarga, dan pekerjaan yang menguras energi dan pikiran. Urusan keluarga Hye Yong sangat pelik, tapi dia bersikap dewasa dengan tidak mencampuradukkan emosinya dengan cinta.

Kecemburuan juga menguji kedewasaan, bagaimana kita bereaksi terhadapnya. Yuk Jo, pacar baru Sun Oh tahu bahwa Sun Oh masih menyukai Jojo dan tidak pernah menyalakan Love Alarm untuknya. Yuk Jo tidak marah, tapi dia tahu bahwa mencintai artinya melepaskan. Dalam patah hatinya ia melakukan tindakan yang benar: mengonfirmasi masing -masing perasaan Jojo dan Sun Oh dan memberi waktu dirinya untuk menenangkan hati.

Percaya Hatimu (dan Pasanganmu)

Kenapa Jojo selalu merasa insecure bahkan ketika dia bersama Hye Yong, dia selalu ngecek hapenya dulu. Bukan hanya dia nggak percaya diri, tapi dia juga ingin selalu meyakinkan pasangannya. Padahal, apa lagi sih yang diragukan Jojo dari Hye Yong?

Sun Oh juga pede banget kalo Jojo masih menyukainya karena hatinya berkata begitu, dan pandangan mata Jojo seolah membenarkannya. Sun Oh adalah tipe yang meyakini intuisi dan perasaannya sehingga dia lebih asertif dalam bertindak.

Pada saat Jojo bersama Sun Oh, di waktu yang sama Hye Yong merasakan firasat tidak baik karena sempat kehilangan icon Jojo di aplikasi Love Alarm 2.0. Tapi dia tetap berpikir positif terhadap Jojo dan membunyikan love alarm-nya lebih dari 10 kali sehari. Aduh, Jojo… Hye Yong bahkan lebih manis daripada cotton candy begitu, kenapa masih galau juga.

Percayalah pada kehendak hatimu, bukan pada aplikasi buatan manusia…

“Saranghae yo…”

Yup, seperti yang dibilang Hye Yong, jangan lupa ucapkan ‘aku cinta padamu’ setiap saat pada pasanganmu. Bukan sekadar kata-kata belaka, tapi jika ungkapan ini dikatakan, berguna untuk mengonfirmasi hati.

Well, kalau memang dalam drama ini bunyi alarm adalah patokan menyukai seseorang, then let it be … Jojo tidak semestinya terus menggunakan shield-nya untuk menyembunyikan pilihannya, apalagi ketika sudah pacaran sama Hye Yong. Tak perlu pakai ikon tombak juga untuk menyatakan perasaannya.

Jojo sendiri pernah nanya ke sahabatnya, “apa rasanya ketika alarm pacarmu tidak berbunyi untukmu?” Harusnya Jojo bisa bayangin dong gimana perasaan Hye Yong meski nggak perlu disampaikan.

Nah, begitulah sekelumit pelajaran cinta dari drakor Love Alarm yang saya catat, chingudeul. Ada yang sudah pernah install aplikasi Love Alarm belum? Apakah aplikasi tersebut bekerja dengan baik membuat dugun-dugun seperti yang diharapkan tidak? 🙂

Re Ra

Blogger. Drakorians since 2018. Menulis review dan knowledge Korean drama-based. Meet me at www.dailyrella.com. Tidak fanatik aktor, genre, rating, lawas, atau baru.

Mungkin Anda juga menyukai

4 Respon

  1. Rani Noona berkata:

    Eh aplikasinya benar-benar ada kah? Love alarm itu?

  1. April 10, 2021

    […] saya dengar dari teman sekelas di Drakorclass. Tapi karena 2 drama sebelumnya (Sweet Home dan Love Alarm) bukan genre saya, jadi saya belum pernah melihat aksi dari Song Kang ini. Drama-drama sebelumnya […]

  2. April 16, 2021

    […] jenis karakter. Mulai dari sosok horor terinfeksi monster di “Sweet Home”, sad boy di “Love Alarm 2”, sampai menjadi seorang ballerino di […]

  3. April 17, 2021

    […] Pelajaran Cinta dari Love Alarm Baca Juga: “Pelajaran Cinta dari Love Alarm” […]

Tinggalkan Balasan ke All About Song Kang (Bagian 2) | DrakorClass Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: